Sukses

Bolehkah Facial Saat Wajah Berjerawat?

Facial dapat membantu mencegah jerawat. Lalu jika wajah sudah berjerawat, apakah boleh melakukan facial?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu perawatan kulit yang menjadi andalan wanita tiap minggu adalah facial. Manfaat facial untuk kesehatan dan kecantikan kulit sangat banyak, yakni dapat membersihkan wajah, mengelupas kulit-kulit mati, memberi nutrisi pada kulit, merangsang pertumbuhan kulit baru, dan membantu mencegah jerawat. Namun, jika sudah berjerawat, apakah boleh melakukan facial

Jerawat muncul akibat kotoran pada wajah yang menumpuk, sehingga menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit dan memicu peradangan. Tak hanya mencegah terjadinya jerawat, perawatan facial juga dapat membantu menangani jerawat ringan.

Biasanya facial akan meliputi pembersihan pori-pori secara dalam (deep-pore cleansing). Sebelum terjadi jerawat, biasanya terjadi komedo putih atau hitam dulu. Jika dibiarkan begitu saja, komedo tersebut dapat membesar dan menjadi kista atau nodul yang dapat memicu nyeri. Karena itu, dibutuhkan deep-pore cleansing. Tujuannya adalah untuk mencegah jerawat menjadi lebih besar dan meradang.

Melakukan facial harus dengan tenaga ahli atau profesional. Ini karena mengeluarkan komedo putih dan hitam membutuhkan pengeluaran secara fisik. Jika dilakukan oleh tenaga yang tidak ahli, justru dapat meningkatkan risiko infeksi. Biasanya selain pengeluaran secara fisik, juga diberikan zat kimia peeling seperti asam salisilat untuk membersihkan pori-pori dan mengangkat sel-sel kulit mati.

Tingkatan jerawat dan aturan facial

Terdapat empat tingkatan wajah berjerawat. Tingkat pertama adalah ketika wajah memiliki bakal jerawat (komedo) dan hanya ada 1-2 jerawat kecil. Tingkat kedua adalah jerawat kecil kurang dari 20 buah dan 1-2 jerawat yang bernanah. Tingkat ketiga yaitu terdapat lebih dari 20 jerawat kecil dan banyak jerawat bernanah. Tingkat keempat adalah yang paling parah.

Untuk yang sudah berjerawat (tingkat 1-2) boleh saja melakukan facial. Selain ekstraksi komedo, akan dilakukan masker. Biasanya masker menggunakan tea tree atau lemon dapat membantu mengurangi bakteri P. Acnes penyebab jerawat.

Namun, pada jerawat yang sedang meradang tidak boleh dilakukan ekstraksi. Ekstraksi pada jerawat yang meradang dapat meningkatkan risiko infeksi dan meninggalkan bekas luka parut atau bopeng yang pastinya tidak diinginkan.

Jerawat yang meradang memiliki karakteristik seperti kemerahan, nyeri, dan mengandung nanah. Anda dapat melakukan facial ketika jerawat sudah tidak meradang. Ketika Anda hanya memiliki 1-2 jerawat meradang, Anda juga boleh melakukan facial. Namun ingat, jerawat yang meradang tidak boleh diekstraksi sama sekali.

Jika wajah Anda memiliki jerawat yang banyak dan cukup parah, jangan melakukan facial. Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menangani masalah jerawat yang meradang tersebut. Mungkin dibutuhkan perawatan khusus dan obat-obatan untuk mengatasi jerawat meradang Anda, dan solusinya tentu bukan dengan facial.

Hal yang harus diperhatikan adalah Anda tidak dapat bergantung hanya pada facial untuk mendapatkan kulit yang bebas jerawat. Anda juga harus konsisten dengan perawatan kulit sehari-hari di rumah dan pola hidup sehat, seperti rutin mencuci muka minimal dua kali sehari, gunakan kosmetik secukupnya, dan menghindari makanan yang dapat memicu kelenjar minyak.

Jadi, Anda boleh-boleh saja melakukan facial pada wajah berjerawat. Tapi pastikan Anda tidak melakukan ekstraksi pada jerawat yang sedang meradang. Selain itu, lakukanlah facial di tempat yang profesional dan terjamin untuk mencegah infeksi yang tak diinginkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar