Sukses

Teething, Adakah Efeknya pada Pertumbuhan Gigi Anak?

Teething merupakan suatu proses normal yang akan dialami oleh setiap bayi. Namun, adakah efeknya pad pertumbuhan gigi anak?

Klikdokter.com, Jakarta Teething atau pertumbuhan gigi merupakan sesuatu kondisi normal yang akan terjadi pada bayi. Ini merupakan proses dimana gigi pertama bayi mulai muncul ke permukaan gusi. Namun, tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir terhadap anaknya yang sedang mengalami tumbuh gigi. Itu karena pada umumnya anak-anak akan lebih rewel ketika berada dalam fase ini.

Tumbuh gigi umumnya dimulai pada bayi berusia 4 hingga 6 bulan yang ditandai adanya gigi susu yang muncul pada permukaan gusi. Akan tetapi, tak sedikit bayi yang giginya mulai muncul pada usia 12 bulan. Hal itu normal terjadi karena setiap anak memiliki fase pertumbuhan gigi yang berbeda-beda. Seiring berjalannya waktu, gigi susu akan lengkap pada usia 3 tahun dengan jumlah 20 buah.

Kenali tanda gigi bayi mulai tumbuh

Gigi yang akan muncul pertama kali biasanya diawali dengan gigi depan bawah. Kemudian dilanjutkan dengan gigi depan bagian atas lalu selanjutnya gigi akan tumbuh secara bergantian pada bagian atas dan bawah. Namun, pada beberapa anak gigi dapat muncul secara bersamaan sekaligus.

Beberapa bayi akan menunjukkan tanda-tanda bahwa giginya sedang mulai tumbuh. Hal ini dapat terjadi berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan hingga berbulan-bulan sebelum gigi tersebut muncul ke permukaan gusi.

Beberapa tanda-tanda yang dapat menunjukkan gejala bayi yang sedang tumbuh gigi, yaitu:

  1. Gusi yang menonjol dan meradang. Ini karena gigi yang merobek permukaan gusi sehingga gusi akan terlihat membengkak.
  2. Air liur yang lebih banyak dari biasanya.
  3. Bayi akan lebih mudah marah dan rewel terutama di malam hari tanpa ada sebab yang jelas.
  4. Terjadi penurunan nafsu makan karena munculnya rasa sakit pada daerah mulut. Kemungkinan bayi akan menolak semua makanan atau minuman yang diberikan kepadanya.
  5. Sering menggigit-gigit benda di sekitar karena gigi yang terasa gatal sehingga bayi mencari sesuatu yang bisa meringankan rasa sakit tersebut.
  6. Kadang disertai gejala lain, seperti demam, walau tak ada penelitian yang menunjukkan adanya kaitan antara munculnya demam dengan tumbuhnya gigi.
1 dari 2 halaman

Kiat menenangkan bayi saat tumbuh gigi

Tumbuh gigi memang terasa menyakitkan pada sebagian anak. Namun, perlu diperhatikan jika anak mengalami gejala lain, seperti batuk atau pilek, demam dengan suhu yang tinggi, rewel yang berkepanjangan, serta diare dan muntah. Anda perlu segera membawa bayi Anda ke dokter.

Namun jika tidak ada penyakit yang menyertai dan bayi tetap rewel saat mulai tumbuh gigi, Anda bisa melakukan cara-cara untuk membuatnya lebih tenang.  Untuk menenangkan bayi yang sedang mengalami fase  pertumbuhan gigi, Anda sebaiknya melakukan beberapa hal seperti di bawah ini, yaitu :

  1. Memberikan sendok, kain atau mainan khusus bayi untuk digigit yang didinginkan. Hal tersebut dapat meringankan rasa sakit yang dialami bayi. Tetapi perlu diperhatikan untuk tidak mendinginkannya terlalu lama karena hal ini justru dapat melukai gusi.
  2. Pijatlah gusi bayi Anda dengan jari telunjuk yang dibalut kain bersih.
  3. Anda dapat memberikan obat pereda rasa sakit jika bayi terlihat sangat rewel dan tidak dapat ditenangkan. Namun, pemberian obat ini harus sesuai indikasi dan petunjuk oleh dokter.

Tetap pastikan kebersihan dari benda-benda, seperti mainan atau kain, yang biasa digunakan oleh bayi Anda untuk menggigit-gigit. Dan ingat, ibu tidak perlu terlalu cemas saat bayi Anda memasuki fase teething. Bukankah ini pertanda bayi Anda berkembang dan tumbuh dengan baik karena sudah mulai tumbuh gigi?

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar