Sukses

Pria juga Perlu Pedoman untuk Hidup Lebih Sehat

Siapa bilang pria sering mengabaikan kesehatan? Sepuluh artikel kesehatan ini membuktikan, pria juga memerlukan pedoman untuk hidup lebih sehat.

Klikdokter.com, Jakarta Sejumlah isu kesehatan pria –seperti faktor penentu kesuburan pria, seluk beluk kumis dan jenggot,  hingga topik tentang penis filler– tampaknya sedang menjadi perhatian para pembaca pria KlikDokter. Bisa jadi hal ini juga didorong dengan adanya gerakan Movember di bulan November. Digagas di Australia, ini adalah suatu gerakan yang peduli akan kesehatan pria.

Meski demikian, tak menutup kemungkinan, para wanita pembaca KlikDokter yang peduli dengan kesehatan pria, juga turut membaca isu kesehatan pria yang tersaji. Satu hal yang pasti, masyarakat ternyata tidak abai akan pentingnya kesehatan. Baik wanita maupun pria, sama-sama memerlukan pedoman untuk hidup lebih sehat.

Sepuluh artikel di bawah ini mewakili ratusan artikel kesehatan yang diluncurkan oleh KlikDokter setiap minggunya. Salah satu artikel yang juga banyak dibaca adalah tentang bagaimana cara bertahan hidup saat pesawat mendarat darurat di air. Artikel tersebut bisa menjadi langkah antisipasi para pembaca, berkaitan dengan  kecelakaan pesawat Lion Air JT610 yang terjadi Senin 29 Oktober lalu.

Tema tentang kanker paru, vape dan nutrisi juga masih menarik perhatian para pembaca KlikDokter. Selain itu, beragam tema menarik lainnya juga sangat layak untuk dibaca dan menjadi pedoman untuk hidup lebih sehat.

1 dari 11 halaman

1. Ini Dia Faktor-Faktor Penentu Kesuburan Pria

Anda perlu tahu bahwa ada banyak faktor yang memengaruhi kesuburan pria termasuk kemampuan ereksi, penetrasi yang baik serta kuantitas dan kualitas sperma. Sedangkan kualitas sperma juga ditentukan oleh sejumlah faktor seperti bentuk dan kecepatan pergerakan sperma.

Para pria perlu lebih memahami beragam faktor penting tersebut, agar bisa melakukan sejumlah langkah untuk menjaga kesuburannya. Untuk langkah awal, baca artikelnya di sini.

2 dari 11 halaman

2. Cara Bertahan Hidup Saat Pesawat Mendarat Darurat di Air

Musibah tidak bisa diprediksi kapan akan datang dan dengan cara apa.  Tidak ada seorang pun yang berharap untuk menghadapi situasi bahaya, apalagi yang mengancam nyawa. Kecelakaan Pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di Laut Jawa kawasan utara Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10/2018) lalu, adalah salah satu buktinya.

Meski demikian, semua orang perlu memahami tindakan pencegahan dan antisipasi yang perlu dilakukan saat berhadapan dengan bahaya. Artikel ini bisa menjadi petunjuk bagi Anda, jika dalam keadaan terburuk berada pada situasi dimana pesawat yang ditumpangi mendarat darurat di air.

3 dari 11 halaman

3. Cukur Setiap Hari, Amankah untuk Kesehatan Kulit Pria?

Salah satu cara yang biasa dilakukan pria untuk menjaga kebersihan dan penampilannya adalah dengan mencukur bulu-bulu halus di wajah. Sebagian pria ada yang melakukannya seminggu sekali, namun yang lain melakukannya setiap hari.

Lalu, adakah dampaknya untuk kesehatan kulit wajah pria, jika aktivitas mencukur ini dilakukan setiap hari? Temukan jawabannya di sini.

4 dari 11 halaman

4. Kanker Paru Rentan Menyerang Pekerja Kantoran?

Kanker paru tidak pandang bulu. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk para pegawai kantoran. Jika Anda seorang pegawai kantoran, jangan anggap sepele penyakit ini. Lalu, bagaimana Anda sebagai pekerja kantoran menjadi rentan terhadap penyakit mematikan ini? Ketahui dengan membaca artikel ini, untuk mencari solusinya.

5 dari 11 halaman

5. Benarkah Vape Lebih Aman daripada Rokok Biasa?

Kebiasaan merokok sangat membahayakan kesehatan, baik bagi perokok maupun orang-orang di sekitarnya. Sebagian perokok mencoba menghentikan kebiasaan yang tidak sehat ini. Sedangkan yang lain, justru mencari solusi dengan cara merokok yang baru yaitu rokok elektrik atau yang disebut vape.

Bagi para pemakainya, vape dianggap sebagai solusi. Tapi benarkah produk ini lebih sehat? Baca artikel ini agar Anda semakin tahu fakta medisnya.

6 dari 11 halaman

6. Adakah Manfaat Menumbuhkan Kumis dan Jenggot bagi Kesehatan Pria?

Bulan November semakin bergerak menuju akhir. Apakah Anda masih konsisten menumbuhkan kumis dan jenggot untuk mendukung Gerakan Movember? Gerakan ini memang bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya kanker testis dan kanker prostat. Caranya, dengan menumbuhkan kumis dan jenggot, sekaligus untuk mengedukasi masyarakat.

Di luar alasan kemanusiaan tersebut, tahukah Anda bahwa menumbuhkan bulu-bulu di wajah pria juga memiliki manfaat bagi kesehatan? Jika Anda belum menyadarinya, baca di sini untuk mengetahui manfaat menumbuhkan kumis dan jenggot bagi pria.

7 dari 11 halaman

7. Berkeringat di Malam Hari, Wajarkah?

Saat udara sedang gerah, Anda bisa saja berkeringat saat tidur di malam hari. Namun beda kondisinya, jika Anda tidur dengan pendingin ruangan di kamar, tapi keringat tetap mengucur. Waspada, ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan.

Baca artikel ini, untuk mengenali beragam penyebab sering berkeringat di malam hari agar Anda bisa mencegah beragam gangguan kesehatan yang bisa terjadi.

8 dari 11 halaman

8. 5 Makanan Ini Lebih Sehat Dimakan Mentah

Ada beragam cara sehat untuk memasak makanan. Anda bisa mengukus atau merebus bahan-bahan makanan pilihan Anda. Namun ada beberapa jenis makanan yang ternyata lebih sehat jika dikonsumsi mentah. Alasannya, karena kandungan nutrisinya lebih terjaga, karena tidak rusak oleh suhu panas saat memasak. Apa saja makanan yang lebih sehat dimakan mentah, baca artikel ini.

9 dari 11 halaman

9. Kenali Efek Penis Filler pada Kesehatan

Metode penis filler semakin populer di kalangan pria –terutama di Eropa– yang ingin memperbesar penis. Tindakan operasi non-bedah ini dianggap bisa meningkatkan ketebalan organ vital tersebut. Meski prosedur ini sudah banyak dilakukan di beberapa negara maju, penis filler tetap memiliki efek pada kesehatan. Baca artikel ini untuk mengetahui fakta medisnya.

10 dari 11 halaman

10. Bahaya Berhubungan Intim di Masa Nifas

Ketika istri memasuki masa nifas, kebanyakan pasangan suami istri menunda berhubungan intim hingga masa nifas berakhir. Tradisi turun-temurun atau kepercayaan umum sering menjadi alasan yang melatarbelakangi keputusan ini. Tapi, sebenarnya hal tersebut memang baik bila dilihat dari sudut pandang kesehatan. Untuk itu, Anda perlu mengenali bahaya berhubungan intim di masa nifas di sini.

Kesepuluh artikel tersebut bisa menjadi paduan untuk hidup lebih sehat, tidak hanya bagi pria, tetapi juga wanita. Tindakan pencegahan dan mengantisipasi segala jenis gangguan kesehatan bisa Anda awali dengan menyimak beragam artikel di atas. Satu hal penting yang juga perlu Anda lakukan, sebarkan informasi kesehatan kepada keluarga dan rekan-rekan Anda, untuk turut membangun masyarakat Indonesia yang lebih sehat.

[RH]

0 Komentar

Belum ada komentar