Sukses

Kenali 4 Penyebab Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat disebabkan oleh masalah kebersihan hingga cara memasak yang kurang tepat.

Klikdokter.com, Jakarta Keracunan makanan merupakan suatu gangguan kesehatan yang dipicu oleh makanan dan minuman yang terkontaminasi. Kuman-kuman yang mudah menularkan penyakit seperti bakteri, virus dan parasit merupakan penyebab yang paling umum keracunan makanan. Mereka dapat menyebar di makanan saat penyajiannya kurang baik, misalnya dimasak kurang matang.

Tanda dan gejala yang paling sering dikeluhkan dari keracunan makanan adalah mual, muntah, sakit perut, demam, lemas, dan diare. “Biasanya dapat terjadi segera hingga beberapa jam setelah mengonsumsi makanan,” ujar dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter.

Untuk mencegah keracunan makanan, ketahui dulu penyebab keracunan yang sering terjadi tetapi jarang disadari, seperti dilansir Prevention:

1. Makanan tidak berada dalam suhu yang pas

Jenis makanan perishable dapat menjadi penyebab dari keracunan makanan. Makanan perishable merupakan jenis makanan yang mudah rusak, membusuk, atau menjadi tidak aman untuk dikonsumsi jika tidak dimasukkan ke dalam kulkas. Contoh makanan jenis ini adalah telur dan produk susu, daging, unggas, serta beberapa buah dan sayur.

Jika ingin mengeluarkan makanan tersebut dari kulkas, lakukan hanya dua jam. Dan bila cuaca sedang panas-panasnya, potong waktunya jadi satu jam saja.

2. Memakai talenan yang sama untuk daging dan sayur

Talenan untuk daging seharusnya berbeda dengan talenan untuk sayuran. Hal ini bertujuan untuk menghindari kontaminasi silang yang bisa merugikan kesehatan Anda. Jangan lupa juga untuk memisahkan penyimpanan pangan mentah dan pangan matang di kulkas.

3. Minum air yang kurang bersih

Hindarilah minum air dari tempat yang kurang bersih karena berisiko tinggi terkontaminasi bakteri. Jika Anda sedang berlibur, misalnya ke area yang belum familiar, persiapkan obat atau suplemen probiotik. Mengonsumsi makanan yang salah dapat mengiritasi usus. 

4. Kurang lama memanaskan makanan

Anda ingin memanaskan makanan sisa semalam di microwave? Pastikan suhunya benar-benar pas, yakni 73 derajat Celsius atau lebih, untuk membunuh bakteri potensial di dalamnya. Ini karena makanan tersebut bisa saja terkena bakteri setelah semalaman berada di kulkas.

Tips cegah keracunan makanan

Berdasarkan anjuran dr. Anita, untuk mencegah agar Anda dan keluarga tidak mengalami keracunan makanan, lakukan kiat-kiat berikut ini:

  • Mencuci tangan, peralatan masak, dan makanan sebelum dan sesudah memegang dan menyiapkan makanan. Gunakan air hangat dan sabun khusus cuci piring untuk mencuci peralatan masak dan makan.
  • Pisahkan penyimpanan makanan mentah dengan makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang.
  • Pastikan makanan yang dimasak benar-benar matang di seluruh bagian.
  • Buang makanan bila Anda tidak yakin makanan tersebut disimpan dan dipersiapkan dengan cara baik, berbau tidak sedap, dan tampilannya sudah tidak meyakinkan.
  • Simpan daging di bagian terbawah freezer agar tidak mengontaminasi makanan lain.

Jika Anda telah mengalami keracunan makanan, jangan panik. Dilansir Healthline, keracunan makanan biasanya dapat ditangani sendiri di rumah. Pada banyak kasus bahkan kasus semacam ini akan menghilang dengan sendirinya selama tiga hingga lima hari. Yang penting, Anda harus tetap terhidrasi. Sports drink yang tinggi elektrolit dapat membantu, begitu juga dengan jus buah dan air kelapa. Hindari dulu kafein agar pencernaan tidak makin iritasi.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar