Sukses

Amankah Salad Dikonsumsi oleh Ibu Hamil?

Rutin mengonsumsi salad terbukti bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi bagaimana jika ibu hamil yang mengonsumsinya?

Klikdokter.com, Jakarta Salad dianggap sebagai salah satu makanan sehat yang dikonsumsi saat kehamilan. Tapi ibu hamil perlu lebih cermat lagi saat makan salad. Pasalnya, beberapa bahan yang biasa ditemukan dalam salad bisa membahayakan janin. Sebelum Anda mengonsumsi salad, pastikan penyajiannya tepat serta tidak menyertakan makanan yang tidak aman bagi wanita yang sedang berbadan dua. 

Dilansir babyMed dan Parents, ini bahan-bahan yang harus diperhatikan ibu hamil dalam semangkok salad:

1. Telur

Singkirkan telur mentah atau setengah matang di salad Anda. Telur tersebut dapat tercemari oleh salmonela, bakteri yang bisa menyebabkan demam, muntah, dan diare. Jika ingin telur, pilih yang benar-benar matang. Menurut National Institutes of Health, rebuslah telur mentah selama minimal 10 menit untuk memastikan kematangannya.

2. Ikan

Sama seperti telur, jangan coba-coba untuk menyertakan ikan mentah ke dalam salad Anda. Pilihkan ikan yang sudah matang, dan untuk jenisnya, Anda bisa mengonsumsi ikan dengan kadar merkuri yang rendah seperti teri, lele, dan nila. Hindari ikan hiu, todak, dan tilefish yang tinggi merkuri.

3. Selada

Tidak semua jenis selada itu sama. Selada berdaun hijau dan hijau gelap seperti bayam, arugula, radicchio, dan romaine mengandung lebih banyak vitamin dan mineral daripada selada iceberg. Sayur-sayuran kemasan, meski kadang telah dicuci sebelum dibungkus, tetap harus dicuci sebelum dikonsumsi untuk benar-benar menyisihkan bakteri yang menempel.

4. Makanan tinggi nitrat

Batasi atau hindari konsumsi daging beku seperti hot dog, bacon, sosis, dan sejenisnya yang terkadang dicampurkan ke dalam salad. Mereka diketahui mengandung nitrat, zat aditif yang telah lama dikaitkan dengan tumor otak dan diabetes. Meski studi-studi yang ada belum konklusif, sangat masuk akal jika Anda membatasi konsumsinya. Lagi pula, mereka sama sekali tidak bernutrisi tinggi, jadi untuk apa dimakan?

5. Buah-buahan

Semua jenis buah aman untuk dikonsumsi saat hamil, asalkan tidak dimakan berlebihan dan dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Penting juga untuk membersihkan permukaan tempat salad tersebut dipersiapkan dengan air sabun yang hangat.

6. Salad dressing

Umumnya salad dressing mengandung telur mentah, dan tentu saja ini bukan pilihan yang aman selama kehamilan. Salad dressing dikatakan aman jika telur yang menjadi bahannya telah dimasak selama minimal 10 menit.

Keamanan dalam suatu makanan harus menjadi prioritas bagi ibu hamil. Meski kemungkinannya kecil, salad atau sayuran bisa saja membawa parasit Toksoplasma. Ini alasannya mengapa penting bagi Anda untuk selalu membersihkan sayur dan buah yang hendak dikonsumsi. Apabila Anda terinfeksi parasit Toksoplasma, Anda bisa terkena penyakit toksoplasmosis yang membahayakan janin.

Untuk ibu hamil yang ingin makan salad, itu adalah pilihan yang sehat. Tapi pastikan bahan-bahan di dalamnya aman dan penyajiannya tepat. Akan lebih baik lagi jika Anda membuat sendiri salad dan dressing-nya di rumah agar kebersihan dan keamanannya terjamin.

Jika setelah makan salad, ibu hamil merasa tidak enak badan, muntah, diare, serta badan menggigil, segeralah periksakan diri ke dokter. Bisa saja itu merupakan gejala keracunan makanan. Biasanya, gejala akibat keracunan makanan muncul beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Tapi bisa juga baru timbul satu atau dua minggu kemudian. Semakin cepat kondisi tersebut ditangani, ibu hamil bisa terhindar dari risiko gangguan kesehatan yang lebih berbahaya.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar