Sukses

Amankah Pengecilan Lambung untuk Turunkan Berat Badan?

Penyanyi Mariah Carey pernah melakukan operasi pengecilan lambung demi mendapatkan berat badan ideal. Apakah cara ini aman bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Selasa (06/11) malam kemarin, diva pop asal Amerika Serikat, Mariah Carey, melangsungkan konsernya di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dilansir dari Liputan6.com, dalam konsernya, ia mengenakan gaun ketat yang memperlihatkan jelas bentuk tubuhnya. Hal ini tentu menginspirasi sebagian wanita untuk menurunkan berat badan, agar punya tampilan tubuh seperti penyanyi lagu “Emotions” itu.

Bicara soal tubuh indah Mariah Carey, sebenarnya ia sempat mengalami kenaikan berat badan yang signifikan saat hamil dan setelah bersalin. Berbagai cara pun ia tempuh demi mengembalikan bentuk tubuhnya seperti semula. Salah satu cara yang paling kontroversial adalah operasi pengecilan lambung (gastric sleeve).

Apa itu operasi pengecilan lambung?

Dilansir dari WebMD, operasi pengecilan lambung tersebut akan membuat pasien merasa kenyang lebih cepat sehingga ia tidak perlu makan sebanyak dahulu. Kalau sudah begitu, otomatis berat badan pun akan lebih mudah turun.

Umumnya, operasi gastric sleeve diterapkan pada orang yang memiliki indeks massa tubuh lebih dari 40. Dikutip dari WebMD, pada dasarnya prosedur tersebut terbilang aman untuk dilakukan oleh dokter bedah.

Untuk tahapannya sendiri, operasi pengecilan atau potong lambung membutuhkan waktu sekitar satu jam. Tim dokter bedah akan membuat beberapa luka kecil di perut, lalu memasukkan laparoskop―semacam alat dengan kamera kecil yang mengirim gambar ke monitor.

Kemudian, dokter akan memasukkan alat medis lain, memotong, dan mengangkat tiga perempat “lambung”. Lalu, “lambung” yang masih tersisa akan dibentuk menjadi lengan atau tabung untuk dipasang kembali.

Efektifkah untuk menurunkan berat badan?

Sehabis melakukan operasi pengecilan lambung, pasien tidak disarankan untuk langsung menyantap makanan biasa. Jadi, ia wajib mengonsumsi makanan yang dihaluskan atau protein shake selama kurang lebih satu bulan.

Setelah masa itu terlewati, pasien selanjutnya perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

  • Menghindari minum saat makan. Sebab, hal itu akan membuat perut terasa sangat penuh.
  • Menghindari minuman bersoda, kafein, dan camilan yang mengandung banyak gula serta lemak.
  • Menghindari makanan yang digoreng, roti putih (roti tawar), dan beragam makanan yang kalorinya terlalu tinggi.
  • Kunyah makanan dengan saksama sebelum ditelan, agar bentuknya benar-benar halus dan mudah dicerna oleh organ perut.
  • Minum air atau cairan apapun setengah jam setelah makan.
  • Konsumsi suplemen vitamin dan mineral bila perlu.
  • Mengurangi porsi makan

Pengecilan lambung atau gastric sleeve umumnya dapat menghilangkan 60 persen berat badan pasien dan mengurangi hormon lapar (ghrellin). Kendati begitu, berkurangnya berat badan tidak langsung terjadi setelah operasi dilakukan. Butuh satu hingga dua tahun untuk mendapatkan efek berat badan yang ideal dari prosedur tersebut.

Adakah risikonya?

Meski terbilang aman dan jarang menimbulkan efek samping merugikan, gastric sleeve tetap bisa menyebabkan infeksi dan perdarahan. Selain itu, setelah operasi, pasien juga mungkin akan mengalami mual, muntah, sembelit atau konstipasi, serta memiliki masalah nutrisi. Hal ini membuat pasien harus mengonsumsi suplemen yang telah direkomendasikan oleh dokter sesuai dengan kebutuhannya.

Operasi pengecilan lambung atau gastric sleeve seperti Mariah Carey bukanlah cara menurunkan berat badan sembarangan, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter jika ingin melakukannya. Apabila Anda ingin mencoba metode selain itu, tak ada salahnya juga untuk meminta nasihat pada dokter atau ahli gizi, agar hasilnya benar-benar optimal.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar