Sukses

5 Mitos Keliru Tentang Penuaan Kulit

Banyak mitos yang berkembang seputar penuaan kulit. Berikut adalah fakta medis dibalik mitos-mitos tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Sebagian besar orang ingin tampil menawan dan terhindar dari penuaan kulit. Sayangnya, hal itu bukanlah perkara yang mudah diwujudkan, apalagi di tengah maraknya mitos yang beredar seperti sekarang.

Tidak dimungkiri, informasi yang beredar seputar penuaan kulit memang tidak sedikit. Di antara sekian banyaknya, ada yang benar-benar sesuai fakta medis, ada pula yang hanya mitos semata.

Nah, agar Anda tidak terjebak, berikut adalah mitos penuaan kulit dan fakta medis yang ada di baliknya:

  1. Penuaan kulit terjadi karena proses genetik

Faktor genetik memang berperan dalam terjadinya penuaan, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu. Banyak faktor lain yang menyebabkan penuaan terjadi lebih cepat, seperti polusi, sinar matahari, pola hidup tidak sehat, stres psikologis, merokok, minum alkohol, dan sebagainya. Faktanya, hampir 90 persen penuaan kulit disebabkan oleh faktor ekstrinsik (dari luar) tersebut.

  1. Keriput adalah satu-satunya tanda penuaan kulit

Banyak yang mengira bahwa tampilan kulit masih mulus tanpa keriput artinya belum mengalami penuaan. Padahal, keriput bukanlah satu-satunya tanda penuaan kulit.

Masih banyak tanda penuaan yang mungkin tidak Anda sadari. Mulai dari munculnya kantung mata, munculnya garis di sekitar mulut (smile line), perubahan warna kulit seperti flek atau bintik hitam, kulit tampak kendur dan kering.

  1. Krim wajah dapat menghilangkan keriput

Hal ini tidak tepat. Krim wajah yang digunakan sebagai anti-aging tidak dapat menghilangkan kerutan atau garis halus di wajah hingga jadi mulus kembali. Krim tersebut biasanya hanya bersifat melembapkan, menyamarkan garis halus dan mengurangi tampilan bintik hitam di wajah akibat penuaan.

  1. Gunakan tabir surya hanya ketika cuaca panas

Lagi-lagi keliru. Nyatanya, sinar matahari masih bisa sampai ke permukaan bumi meski langit sedang tertutup awan alias mendung. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk menggunakan tabir surya setiap hari, bahkan saat cuaca mendung.

Tabir surya adalah produk anti-aging utama yang harus digunakan oleh setiap orang. Bagi yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia, Anda disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan kandungan SPF minimal 30 untuk mendapatkan perlindungan dari sinar matahari.

  1. Rajin mencuci wajah akan mencegah timbulnya keriput

Banyak yang beranggapan bahwa kulit kering akibat penuaan terjadi karena kekurangan air, sehingga membasuh wajah secara rutin akan membantu mencegah keriput dan tanda penuaan lainnya. Meski meyakinkan, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Sebenarnya, agar keriput tidak mudah terjadi, Anda perlu mengombinasikan kebiasaan mencuci wajah secara rutin dengan penggunaan produk perawatan kulit. Selain itu penting juga untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, minum air putih, serta olahraga rutin.

Mana dari mitos di atas yang sempat Anda percayai? Agar tidak terjebak lagi, bersikaplah lebih bijak dalam menanggapi segala informasi yang Anda dapatkan, apalagi bila itu menyangkut penuaan kulit atau masalah kesehatan lainnya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kulit Anda dari luar dan dari dalam dengan tambahan nutrisi yang diperlukan kulit seperti kolagen dan antioksidan.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar