Sukses

Pria, Jangan Abaikan 12 Gejala Gangguan Kesehatan Ini

Berkaitan dengan semangat Movember, pria harus peduli dengan kesehatan mereka. Ada gejala gangguan kesehatan yang jangan sampai diabaikan.

Klikdokter.com, Jakarta Biasanya, asalkan masih bisa beraktivitas dengan normal dan rutin setiap hari, para pria akan menganggap tubuhnya sehat. Padahal, ada beberapa keluhan –bahkan yang tampak sederhana– yang bisa jadi gejala gangguan kesehatan tertentu.

Masih berkaitan erat dengan gerakan tahunan Movember—yang lebih dari sekadar menumbuhkan kumis—para pria harus peduli dengan kesehatannya. Dikatakan oleh dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, dari KlikDokter, gerakan ini diperingati pada bulan November tiap tahun dan merupakan gerakan peduli kesehatan pria yang awalnya digagas di Australia. Bertahun-tahun kemudian, gerakan ini sudah dijalankan para pria di berbagai belahan dunia yang juga didukung para wanita.

1 dari 5 halaman

Selanjutnya

Melalui momentum Movember tahun ini, demi kesehatan yang lebih baik, sebaiknya para pria lebih peduli dan tidak mengabaikan gejala-gejala (yang bisa jadi) gangguan kesehatan ini:

1. Disfungsi ereksi

Faktanya, disfungsi ereksi dianggap memalukan dan pembahasannya kerap dihindari. Namun, kondisi ini bisa jadi lampu merah untuk penyakit yang jauh lebih serius.

”Jika Anda berusia 45–50 tahun dan disfungsi ereksi adalah satu-satunya masalah kesehatan yang Anda punya, ini adalah hal yang serius,” kata Joseph Alukal, MD, urolog di Tisch Center for Men’s Health, Amerika Serikat (AS), kepada Reader’s Digest.

Disfungsi ereksi mungkin menandakan kurangnya aliran darah, yang menunjukkan masalah di bagian lain dari tubuh seperti jantung dan otak.

"Jika Anda memiliki disfungsi ereksi, ada risiko Anda mengalami serangan jantung atau stroke 10 tahun ke depan. Apalagi jika Anda merokok dan memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga,” kata Joseph lagi.

2. Kesulitan menelan

Menurut David Poppers, MD, seorang gastroenterolog di Tisch Center for Men's Health, kesulitan menelan (disfagia) tak boleh diabaikan pria. Katanya, ini adalah salah satu tanda-tanda Anda mengalami refluks asam, dan ini juga bisa jadi pertanda alergi, bahkan kanker esofagus.

“Refluks asam kronis dapat menyebabkan perubahan pra kanker di esofagus, yang dikenal sebagai esofagus Barrett. Peduli kondisi ini dapat membantu mencegahnya sekaligus kanker esofagus," ujar Poppers.

3. Perubahan usus besar

Kondisi ini bisa diperiksa sebelum Anda flush toilet saat selesai buang air besar. Tinja yang berbentuk agak tipis dan terjadi pendarahan rektal harus diwaspadai karena bisa jadi ini adalah tanda kanker usus besar.

Diare atau sembelit yang berlangsung selama lebih dari beberapa hari atau Anda merasa gerakan usus besar seperti ‘tidak lega’? Ini bisa jadi peringatan potensi kanker usus besar.

2 dari 5 halaman

Selanjutnya

4. Masalah tidur

Jika Anda tidur terlalu banyak, terlalu sedikit, atau mengalami kesulitan tidur nyenyak atau tetap tertidur, beri tahu dokter Anda.

“Masalah tidur adalah sinyal yang sangat penting bahwa ada sesuatu yang salah,” kata Steven Lamm, MD, seorang internis dan direktur medis Tisch Center for Men's Health.

Ini bisa menjadi tanda depresi atau sleep apnea obstruktif, yaitu kondisi yang ditandai dengan mendengkur keras, terengah-engah, dan tersedak saat tidur. Ini semua dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, kenaikan berat badan, dan diabetes tipe 2.

5. Kenaikan berat badan

Naiknya berat badan yang tidak disengaja bisa menandakan masalah dalam tubuh. Bagi sebagian pria, lemak perut mungkin menjadi penanda untuk masalah jantung. Penelitian dari American College of Cardiology menemukan bahwa semakin berat perut seorang pria, semakin besar risikonya terhadap penyakit jantung.  

6. Gatal kronis

Dikatakan oleh John G. Zampella, MD, dermatolog juga dari Tisch Center for Men's Health, adanya rasa gatal yang bersifat kronis mungkin merupakan tanda limfoma, multiple myeloma, atau bahkan diabetes. Kondisi ini patut untuk diperiksa.

7. Kesulitan buang air kecil

Jika Anda terus-menerus mengalami kesulitan buang air kecil, ada darah di urine atau air mani, atau jika Anda mengalami disfungsi ereksi yang tidak dapat dijelaskan, ini bisa menjadi gejala kanker prostat. Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

3 dari 5 halaman

Selanjutnya

8. Benjolan di testikel

Menurut Urology Care Foundation, bagi banyak pria, benjolan yang tidak nyeri di testis adalah tanda paling umum dari kanker testis. Gejala lain mungkin termasuk merasakan seperti ada beban berat ekstra di skrotum, pembengkakan testis (dengan atau tanpa rasa sakit), atau rasa sakit atau nyeri tumpul di testis, skrotum, dan selangkangan.

Jika ini Anda alami, jangan menunda janji temu dengan dokter. Apabila terdiagnosis dini, kanker testis sangat mungkin sembuh dan memang paling sering bisa disembuhkan.   

9. Memar berlebihan

Jika Anda mendapati munculnya memar, terutama di tempat-tempat yang tak biasa seperti tangan atau jari, kunjungi dokter. Memar seperti ini bisa menjadi gejala leukemia.

10. HPV

"Human papillomavirus (HPV) dapat menyebabkan kanker penis dan kutil kelamin," kata Dr. Zampella. Gejalanya mungkin termasuk kutil pada alat kelamin atau kulit di sekitarnya. Sebanyak 50 persen pria yang memiliki HPV bahkan tidak mengetahui penyebabnya, yang tentu saja ini bisa membahayakan pasangan mereka.

4 dari 5 halaman

Selanjutnya

11. Penyakit kuning

Penyakit kuning, ditandai dengan warna kuning di kulit dan/atau bagian putih mata, serta selaput lendir yang juga tampak menguning disebabkan oleh kadar bilirubin yang terlalu tinggi dalam darah.

Hati yang sehat memetabolisme bilirubin untuk menjaga kadar darah tetap rendah. Ada banyak potensi penyebab penyakit kuning, tetapi salah satu yang paling mengkhawatirkan kemungkinan adanya kanker pankreas.

12. Nyeri pada rahang

Nyeri di dada atau rasa seperti ditekan mungkin adalah tanda khas penyakit jantung. Namun, nyeri di bagian rahang dan leger, lengan mati rasa, merasa seperti mau pingsan, dan sesak napas juga bisa jadi tanda-tanda penyakit jantung.

Seiring semangat gerakan Movember, para pria harus lebih memperhatikan kesehatan tubuhnya. Salah satunya adalah dengan tidak mengabaikan gejala-gejala tertentu pada tubuh, yang bisa jadi menandakan adanya gangguan kesehatan.

Untuk Anda para wanita, dukunglah pria Anda demi meraih kesehatan yang lebih baik. Jika terdapat satu atau beberapa gangguan yang disebut di atas, tak ada salahnya menemui dokter sebagai upaya deteksi dini.

(RN/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar