Sukses

Apakah Pasien Diabetes Boleh Cabut Gigi?

Jika Anda memiliki diabetes, penting untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Tapi, bagaimana dengan prosedur cabut gigi?

Klikdokter.com, Jakarta Diabetes dapat menyebabkan banyak komplikasi. Ini termasuk kerusakan saraf, penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan bahkan kebutaan. Komplikasi umum lainnya adalah yang berhubungan dengan gigi dan mulut. Mengingat pasien diabetes berisiko terkena komplikasi, bolehkah mereka melakukan prosedur pencabutan gigi?

Rentan terkena masalah gigi dan mulut

Mengapa pasien diabetes rentan terkena masalah kesehatan gigi dan mulut? Jawabannya berkaitan dengan dengan gula darah yang tinggi.

Jika gula darah tidak terkontrol dengan baik, masalah gigi dan mulut lebih mudah berkembang. Ini karena diabetes yang tidak terkontrol melemahkan sel darah putih, yang merupakan pertahanan utama tubuh terhadap infeksi bakteri yang dapat terjadi di mulut. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengendalikan kadar gula darah dapat menurunkan risiko komplikasi.

Pasien diabetes berisiko lebih tinggi untuk terkena mulut kering, peradangan gusi dan periodontitis, dan sariawan. Jika Anda merokok dan memiliki diabetes, risiko ini akan bertambah dibandingkan pasien diabetes yang tidak merokok.

Bolehkah pasien diabetes cabut gigi?

Sebenarnya pencabutan gigi boleh saja dilakukan pada pasien diabetes, tapi dengan catatan gula darah tidak boleh dalam keadaan tinggi. Bila kadar gula tinggi, dokter gigi akan merujuk kembali pasien ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menurunkan kadar gulanya terlebih dahulu. Sebab kadar gula yang tinggi merupakan faktor utama penunda penyembuhan luka.

Prosedur pencabutan gigi pada pasien diabetes memerlukan kehati-hatian. Bila dilakukan pada orang dengan kadar gula yang tak terkontrol, prosedur tersebut dapat mengakibatkan komplikasi seperti penyembuhan luka yang memerlukan waktu lebih lama atau perdarahan yang tak kunjung henti.

Perawatan gigi pada pasien diabetes

Seperti yang telah dijelaskan, pasien diabetes mudah sekali mengalami infeksi. Untuk mencegah terjadinya komplikasi, pasien diabetes harus menjaga dan merawat kesehatan gigi dan mulut. Lakukan beberapa tips di ini untuk mencegah kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh gigi dan mulut:

  1. Jaga kadar gula darah Anda agar tetap stabil dan dalam batas normal.
  2. Sikatlah gigi dua kali sehari, terutama pada waktu pagi dan malam sebelum tidur.
  3. Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut.
  4. Hindari menggosok gigi segera setelah makan. Tunggulah minimal 30 menit guna mencegah terkikisnya email gigi.
  5. Gosoklah gigi dengan perlahan-lahan untuk menghindari luka pada gusi.
  6. Lakukan flossing gigi sehabis makan untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terdapat pada sela-sela gigi
  7. Berkumurlah dengan obat kumur tanpa kandungan alkohol bila mulut Anda terasa kering.
  8. Singkirkan kebiasaan merokok.
  9. Kecuali sangat mendesak, sebaiknya hindari perawatan gigi bila kadar gula darah sedang tinggi. Normalkan dahulu kadar gula darah, baru kunjungi dokter gigi kembali.
  10. Jangan lupa rutin berkonsultasi dengan dokter gigi minimal 6 bulan sekali atau mungkin bisa lebih tergantung dari kondisi Anda.

Bagi pasien diabetes, jagalah kadar gula darah Anda dalam batas normal sebelum melakukan prosedur pencabutan gigi. Ikuti saran dari dokter mengenai diet yang harus dilakukan dan obat-obatan yang perlu diminum. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter penyakit dalam.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar