Sukses

PDGI Siap Gelar Pameran Kedokteran Gigi Internasional

Pameran kedokteran gigi, IDEC, akan kembali digelar. Tak hanya soal teknologi, acara ini juga dipadukan dengan seminar.

Klikdokter.com, Jakarta Pameran kedokteran gigi berskala internasional akan kembali digelar di Jakarta pada 13-15 September 2019. Pameran yang dipadukan dengan seminar ilmiah ini diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bekerja sama dengan Koelnmesse Pte Ltd/Traya Eksebisi Internasional. Acara yang disebut sebagai Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) ini bertujuan meningkatkan standar kesehatan gigi di Indonesia.

IDEC 2019 adalah kali kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya diselenggarakan pada 2017. Pada perhelatan sebelumnya, IDEC berlangsung sukses karena mampu menghadirkan 229 brand eksibitor dan 5 pavilion atau booth nasional dari 13 negara serta dikunjungi oleh 4015 orang dari 30 negara. Seakan ingin mengulang kesuksesan tersebut, maka PDGI kembali menggelar IDEC pada 2019.

IDEC merupakan event kedokteran gigi pertama sebagai sarana menjalin jejaring antar dokter gigi sekaligus menjawab kebutuhan pasar di Indonesia. Selain seminar, IDEC 2019 akan memamerkan alat-alat terbaru mengenai perawatan kedokteran gigi dari berbagai negara.

Indonesia dengan penduduk kurang lebih 250 juta jiwa, menjadi pasar menggiurkan di dunia dan sangat potensial terkait kedokteran gigi. Melanjutkan tema "The Premier Dental Exhibiton anda Conference for Indonesia Market", IDEC 2019 hadir sebagai pameran dagang dengan fokus utama pada manufaktur peralatan dan bahan baku kedokteran gigi. Selain itu, IDEC juga berusaha menampilkan produk-produk terbaik serta solusi dan kayanan yang relevan dengan pasar Indonesia.

"Perkembangan teknologi sedemikian cepat dan juga telah merambah pada industri kedokteran gigi. Melalui IDEC, semua anggota PDGI dapat mengupdate perkembangan teknologi dan isu terkini yang menjadi terjadi di industri, baik skala nasional maupun regional. Topik-topik itu juga akan dibahas melalui seminar dan konferensi ilmiah," ujar Dr. drg. Hananto Seno, SpBM, MM, selalu ketua pengurus besar PDGI.

PDGI berharap, melalui IDEC 2019, dokter gigi di Indonesia bisa mendapat hal-hal baru soal keilmuan dan perawatan. Di sisi lain, IDEC diharapkan bisa membantu memajukan kedokteran gigi di Indonesia lewat teknologi.

"Kami berharap dapat dikenal sebagai referensi bagi para profesional kedokteran gigi di Indonesia, terutama dalam hal teknologi. Teknologi pada akhirnya akan memudahkan dokter gigi yang ada," ujar drg. Diono Susiolo, Ketua IDEC 2019.

IDEC 2019 diharapkan semakin meriah

Pada 2017 ada 5 negara yang ikut serta dalam IDEC, yakni Tiongkok, Jerman, Italia, Korea Selatan, dan Swiss. Untuk tahun depan, panitia berharap akan ada tambahan negara lagi yang mau berpartisipasi, seperti epang dan Amerika Serikat. Dari sisi peserta, panitia juga mengharapkan ada 15 negara yang kali ini hadir.

"Kami berharap IDEC tahun depan lebih meriah, edukatif, dan interaktif. Maka dari itu, kami menargetkan lebih dari 200 eksibitor dari 300 brand ternama, 12 workshop dalam 3 hari, ini termasuk konferensi utama dengan poin-poin edukasi yang berskala internasional. Kami juga menargetkan 20 persen lebih pengunjung dari tahun sebelumnya, itu berarti sekitar 5000 peserta," ujar Bambang Setiawan, Presiden Direktur Traya Eksibisi Internasional.

Untuk mengakomodir target-target di atas, maka panitia akan memperluas area IDEC 2019. Jika sebelumnya hanya 4000 m2, tahun depan panitia menyediakan lahan sebesar 7000 m2. Area assembly hall di Jakarta Convention Center (JCC) sebagai tempat penyelenggaraan akan disulap menjadi tempat yang memadai, mulai dari lobi sampai hall.

IDEC 2019 diharapkan bisa menarik minat pedagang peralatan kedokteran gigi, bagian pembelian atau pengadaan barang di rumah sakit, dan lembaga kesehatan yang berhubungan dengan kedokteran gigi. Selain itu, manufaktur dan distributor juga menjadi sasaran panitan IDEC 2019.

Sementara itu, bagi Anda para dokter gigi, Anda bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti acara pameran kedokteran gigi internasional ini. Selain bisa menambah keilmuan, ini juga bisa membuat Anda semakin paham dengan teknologi terbaru kedokteran gigi. Sementara bagi masyarakat umum, Anda juga boleh berpartisipasi jika penasaran dengan perkembangan kedokteran gigi terbaru.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar