Sukses

Mengapa Urine Berbau Aneh Usai Makan Asparagus?

Bukan cuma pete, jengkol, dan antibiotik yang bikin urine berbau aneh, sayur asparagus juga! Lantas, mengapa, ini bisa terjadi?

Klikdokter.com, Jakarta Saat Anda pergi ke toilet untuk buang air kecil, terkadang urine meninggalkan aroma yang tidak sedap, misalnya sehabis makan pete atau jengkol. Kendati demikian, ternyata tak cuma pete dan jengkol yang menjadi biang keladi bau tak sedap pada urine. Sayuran asparagus ternyata juga menjadi salah satu penyebab urine berbau khas.

Bisa dibilang, asparagus tidak terlalu populer di Indonesia. Selain biasanya hanya dimasak sebagai hidangan sup dan pelengkap steak, asparagus sulit ditemukan dalam hidangan Nusantara. Sehingga, jarang sekali orang yang menyadari efek dari konsumsi asparagus tersebut. Lalu, mengapa asparagus bisa membuat air kencing berbau aneh?

Asparagus dan aroma air kencing

Dilansir dari Very Well Fit, benar adanya bahwa setelah makan asparagus, air kencing atau urine Anda akan mengeluarkan bau khas seperti belerang. Hal ini disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap beberapa bahan kimia alami yang terkandung di dalam asparagus. Namun sayangnya, para ilmuwan tidak yakin bahan kimia mana yang bertanggung jawab atas aroma aneh yang ditimbulkan.

Pada awalnya, senyawa methanethiol adalah zat yang dianggap sebagai penyebabnya, saat diteliti pada tahun 1891. Tetapi seiring berjalannya waktu, cukup banyak senyawa yang diduga sebagai penyebab urine berbau aneh, misalnya carbon disulfide, carbon oxide sulfide, dimethyl sulfide, hingga butyrolactone.

Pada akhirnya, dilansir dari WebMD, senyawa asam amino sulfur nabatilah yang menjadi penyebab anehnya bau urine Anda setelah mengonsumsi asparagus. Di sisi lain, konsumsi asparagus sebenarnya sudah dilakukan selama beribu-ribu tahun lamanya. Tetapi, permasalahan air kencing tersebut baru muncul pada akhir abad ke-17.

Setelah ditelaah melalui sejarah, rupanya isu ini berawal dari pupuk dengan kandungan sulfur yang digunakan untuk menanam dan meningkatkan cita rasa asparagus di abad yang sama.

Jadi, selain karena senyawa alami yang terdapat dalam asparagus itu sendiri, pupuk yang mengandung belerang juga berkontribusi dalam menimbulkan aroma aneh pada urine.

Meski begitu, tidak semua urine dari orang yang mengonsumsi asparagus beraroma aneh. Penyebabnya kemungkinan ada dua. Yang pertama, adanya metabolisme hasil perbedaan genetik yang mencegah senyawa dalam asparagus menghasilkan bau tidak sedap. Kedua, sebagian orang mungkin tidak sadar bahwa urine yang dikeluarkannya menghasilkan bau belerang setelah makan asparagus.

Apakah normal bila urine berbau belerang?

Bau yang tercium setelah mengonsumsi asparagus tersebut merupakan bagian dari hasil sistem pencernaan. Sebab, selama pencernaan, asam amino sulfur nabati dari asparagus terurai menjadi komponen kimia yang beraroma aneh. Komponen tersebut pun naik ke udara.

Namun Anda tak perlu khawatir. Seperti dilansir dari WebMD, baik urine berbau ataupun tidak, keduanya terbilang normal dan tidak berdampak apa pun terhadap kesehatan. Meski demikian, hanya sekitar seperempat populasi dunia yang memiliki gen khusus untuk memungkinkan mereka mencium aroma belerang dalam air kencingnya.

Jadi, apabila Anda bisa mencium aroma unik pada urine setelah 15 menit mengonsumsi asparagus, berarti hidung Anda bukan cuma normal, tetapi memiliki penciuman yang sangat baik.

Efek dari konsumsi asparagus memang dapat membuat urine berbau aneh. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan Anda berhenti mengonsumsi sayuran asparagus. Sebab, mengonsumsi asparagus dapat mengikat zat karsinogen penyebab kanker, melancarkan sirkulasi darah, dan membantu melepaskan deposit lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Bagi pria, makan asparagus dapat meningkatkan kesuburan. Jadi, jangan ragu makan asparagus, ya!

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar