Sukses

Diet Bebas Gluten Bisa Redakan GERD?

Diet bebas gluten disebut mampu meredakan penyakit GERD. Bagaimana fakta medisnya?

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini beragam pilihan diet tersedia dan dapat dipilih sesuai kebutuhan. Nah, salah satu yang sedang populer kini adalah diet bebas gluten. Diet jenis ini bahkan disebut-sebut baik untuk penderita sakit Gastro-esophageal Reflux Disease atau GERD.

Gluten adalah jenis protein yang dapat ditemukan di gandum, jelai (barley), dan gandum hitam. Selain itu, gluten juga dapat ditemukan di berbagai makanan lain, terutama yang sudah melalui proses, seperti piza, roti, hingga kue. Protein ini aman dikonsumsi oleh seseorang dalam dietnya, tapi tidak dianjurkan bagi beberapa kalangan.

Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, diet bebas gluten membuat pelakunya harus menghindari makanan yang mengandung gandum serta tanaman serealia lain, seperti roti dan pasta.

“Pada mulanya, metode diet ini diperuntukkan bagi mereka yang memiliki penyakit celiac. Ini adalah sebuah penyakit autoimun, di mana sistem imun menyerang usus halus ketika tubuh penderita kemasukan gluten,” kata dr. Devia.

Lebih lanjut, dr. Devia juga mengungkapkan bahwa diet bebas gluten diterapkan oleh mereka yang mengalami intoleransi gluten. Keadaan tersebut menyebabkan seseorang yang tubuhnya “tidak ramah” terhadap gluten akan mengalami gejala, seperti perut kembung, diare atau konstipasi, nyeri perut, dan sakit kepala.

Dari dua gangguan kesehatan di atas, apa lagi khasiat diet bebas gluten? Benarkah diet ini dapat meredakan sakit GERD?

Kaitan diet bebas gluten dan GERD

GERD adalah timbulnya sensasi terbakar di dada, mual, dan nyeri ulu hati yang dapat terjadi jika asam lambung naik ke kerongkongan alias refluks. Gejala GERD dapat dirasakan ketika Anda mengalami perut mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, hingga masalah menelan. Rasa sakitnya dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan lainnya.

Dilansir dari everydayhealth.com, sebuah studi menunjukkan bahwa diet bebas gluten dapat mengontrol gejala esofagus secara efisien dan membantu mencegah efek kambuh. Tim peneliti dari Italia melihat bahwa diet bebas gluten dapat mendorong respons pengobatan GERD menggunakan obat-obatan dengan lebih baik.

Bersamaan dengan itu, para peneliti juga menemukan bahwa semakin sering seorang penderita GERD mengonsumsi gluten, semakin tinggi pula intensitas mereka mengalami kekambuhan. Tak hanya membantu mengurangi gejala GERD, diet bebas gluten juga dapat mencegah kerusakan asam refluks pada penderita penyakit celiac.

Untuk mengikuti diet bebas gluten, Anda harus menghindari semua makanan yang terbuat dari gandum, gandum hitam, dan biji-bijian gandum. Hal itu termasuk sebagian besar jenis pasta dan sereal, serta banyak makanan olahan.

Anda bisa menggunakan tepung yang terbuat dari bahan lain, seperti kentang, kedelai, quinoa, roti bebas gluten, pasta, dan produk lainnya. Makanan-makanan yang bebas dari kandungan gluten antara lain:

  • Sayur dan buah segar
  • Daging ayam dan sapi segar
  • Daging ikan dan seafood segar
  • Telur dan susu segar
  • Kacang-kacangan
  • Nasi putih dan nasi merah
  • Bumbu masak alami (gula, garam, lada, ketumbar, cuka, dan cabai)

Diet bebas gluten dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda penderita GERD. Selain itu, tetap lakukan aktivitas fisik demi menjaga kondisi tetap bugar. Selain itu, Anda dapat konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum melakukan diet bebas gluten.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar