Sukses

5 Cara Mengendalikan Emosi di Kantor

Emosi Anda sering meledak-ledak di kantor? Coba lima cara ini untuk mengendalikan emosi Anda!

Klikdokter.com, Jakarta Manusia adalah makhluk sosial yang penuh dengan berbagai spektrum emosi. Menahan emosi, baik emosi positif maupun negatif, bukanlah merupakan sesuatu yang mudah. Namun, ada kalanya Anda perlu mengendalikan emosi tersebut dalam situasi tertentu, saat sedang di kantor misalnya.

Luapan emosi di kantor dapat disebabkan baik oleh stresor dan beban kerja di kantor maupun adanya pemicu lain dalam kehidupan pribadi yang kemudian memengaruhi suasana hati saat bekerja. Kemampuan untuk mengendalikan emosi saat sedang bekerja dan berada di kantor, dapat membantu Anda menjadi pribadi yang lebih profesional di lingkungan kerja.

Menurut sebuah studi pada tahun 1997, emosi yang paling sering dialami oleh mereka yang bekerja terutama di kantor, adalah rasa frustrasi, khawatir, marah, dan ketidakbahagiaan. Jika Anda termasuk salah satu orang yang juga kerap mengalami berbagai emosi tersebut, sudah saatnya Anda mengetahui cara-cara untuk mengendalikan emosi Anda di kantor.

Kendalikan emosi di kantor

Terdapat berbagai cara untuk mengendalikan emosi. Setiap cara bisa memberikan dampak yang berbeda bagi orang. Satu cara mengendalikan emosi yang berhasil pada rekan Anda belum tentu memberikan hasil yang sama jika Anda praktikkan.

Untuk itu, penting untuk mempelajari kepribadian Anda. Cari tahu stresor apa saja yang Anda hadapi, dan cobalah berbagai cara hingga menemukan strategi pengendalian emosi yang sesuai dengan pribadi Anda.

Berikut beberapa cara mengendalikan emosi di kantor yang dapat Anda coba.

1. Strategi “mengotakkan perasaan”

Strategi ini dapat Anda lakukan jika emosi Anda di kantor banyak dipengaruhi oleh stresor yang berasal dari rumah atau kehidupan pribadi Anda. Coba batasi diri dan tinggalkan permasalahan pribadi di rumah.

Gunakan waktu-waktu Anda berangkat ke kantor untuk membebaskan dan mengosongkan pikiran dari permasalahan di luar kantor. Anda pun akan tiba di kantor dengan perasaan yang lebih ringan.

Hal sebaliknya dapat Anda lakukan, dengan tidak membawa “urusan” atau permasalahan yang ada di kantor kembali ke rumah. Strategi ini akan memberikan Anda waktu penuh di rumah untuk berelaksasi sebelum kembali menghadapi pekerjaan keesokan harinya.

2. Kenali diri

Salah satu yang penting agar Anda dapat mengendalikan emosi adalah mengenali diri Anda dan mempelajari hal-hal apa yang dapat membuat emosi Anda terpicu. Dengan memahami hal-hal apa yang berpotensi menimbulkan luapan emosi, Anda dapat mengantisipasinya dengan tetap tenang dan merencanakan respons terhadap situasi yang mungkin muncul.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

3. Klarifikasi dan rem diri

Di zaman kaya informasi seperti saat ini, penting untuk mengklarifikasi setiap info yang Anda dapat sebelum bereaksi dan menentukan langkah. Saat mendapat informasi yang mungkin memicu emosi, pastikan bahwa informasi tersebut memang valid dan bukan merupakan sebuah kesalahpahaman atau miskomunikasi belaka.

Hindari juga membuat keputusan di saat emosi melanda untuk mencegah penyesalan. Proses informasi dengan kepala dingin dan tenangkan diri sebelum merespons dan membuat keputusan terkait informasi tersebut.

4. Mempelajari teknik relaksasi

Baik itu meditasi, olahraga, ataupun hanya bernapas panjang dan dalam, penting untuk Anda mengetahui dan mempelajari teknik relaksasi yang sesuai dengan diri Anda. Salurkan emosi melalui hal yang menenangkan diri. Untuk teknik relaksasi singkat saat merasa emosi dan perlu menenangkan diri dengan cepat, Anda bisa menarik napas panjang, memejamkan mata, atau sedikit berjalan keluar dari ruangan Anda untuk mendinginkan kepala.

Untuk emosi yang lebih kompleks dan membutuhkan relaksasi yang lebih panjang, Anda bisa belajar meditasi, yoga, atau menyalurkannya melalui olahraga yang dapat membantu memproduksi endorfin sehingga mood menjadi lebih baik dan istirahat Anda menjadi lebih berkualitas.

5. Afirmasi positif

Studi telah membuktikan bahwa afirmasi positif dapat memberikan manfaat bagi kondisi psikis seseorang. Afirmasi positif secara sederhana adalah pemberian motivasi kepada diri sendiri yang dilakukan berulang kali, sehingga diharapkan dapat diterima hingga ke level bawah sadar. Berikan diri Anda afirmasi positif terkait apa saja yang ingin Anda capai setiap pagi untuk memotivasi diri.

Luapan emosi tentunya tak selalu dapat dihindari, meski dalam situasi yang menuntut profesionalisme seperti saat bekerja di kantor. Terima perasaan Anda dengan lapang dada dan hargai rekan kerja Anda dengan meminta maaf jika memang Anda belum dapat mengendalikan emosi Anda saat di kantor.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar