Sukses

Kenali Penyakit Perut Bengkak yang Dialami Artis Ratna Galih

Sempat menghilang dari layar kaca dan dikira hamil karena perut membengkak, pesinetron Ratna Galih diduga terkena penyakit asites.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar kurang baik datang dari artis sinetron Ratna Galih. Dalam akun Instragram-nya, Ratna mengunggah foto dengan kondisi perut membuncit. Pemeran tokoh Mira dalam sinetron “Cinta yang Hilang” itu belum membeberkan secara gamblang mengenai penyakit yang dideritanya. Dilansir Liputan6, Ratna sempat mengatakan di akun Instagram-nya bahwa ada cairan yang menumpuk di rongga perut yang menyebabkan perutnya membengkak seperti hamil. Wanita kelahiran Jakarta ini juga mengeluhkan adanya sesak napas saat beraktivitas. Berdasarkan sejumlah gejala yang dialaminya, diduga Ratna Galih terkena asites.

Asites merupakan suatu kondisi penumpukan cairan di dalam rongga perut. Umumnya, penumpukan cairan dalam lapisan perut antara kulit dan organ dalam itu dilatarbelakangi oleh sirosis hati, gagal ginjal, atau pankreatitis (penyakit pendahulu).

Mirip seperti yang sempat disebutkan Ratna Galih, gejala-gejala yang ditimbulkan penyakit asites, antara lain pembesaran perut, nyeri pada perut, serta begah dan tubuh terasa penuh. Apabila asites tidak tertangani dengan baik, gejala di atas dapat berkomplikasi menjadi sesak napas akibat sekat diafragma tertekan oleh cairan, menyebarnya cairan ke paru, infeksi bakteri pada usus, hingga gagal ginjal. Jadi, ketika Anda mengalami perut membesar tanpa ada penyebab pasti, sebaiknya langsung periksakan kondisi tersebut kepada dokter.

Pemeriksaan untuk mengetahui adanya asites

Sebab, untuk mendiagnosis asites, dokter perlu menggali informasi tentang penyakit yang sebelumnya pernah diderita pasien dan melakukan pemeriksaan fisik hingga penunjang. Pemeriksaan itu antara lain sebagai berikut.

  • USG dan CT-scan

Bila cairan yang menumpuk di perut jumlahnya lebih dari 500cc, asites mudah diketahui dengan pemeriksaan fisik. Namun, apabila cairannya tidak sebanyak itu, perlu dideteksi dengan USG dan CT-scan untuk mengetahui penyakit lain yang mendasarinya, seperti tumor.

  • Parasintesis

Setelah itu, pasien dibius lokal dan petugas medis akan menusukkan jarum ke perut untuk menyedot cairan dalam jumlah yang diperlukan dan dianalisis di bawah mikroskop.

  • Pemeriksaan darah

Penderita asites umumnya juga mengalami gangguan pembekuan darah karena ada masalah pada organ hati. Oleh sebab itu, petugas medis akan mengevaluasi kondisi secara umum dengan melakukan pemeriksaan darah lengkap.

Bisakah asites dicegah?

Setelah dokter melakukan pemeriksaan, biasanya ada beberapa langkah pengobatan yang dilakukan. Yang pertama adalah diuretik. Pengobatan tersebut bekerja dengan cara membuang garam dan air dalam tubuh sehingga pembengkakan perut bisa berkurang. Yang kedua adalah dengan menyedot kelebihan cairan dari dalam perut menggunakan jarum panjang. Atau melakukan operasi jika gejala asites sudah telanjur berat. Sebuah selang akan dipasang dalam tubuh guna memperlancar aliran darah di organ hati.

Lalu, bagaimana dengan pencegahan asites? Jika Anda tidak ingin mengalami asites seperti yang dipaparkan di atas, lakukan tindakan pencegahan sejak dini. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah membatasi konsumsi alkohol dan melakukan pemeriksaan rutin, bila sering mengonsumsi obat-obatan dalam jangka panjang yang bisa merusak fungsi hati. Selain itu, hindari melakukan seks bebas atau menggunakan jarum suntik bergantian. Selain itu, asites juga dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi hepatitis B.

Kondisi perut bengkak yang dialami artis sinetron Ratna Galih memang mengejutkan banyak penggemarnya. Gangguan kesehatan yang diduga diakibatkan penyakit asites tersebut bisa dicegah sejak dini dengan sejumlah cara. Namun, jika Anda merasakan satu atau beberapa gejala yang mengarah pada asites, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar segera ditangani.

[HNS/ RVS]

1 Komentar