Sukses

Hari Diabetes Sedunia 2018, Pentingnya Peran Anggota Keluarga

Memperingati Hari Diabetes Sedunia, mari tingkatkan peran anggota keluarga dalam penanganan penyakit diabetes.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap tahunnya, tanggal 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Dunia (World Diabetes Day). Pada tahun ini, tema yang diangkat adalah “The Family and Diabetes”. Artinya, kampanye dan kegiatannya akan meliputi peran anggota keluarga dalam menunjang penanganan penyakit diabetes.

Tujuan dari tema tahun ini adalah guna meningkatkan pengetahuan mengenai:

  • Dampak diabetes terhadap seluruh keluarga.
  • Dukungan apa saja yang dibutuhkan dari masing-masing anggota keluarga.
  • Menginformasikan peran anggota keluarga dalam penanganan, pencegahan, serta edukasi mengenai diabetes.

Mengacu dari tiga poin yang disebutkan di atas, apa saja yang bisa dilakukan oleh anggota keluarga dalam hal penanganan diabetes, khususnya jika ada penderita diabetes di rumah?

Peran anggota keluarga dalam penanganan diabetes

Menurut data dari International Diabetes Federation 2017, Indonesia merupakan negara peringkat ke-6 dengan jumlah pasien diabetes tertinggi di dunia. Tercatat 10,3 juta masyarakat Indonesia mengidap diabetes. Sedangkan menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi penyandang diabetes naik dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen.

Saat ini, tercatat sekitar 425 juta orang di dunia hidup dengan diabetes. Sebagian besar dari angka tersebut adalah diabetes tipe 2, yang sebetulnya bisa dihindari. Adapun cara untuk menghindarinya adalah menerapkan aktivitas fisik secara teratur, mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, serta menunjang lingkungan hidup yang sehat.

Keluarga memegang peranan kunci dalam mengatasi faktor risiko dari diabetes tipe 2 yang dapat dimodifikasi. Selain itu, keluarga juga harus selalu dibekali pengetahuan, sumber daya, dan lingkungan yang tepat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Satu dari dua orang dengan diabetes di dunia belum terdiagnosis. Padahal, diagnosis dan penanganan dini merupakan kunci dari pencegahan komplikasi yang dapat timbul. Setiap anggota keluarga lainnya dapat terdampak oleh diabetes yang dialami salah satu anggota keluarga. Oleh sebab itu, mengetahui tanda, gejala, dan faktor risiko diabetes sangat penting demi upaya deteksi dini.

Diabetes juga dapat memiliki dampak finansial pada individu dan keluarga. Di sebagian negara, biaya injeksi insulin dan pemantauan harian dapat cukup tinggi. Sayangnya, akses rutin dan terjangkau untuk obat-obatan diabetes masih belum  tercapai pada sebagian populasi.

Meski demikian, berbagai fasilitas kesehatan sudah menyediakan layanan dan akses untuk program edukasi anggota keluarga terkait diabetes. Dukungan keluarga pada penanganan diabetes telah terbukti memiliki dampak yang siginifikan dalam meningkatkan hasil penanganan. Misalnya, anggota keluarga dapat membantu mengingatkan individu dengan diabetes untuk mengonsumsi obat sesuai jadwal. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memastikan bahwa edukasi dan dukungan terkait diabetes tersedia bagi setiap orang yang mengalami kondisi tersebut beserta anggota keluarganya, guna meningkatkan kualitas hidup dari keluarga.

Satu hal lain yang juga tak kalah penting untuk diingat adalah diabetes merupakan penyakit yang dapat melibatkan faktor keturunan. Maka dari itu, perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat tak hanya penting untuk dilakukan penderita, tapi juga anggota keluarga lainnya agar terhindar dari penyakit ini. Oleh karena itu, ajak seluruh keluarga menerapkan pola makan sehat dan berolahraga secara rutin bersama-sama agar makin semangat.

Hari Diabetes Sedunia diselenggarakan setiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tanda, gejala, dan pencegahan diabetes. Dengan mengangkat tema peran anggota keluarga, diharapkan setiap anggota keluarga dari penderita diabetes dapat secara aktif ikut terlibat dalam penanganan penyakit ini. Tak hanya itu, semoga semua anggota keluarga kompak menerapkan pola hidup  sehat agar tak ada lagi anggota keluarga lainnya yang terkena diabetes di kemudian hari!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar