Sukses

Makan dengan Perlahan Bisa Turunkan Berat Badan?

Mengunyah makanan secara perlahan ternyata bisa menurunkan berat badan. Simak ulasan lengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Entah karena tergesa-gesa akibat padatnya aktivitas atau sudah menjadi kebiasaan, banyak orang mengunyah makanannya dengan cepat. Dengan kata lain, yang penting tertelan. Padahal, makan terburu-buru berisiko tersedak, mengalami gangguan pencernaan, hingga kenaikan berat badan. Nah, jika Anda ingin turunkan berat badan, Anda dianjurkan untuk makan secara perlahan.

Dilansir dari Healthline, Anda yang mengunyah makanan dengan cepat berisiko mengalami obesitas dibandingkan dengan mereka yang makan lebih lambat. Selain itu, kebiasaan makan cepat juga cenderung menambah berat badan dari waktu ke waktu.

Dalam sebuah penelitian, para peneliti melakukan survei pada lebih dari 4.000 pria dan wanita paruh baya, menanyakan seberapa cepat mereka makan. Hasilnya, partisipan yang mengatakan makan mereka sangat cepat bobotnya cenderung lebih berat. Ternyata kenaikan berat badan mereka telah dialami sejak usia 20 tahun.

Studi lain melihat perubahan berat badan dari 529 pria selama periode 8 tahun. Temuannya, mereka yang makan dengan cepat mengalami kenaikan berat badan lebih dari dua kali lipat ketimbang mereka yang makan lebih lambat.

Mengunyah secara perlahan, bikin makan lebih sedikit?

Nafsu makan dan asupan kalori Anda sebagian besar dikendalikan oleh hormon. Biasanya setelah makan, usus menekan hormon yang disebut grelin yang mengontrol rasa lapar. Proses ini juga memproduksi hormon anti lapar seperti cholecystokinin (CCK), peptide YY (PYY) dan glucagon-like peptide-1 (GLP-1).

Hormon-hormon ini menyampaikan pesan ke otak, membiarkannya tahu bahwa Anda sudah makan dan nutrisi yang diserap. Ini dapat mengurangi nafsu makan, membuat Anda merasa kenyang, dan mencegah Anda makan banyak dan sering. Proses ini memakan waktu sekitar 20 menit, cukup lama bagi otak untuk menerima sinyal kenyang ini.

Di sisi lain, makan terlalu cepat sering menyebabkan makan berlebihan, karena otak tak memiliki waktu yang dibutuhkan untuk menerima sinyal kenyang tersebut.

Makan secara perlahan telah terbukti mengurangi jumlah porsi makan. Ini karena peningkatan hormon anti lapar yang terjadi saat Anda makan tak terburu-buru.

Ada sebuah penelitian dimana 17 orang sehat dengan berat badan normal diberi makan 300 ml es krim pada dua kesempatan berbeda. Selama satu sesi, setiap orang makan es krim dalam waktu 5 menit. Pada sesi lain, mereka memakannya secara perlahan selama 30 menit.

Tingkat hormon kenyang mereka meningkat secara signifikan lebih banyak setelah makan es krim perlahan, dan mereka melaporkan merasa lebih kenyang setelah makan.

Dalam studi lanjutan, kali ini pada penderita diabetes yang kelebihan berat badan dan obesitas, memperlambat makan tidak meningkatkan hormon kenyang. Akan tetapi, proses ini secara signifikan meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan kepuasan.

Penelitian lain menunjukkan bahwa orang muda berusia 9-17 tahun yang gemuk mengalami tingkat hormon kenyang yang lebih tinggi ketika makan dikonsumsi secara perlahan.

1 dari 2 halaman

Manfaat lain makan secara perlahan

Mengunyah makanan secara perlahan dapat meningkatkan rasa kenyang dan ini membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Selain itu, manfaat lain yang bisa Anda dapatkan antara lain:

  • Meningkatkan kenikmatan makanan Anda
  • Memperbaiki pencernaan
  • Membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik
  • Menjadikan gigi lebih sehat
  • Membuat Anda merasa lebih tenang dan lebih memegang kendali
  • Mengurangi stres

Perlambat tempo Anda makan dengan lakukan tips ini

Bagi Anda yang sudah terbiasa menguyah makan dengan cepat, cobalah untuk menurunkan temponya sedikit. Coba lakukan tips ini:

  • Hindari rasa lapar ekstrem. Saat super lapar biasanya sulit untuk makan secara perlahan. Karenanya, siapkan selalu camilan saat lapar.
  • Kunyah lebih banyak. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, menguyah yang baik adalah 32 kali.
  • Atur peralatan. Turunkan garpu Anda di antara gigitan makanan. Ini membantu Anda makan lebih lambat dan menikmati setiap gigitan.
  • Makan makanan yang perlu dikunyah. Sertakan makanan berserat yang membutuhkan banyak proses mengunyah seperti sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Makanan tinggi serat juga bisa bikin penurunan berat badan lebih optimal.
  • Minum air lebih banyak. Pilihlah air putih, bukan minuman yang mengandung gula tambahan.
  • Gunakan pengatur waktu. Misalnya dengan setel timer setelah 20 menit. Usahakan jangan berhenti sebelum waktu berakhir. Bidiklah kecepatan mengunyah lebih lambat.
  • Bebaskan diri dari gangguan, contohnya seperti ponsel atau televisi.
  • Tarik napas dalam-dalam. Jika Anda mulai makan terlalu cepat, ambil napas dalam-dalam. Ini akan membantu Anda kembali fokus dan bisa makan lebih lambat.
  • Bersabarlah. Perubahan membutuhkan waktu. Butuh paling tidak sekitar 66 hari untuk perilaku baru menjadi kebiasaan. Akhirnya, makan perlahan akan terjadi secara alami.

Meski sehari-hari sibuk, tapi membiasakan diri untuk makan secara perlahan tetap perlu dicoba, terutama jika Anda sedang berusaha untuk turunkan berat badan. Dengan tekad yang kuat dan didukung dengan kesabaran, kebiasaan makan secara perlahan akan menjadi kebiasaan. Selamat mencoba!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar