Sukses

Cara Tepat Ajak Anak Olahraga

Olahraga mendatangkan beragam manfaat sehat, termasuk pada anak. Yuk, ajak si Kecil melakukan kebiasaan sehat ini sedari dini.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga merupakan salah satu aspek yang penting pada hidup seorang anak. Penelitian mengatakan, anak yang sedang menjalani proses tumbuh kembang membutuhkan aktivitas fisik untuk membangun kekuatan, koordinasi, dan rasa percaya diri.

Atas alasan tersebut, orang tua sangat dianjurkan untuk mengajak si Kecil berolahraga sejak dini. Faktanya, olahraga tak hanya mampu menunjang tumbuh kembang, tapi juga sebagai landasan bagi si Kecil untuk menerapkan gaya hidup sehat hingga dewasa kelak.

Anak yang aktif olahraga akan merasakan manfaat berupa:

  • Otot dan tulang yang lebih kuat
  • Tubuh yang lebih sehat
  • Penurunan risiko untuk mengalami berat badan berlebih atau obesitas
  • Penurunan risiko diabetes tipe 2
  • Tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah lebih stabil
  • Tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi
  • Kualitas tidur yang lebih baik

Jenis olahraga untuk anak

Secara umum, terdapat tiga elemen penting pada aktivitas fisik, yakni daya tahan, kekuatan, dan fleksibilitas. Orang tua dapat mendukung anak untuk melakukan aktivitas fisik yang bervariasi, guna dapat mencakup ketiga elemen tersebut.

  1. Daya Tahan

Daya tahan dapat dikembangkan apabila anak menjalani aktivitas fisik secara rutin. Pada saat melakukan olahraga yang bersifat aerobik, jantung akan memompa lebih cepat dan upaya untuk bernapas juga akan meningkat. Dengan begitu, jantung akan lebih kuat dan kemampuan tubuh untuk menghantarkan oksigen ke seluruh sel-sel tubuh menjadi lebih optimal.

Aktivitas aerobik dapat menjadi pilihan yang menyenangkan, baik untuk anak maupun orang tua. Beberapa pilihan olahraga yang bersifat aerobik adalah basket, bersepeda, sepak bola, tenis, berenang, berjalan, joging, dan berlari.

  1. Kekuatan

Kekuatan tidak hanya terbatas pada aktivitas angkat beban. Ya, anak juga dapat melatih kekuatan tubuhnya dengan cara lain, seperti push up, crunch, pull up, dan sejenisnya.

  1. Fleksibilitas

Fleksibilitas dapat ditingkatkan dengan melakukan aktivitas peregangan atau stretching, yang membantu otot maupun sendi untuk bergerak dan mencapai potensi gerak (range of motion) yang maksimal.

Kebutuhan olahraga pada anak

Orang tua disarankan untuk memastikan bahwa anak mendapatkan waktu untuk berolahraga dan melakukan aktivitas fisik dengan cukup. Secara umum, anak-anak dan remaja dianjurkan untuk menjalani aktivitas fisik derajat sedang atau tinggi sekitar 60 menit setiap harinya.

Pada anak-anak usia prasekolah, disarankan untuk menjalani 60–120 menit waktu bermain setiap hari. Waktu tersebut dapat dibagi menjadi: waktu untuk aktivitas fisik yang direncanakan dan dipimpin oleh orang dewasa, juga waktu untuk aktivitas fisik bermain bebas.

Tips ajak anak olahraga

Berikut beberapa tindakan yang bisa dilakukan sebagai upaya mengajak anak berolahraga:

  • Mencari aktivitas fisik yang sesuai dengan usia anak dan menerapkannya sebagai bagian dari kegiatan keluarga
  • Menetapkan jadwal yang rutin untuk berolahraga
  • Menjadikan olahraga sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari, misalnya dengan menggunakan tangga daripada lift saat bepergian
  • Menerapkan jadwal olahraga pada diri sendiri sebagai orang tua, agar menjadi sosok yang baik untuk dicontoh oleh anak
  • Membuat olahraga menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan, agar anak menyukainya dan ingin terus melakukannya.

Selalu ingat bahwa olahraga adalah bagian yang penting dalam menunjang tumbuh kembang anak, dan bisa membuat si Kecil terpacu untuk menerapkan gaya hidup sehat. Maka itu, pastikan Anda mengajak si Kecil untuk melakukan aktivitas positif itu secara rutin dan teratur sedari dini. Selamat berolahraga!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar