Sukses

4 Alasan Mengapa Anda Perlu Makan Oatmeal Setiap Hari

Jangan cuma nasi, kentang, atau roti. Yuk, ganti karbohidrat harian Anda dengan oatmeal dan rasakan manfaatnya.

Klikdokter.com, Jakarta Untuk memenuhi asupan karbohidrat dan mengisi ulang energi, umumnya orang Indonesia akan memilih nasi sebagai bahan bakarnya. Kalaupun bukan nasi, sebagian orang akan beralih ke sumber karbohidrat lain, seperti kentang atau roti. Padahal, masih ada sumber karbohidrat lain yang punya manfaat baik, yakni oatmeal.

Sayangnya, karena rasa dan teksturnya yang masih asing dan dianggap hambar, kerap kali masyarakat sini menolak menyantap oatmeal. Agar Anda lebih tertarik untuk makan oatmeal setiap hari (kini oatmeal sangat mudah dijumpai di supermarket), ini empat alasan mengapa Anda perlu mengonsumsi karbohidrat tersebut di pagi hari atau waktu lainnya:

1. Kaya akan serat

Oatmeal mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut pada oat membentuk gel kental yang membantu menurunkan kolesterol dan menstabilkan kadar glukosa darah. “Oatmeal dapat membantu penyerapan kolesterol jahat atau LDL,” kata dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter. Sedangkan serat tidak larutnya membantu mengatasi sembelit dan meningkatkan kesehatan usus.

Jadi, bagi Anda yang punya permasalahan kolesterol dan gula darah tinggi, sebaiknya ganti asupan nasi dengan oatmeal. Selain itu, untuk memperlancar BAB, Anda juga bisa menjadikan oatmeal sebagai pelengkap bersama dengan buah-buahan.

2. Praktis dan penuh nutrisi

Oatmeal bisa menjadi hidangan sarapan yang mudah dibuat dan memiliki gizi seimbang. Dalam secangkir oatmeal, ada sekitar 150 kalori, 4 gram serat, dan 6 gram protein.

Jika Anda ingin menambah protein dalam sajian oatmeal, campurkan sedikit mentega almon pada oatmeal Anda. Sehingga, rasa kenyang pun akan bertahan lama sampai siang hari. Hal itu tentunya cocok untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan dan terhindar dari “jajan” mendadak di tengah hari.

3. Bebas gluten

Oat merupakan makanan yang bebas gluten sehingga orang-orang yang alergi gluten bisa memanfaatkan oatmeal sebagai sumber makanan pokok dan camilan mereka. Sebaiknya periksa dulu kemasan olahan oatmeal yang hendak dibeli, untuk memastikan produk tersebut bebas gluten dan dibuat oleh perusahaan yang tepercaya.

4. Baik untuk diet

Saat orang ingin menurunkan berat badan, biasanya karbohidrat akan dijauhi sama sekali. Padahal, oatmeal tidak akan membikin Anda obesitas. Sebab, oatmeal dapat membantu Anda mengendalikan berat badan dengan cara membuat perut kenyang lebih lama.

Namun, perhatikan juga porsi hidangan biji gandum tersebut. Percuma saja jika oatmeal disajikan terlalu banyak dan diberikan campuran yang tinggi kalori atau tinggi gula, bisa-bisa timbangan Anda berisiko naik lagi. 

Mengolah oatmeal untuk sarapan

Banyak yang mengatakan bahwa oatmeal terasa agak hambar. Nah, agar oatmeal lebih menggugah selera, Anda bisa mengolahnya dengan susu dan madu supaya rasanya lebih manis tetapi tidak berlebihan. Selain itu, akan lebih baik lagi jika susu yang gunakan adalah susu rendah lemak.

Menurut dr. Nitish Basant Adnani dari KlikDokter, Anda juga bisa menambahkan kayu manis dan buah beri agar rasanya makin lezat dan cocok untuk penderita diabetes. Sedangkan jika Anda ingin oatmeal Anda bercita rasa gurih atau asin, tambahkan protein atau lemak sehat berupa telur atau kacang kenari dan almon.

Sudah banyak, kok, resep oatmeal di internet yang bisa Anda tiru. Jadi, Anda tak perlu kebingungan bagaimana mengolahnya menjadi menu lezat yang menyehatkan.

Langsung mengganti nasi secara sekaligus dengan oatmeal tentu cukup sulit. Maka, “selipkan” terlebih dulu oatmeal pada menu sarapan Anda. Jika sudah terbiasa, barulah Anda bisa menyantap oatmeal untuk makan siang atau makan malam. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari obesitas dan risiko untuk penyakit jantung atau diabetes pun dapat diminimalkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar