Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Efektifkah Suntik Kolagen untuk Menjaga Wajah Awet Muda?

Efektifkah Suntik Kolagen untuk Menjaga Wajah Awet Muda?

Suntik kolagen adalah salah satu cara agar kulit tampak awet muda yang cukup populer beberapa waktu belakangan.

Klikdokter.com, Jakarta Seiring dengan bertambahnya usia, semua fungsi tubuh akan menurun. Sama halnya dengan kulit. Semakin lama, kulit akan terlihat semakin tua. Garis halus, kerutan, berkurangnya kekenyalan kulit adalah tanda-tanda penuaan. Berbagai cara pun dilakukan orang untuk mempertahankan wajah yang awet muda.

Penuaan tidak bisa dihindari, tapi bisa diperlambat. Kulit merupakan organ paling luar yang juga penanda penuaan. Penuaan dapat dilihat secara langsung dari kulit, terutama wajah.

Kenali lapisan-lapisan kulit

Kulit terdiri dari tiga lapisan, yaitu epidermis, dermis, dan jaringan subkutan (hypodermis). Lapisan paling luar disebut epidermis, yang berfungsi untuk mengendalikan kehilangan air dari sel dan jaringan. Lapisan kedua adalah dermis. Pada dermis dapat ditemukan kolagen, pembuluh darah, saraf, dan folikel rambut. Lapisan ketiga adalah hipodermis yang terdiri dari lapisan lemak dan jaringan ikat yang mengandung pembuluh darah dan saraf lebih besar. Lapisan ini juga terdapat kelenjar keringat, lemak, dan sel kolagen.

Bagian kulit yang cukup penting sebagai penanda awet muda adalah kolagen. Kolagen merupakan protein yang membentuk jaringan serat yang menyediakan kerangka kerja untuk pertumbuhan sel dan pembuluh darah. Kolagen bertindak sebagai struktur pendukung untuk kulit.

Pada kulit orang muda, kerangka kolagen masih utuh dan kulit tetap lembab dan elastis. Namun seiring waktu, struktur pendukung melemah dan kulit kehilangan elastisitasnya.

Kulit mulai kehilangan pola saat dukungan kolagen berkurang. Setiap kali Anda tersenyum, tertawa, menangis, dan cemberut memberikan stres pada kolagen. Lama-kelamaan, stres terakumulasi dan terjadi kerutan halus pada wajah.

Perlunya suntikan kolagen

Suntikan kolagen mengisi kembali kolagen alami kulit. Kecantikan alami kulit ditingkatkan karena kontur struktur pendukung dikembalikan. Namun, harus profesional kesehatan terlatih yang menyuntikkan kolagen ke kulit. Bila dikerjakan oleh tenaga yang tidak profesional, risiko komplikasi dapat meningkat.

Suntikan kolagen dapat membuat wajah terlihat lebih halus. Sebelum kolagen, suntikan anestesi terlebih dahulu diberikan. Dapat terjadi beberapa efek samping seperti kemerahan, nyeri tekan dan kebengkakan pada tempat yang disuntikkan.

Suntikan kolagen tidak memberikan efek seumur hidup. Seperti kolagen alami pada tubuh, kolagen suntik juga dapat menjadi longgar dan perlu ditambahkan seiring waktu. Biasanya suntikan kolagen dilakukan rutin dua hingga empat kali dalam setahun untuk menjaga penampilan.

Selain suntik kolagen terdapat kolagen dalam bentuk krim yang juga dapat digunakan. Namun, kolagen krim hanya bekerja pada lapisan luar kulit. Pelembap dengan atau tanpa kolagen tidak dapat menembus hingga ke kulit bagian dalam. Tidak ada pelembap yang dapat mengurangi efek kumulatif dari kehilangan kolagen.

Kolagen juga dapat digunakan sebagai filler atau bahan pengisi. Kolagen sering digunakan untuk membuat bibir dan pipi lebih penuh. Penyuntikan kolagen sebagai filler juga harus dilakukan oleh dokter spesialis yang berkompeten.

Beberapa efek samping dari perawatan menggunakan kolagen adalah sebagai berikut.

  • infeksi
  • reaksi terhadap zat anestesi
  • reaksi alergi
  • kemerahan
  • lebam
  • bengkak
  • gatal
  • abses atau nanah
  • jaringan parut bekas luka
  • timbulnya benjolan

Suntik kolagen merupakan salah satu cara untuk membuat wajah tampak awet muda. Namun, suntikan tersebut harus dilakukan oleh dokter ahli agar efek samping yang terjadi minimal. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi nutrisi alami agar wajah tetap cerah dan berseri.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar