Sukses

Seluk Beluk Penyakit ALS yang Diidap Pencipta SpongeBob

Stephen Hillenburg, sang pencipta SpongeBob, meninggal dunia karena penyakit ALS. Ini yang perlu Anda ketahui tentang ALS.

Klikdokter.com, Jakarta Stephen Hillenburg, sang pencipta seri animasi SpongeBob SquarePants, meninggal dunia pada 57 tahun, Senin (26/11/2018) kemarin waktu setempat. Pria yang juga merupakan ahli biologi laut ini harus menyerah pada penyakit amyotrophic lateral sclerosis, atau ALS, yang diidapnya sejak 2017 silam. Sebelumnya, fisikawan Stephen Hawking juga tutup usia akibat penyakit ALS ini.

ALS, yang kerap disebut dengan penyakit Lou Gehrig (Lou Gehrig’s disease), merupakan penyakit saraf yang jarang terjadi. Secara progresif ALS menyerang sel saraf, khususnya yang bertanggung jawab dalam mengatur pergerakan otot (voluntary muscles). Voluntary muscles berperan dalam proses mengunyah, berjalan dan berbicara.

Kenali gejala ALS

Gejala awal ALS adalah kelemahan otot dan kaku otot. Lama-kelamaan, pasien dapat mengalami kesulitan dan kehilangan kontrol pada kemampuan bicara, makan, bergerak, bahkan bernapas. Kesulitan bernapas inilah yang menjadi penyebab orang-orang dengan ALS tidak mampu bertahan hidup. Biasanya muncul 3-5 tahun setelah gejala pertama muncul.

Tanda dan gejala yang muncul pada ALS, antara lain:

  • Kesulitan berjalan
  • Kesulitan dalam melakukan aktivitas harian
  • Kesulitan menelan atau mengunyah
  • Kesulitan berbicara
  • Sering kram otot
  • Kesulitan mendongakkan kepala atau menjaga postur tubuh.
  • Sesak napas

Apa saja faktor risiko ALS?

Perjalanan penyakit ALS sangat beragam pada tiap individu. Sekitar 20% pasien ALS dapat bertahan hidup hingga 5 tahun, 10% dapat bertahan hingga 10 tahun, dan 5% hingga 20 tahun atau lebih. Namun, rata-rata harapan hidup pasien ALS setelah dinyatakan mengidap penyakit tersebut adalah sekitar 3 tahun. Ini berarti pasien ALS yang berumur panjang seperti Hawking, termasuk langka.

Pencegahan sejak dini terhadap penyakit ini perlu dilakukan. Untuk itu Anda perlu mengenali sejumlah faktor risiko yang mengiringi ALS:

  • Genetik. Jika Anda memiliki anggota keluarga yang mengidap ALS, risiko Anda terkena juga meningkat.
  • Usia. Walaupun dapat menyerang segala usia, biasanya ALS terjadi pada usia 55 hingga 75 tahun.
  • Jenis kelamin. Pria sedikit lebih berisiko mengalami ALS dibandingkan perempuan.
  • RAS. Banyak menyerang orang-orang dengan ras Kaukasia dan non-Hispanik.
  • Faktor lingkungan.  Infeksi, trauma fisik, diet, merokok, dan faktor pekerjaan juga dapat menjadi penyebab ALS.

Komplikasi yang bisa terjadi

Perjalanan penyakit ALS sangatlah progresif. Berikut ini adalah gangguan atau komplikasi yang dapat muncul dari ALS:

  • Gangguan pernapasan

Ketika ALS sudah menyerang otot pernapasan, pasien akan mengalami kesulitan bernapas. Untuk itu diperlukan alat bantu napas seperti continuous positive airway pressure (CPAP). Pada kasus lain yang lebih parah dapat dilakukan tindakan trakeostomi.

  • Gangguan berpikir

Gangguan daya ingat  juga dapat dialami oleh pasien ALS.

  • Gangguan berbicara

Pasien ALS sering mengalami gangguan dalam berbicara, yang lama-kelamaan makin buruk. Inilah alasan mengapa Hawking menggunakan alat bantu bicara yang terhubung dengan kursi rodanya.

  • Gangguan makan

Gangguan mengunyah dan menelan membuat orang dengan ALS kesulitan untuk makan. Maka dari itu, pasien memerlukan bantuan selang. Jika tidak dipaksakan dengan cara demikian, orang dengan ALS bisa mengalami kekurangan gizi.

Demikian penjelasan mengenai penyakit ALS, yang diidap oleh Stephen Hillenburg, sang pencipta animasi SpongeBob. Walaupun menyeramkan, penyakit ini masih memiliki harapan hidup. Jika mendapati diri Anda atau keluarga mengalami keluhan yang dicurigai sebagai ALS, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar tidak terlambat dan dapat segera ditangani.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar