Sukses

Suara Hujan Punya Manfaat Terapi untuk Mental?

Hari terasa buruk dan mental Anda menjadi tertekan? Coba dengarkan suara hujan untuk menetralkan perasaan tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Tidak selamanya hari-hari berjalan mulus dan menyenangkan. Ada kalanya Anda mengalami hari yang buruk sehingga mood menjadi turun. Jika masalah tak kunjung selesai dan perasaan Anda tak kunjung membaik, gangguan kesehatan mental seperti stres pun menjadi sulit dihindari. Meski begitu, sebenarnya ada terapi sederhana yang bisa meringankan perasaan Anda, yaitu mendengarkan suara hujan.

Dilansir dari Healthline, hujan - baik itu suara, suasana, dan aromanya - dapat membuat perasaan seseorang menjadi lebih tenang dan tidak sampai depresi. Hujan memiliki pola yang teratur dan dapat diprediksi. Kemudian, otak Anda memproses pola tersebut sebagai suara yang menenangkan dan tidak mengancam. Itulah mengapa banyak sekali musik dan video meditasi yang menggunakan suara hujan.

Suara hujan merupakan pink noise

Suara pola hujan sebenarnya memiliki sebutan, yaitu pink noise, yang merupakan campuran dari frekuensi tinggi dan rendahnya suara. Pink noise juga semakin populer akhir-akhir ini sebagai inovasi terbaru dalam terapi tidur.

Nah, untuk orang yang sedang tertekan, tidur kerap kali dianggap sebagai obat yang paling mujarab. Oleh sebab itu, jika ada orang depresi yang kesulitan tidur, mendengarkan pink noise dapat memberikan efek tenang yang mengantukkan.

Di sisi lain, pink noise disebut-sebut lebih menenangkan ketimbang suara white noise. White noise merupakan suara desisan seperti efek suara yang ditimbulkan oleh mesin AC di ruangan Anda. Sebuah penelitian kecil pada 2012 menemukan bahwa pink noise secara substansial dapat meningkatkan tidur para partisipan dengan cara mengurangi kompleksitas gelombang otak.

Hasilnya? Kemungkinan besar Anda akan tertidur lelap dan bangun dalam keadaan yang lebih baik.

Hujan mampu menenangkan pikiran

Lalu, bagaimana dengan aroma hujan? Ya, aroma hujan memang bisa memunculkan emosi positif yang kuat dan membangkitkan ingatan emosional. Sebab, ada koneksi langsung antara indra penciuman dengan dua area otak yang paling terhubung dengan emosi dan memori, yaitu amigdala dan hippocampus. Bisa jadi, mereka yang mencintai hujan menghubungkannya dengan perasaan positif di masa lalu.

Selain itu, hujan juga menghasilkan ion negatif karena adanya sejumlah besar molekul air yang saling bertabrakan. Seperti pada air terjun, ombak laut, dan hujan badai, semuanya menghasilkan ion negatif yang tidak dapat dilihat dan disentuh partikelnya, tetapi dapat dicium aromanya. Jika ion negatif masuk ke aliran darah, ia akan menghasilkan reaksi kimia yang dapat mengurangi rasa cemas dan stres.

Nah, saat stres melanda, tak ada salahnya Anda bermeditasi sambil mendengarkan suara hujan (pink noise) supaya lebih rileks. Selain itu, aroma hujan juga bermanfaat sebagai penghilang stres. Jadi, bagi Anda yang tidak memiliki aromaterapi buatan, hujan dapat dijadikan aromaterapi natural yang gratis untuk menenangkan mental Anda.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar