Sukses

Tes Genetik, Langkah Jitu Antisipasi Penyakit Sejak Dini

Anda pernah mendengar mengenai tes genetik? Metode ini dipercaya dapat dilakukan sebagai langkah antisipasi penyakit sejak dini.

Klikdokter.com, Jakarta Fenomena seputar tren makanan dan fesyen mungkin sudah biasa. Namun, kini ada tren baru di dunia kesehatan yang dipopulerkan oleh aktris cantik Angelina Jolie. Dilansir dari New York Times, wanita cantik yang naik daun berkat perannya sebagai Lara Croft di film Tomb Raider ini menjalani tes genetik untuk kanker payudara.

Tren “The Angelina Jolie Effect”

Telah diketahui bahwa Jolie kehilangan sang ibu yang meninggal karena kanker ovarium dan payudara. Sedangkan neneknya juga meninggal karena kanker payudara. Atas dasar itulah Jolie pun memutuskan untuk melakukan tes genetik.

Pada 2015 Jolie pun memutuskan untuk melakukan operasi pencegahan kanker dengan mengangkat payudara, ovarium (indung telur) dan tuba falopi (saluran telur) untuk menghindari tumbuhnya kanker pada bagian-bagian tersebut.

Hal ini diputuskan berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter. Selanjutnya dokter menjelaskan bahwa hasil tes genetik menunjukkan ia memiliki risiko terkena kanker payudara dan kanker ovarium.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh BMJ, telah terjadi kenaikan pelaku tes genetik, terutama pada orang yang merasa memiliki risiko kanker payudara. Tes ini dilakukan sebagai antisipasi dini akan kemunculan penyakit kanker, termasuk salah satunya kanker payudara.

Setelah apa yang dialami oleh Jolie, banyak wanita di negara Paman Sam mulai mengenal tes genetik dan mempertimbangkan untuk melakukan tes tersebut sebagai tindakan pencegahan penyakit tertentu.

1 dari 2 halaman

Tes genetik untuk mendeteksi gen kanker

Tes genetik merupakan suatu tes dalam dunia kedokteran yang dilakukan untuk mendeteksi adanya perubahan pada kromosom, gen, atau protein yang menyusun materi genetik di dalam tubuh seseorang.

Hasil dari tes genetik ini dapat mengonfirmasi atau menyingkirkan kemungkinan masalah genetik di dalam tubuh seseorang, yang dapat menjadi sumber suatu penyakit. Tes genetik yang semacam ini disebut sebagai tes diagnostik.

Diagnosis pada prosedur tes genetik dapat dilakukan sebelum kelahiran, yakni sejak bayi masih ada di dalam kandungan, atau kapan saja dalam kehidupan seseorang.

Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua penyakit dapat dideteksi oleh tes ini. Meski demikian, hingga kini sudah cukup banyak penyakit yang dapat dideteksi melalui tes genetik, yaitu kanker dan beberapa penyakit kongenital.

Tes genetik biasanya dilakukan setelah seseorang melakukan konsultasi dengan dokter. Tes ini disepakati bersama oleh dokter dan pasien, karena dibutuhkan sampel seperti darah, rambut, atau kulit untuk kemudian dianalisis di dalam laboratorium. Sedangkan pada janin, spesimen yang dibutuhkan adalah cairan ketuban Ibu.

Spesimen akan diperiksa di dalam laboratorium melalui serangkaian prosedur untuk mengetahui apakah terdapat perubahan genetik yang terjadi, sesuai dengan kelainan atau penyakit yang dicurigai.

Jika hasil tes genetik menunjukkan adanya perubahan genetik, maka hasil tersebut harus didiskusikan dengan dokter. Artinya terdapat peningkatan risiko terjadinya suatu penyakit, atau adanya sifat bawaan pada seseorang yang dapat terus diturunkan pada generasi berikutnya.

Namun, hasil ini tidak dapat memprediksi berapa besar kemungkinan suatu penyakit akan muncul dan juga tidak dapat memperkirakan keparahan suatu penyakit.

Pada tes genetik, bila hasil yang ditunjukkan negatif, pasien berarti tidak memiliki risiko terhadap suatu penyakit tertentu dan tidak membawa gen terhadap penyakit tersebut. Namun, hasil positif maupun negatif tetap harus dikonsultasikan dengan dokter. Karena sering kali hasil dari tes genetik dapat membingungkan.

Tes genetik yang dilakukan oleh Angelina Jolie memang ramai dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit tertentu. Namun perlu diingat, tidak semua kondisi memerlukan tes genetik. Terlebih lagi, pemeriksaan ini termasuk dalam pemeriksaan yang membutuhkan biaya yang sangat mahal.

Keputusan untuk melakukan tes genetik harus dikonsultasikan dengan baik kepada dokter dan diputuskan bersama. Hal ini bertujuan, agar pelaku dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari pemeriksaan tersebut.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar