Sukses

Berapa Lama Susu Bisa Bertahan di Suhu Ruangan?

Tergantung jenisnya, susu memiliki umur simpan yang berbeda-beda.

Klikdokter.com, Jakarta Anda mungkin pernah melakukan hal ini: menuang susu ke dalam mangkuk sereal di pagi hari, lalu pergi mengerjakan hal lain. Berjam-jam kemudian, Anda baru teringat masih ada semangkuk sereal dengan susu di meja makan. Kejadian ini juga mungkin pernah Anda alami: selesai berbelanja di supermarket, barang belanjaan Anda (termasuk sekotak susu) ditinggalkan begitu saja di mobil seharian dan tidak dimasukkan di kulkas. Padahal sebetulnya susu memiliki daya simpan di suhu ruangan yang terbatas, terlebih bila berada di bawah terik matahari (semisal disimpan di mobil). Berapa lamakah susu bisa bertahan di suhu ruangan? Jawabannya bergantung pada jenis susu yang Anda beli.

Kenali dulu, jenis susu yang Anda beli

Susu jenis UHT atau ultra-high temperature dapat bertahan lama di suhu ruangan. Oleh karena itu, Anda mungkin sering menjumpai susu jenis ini tidak disimpan di lemari pendingin di swalayan. UHT merupakan susu yang mengalami proses pengolahan dengan pemanasan dengan suhu yang sangat tinggi (135-145ºC) dalam waktu yang sangat singkat (2-5 detik). Proses pemanasan ini ditujukan untuk membunuh seluruh mikroorganisme yang merugikan.

Waktu pemanasan yang sangat singkat bertujuan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu. Selain itu, ini juga untuk mendapatkan warna, aroma, dan rasa yang tidak berbeda jauh dibandingkan susu segarnya.

Susu UHT memang sebaiknya tidak diberikan kepada anak di bawah 1 tahun karena susu UHT mengandung kasein yang merupakan protein utama dalam susu sapi yang masih sulit dicerna oleh sistem pencernaan anak di bawah 1 tahun. Bila diberikan, sistem pencernaan anak akan bekerja lebih keras.

Jenis lainnya adalah susu pasteurisasi. Menurut the US Food and Drug Administration atau badan pengawas makanan dan obat-obatan di Amerika Serikat, susu pasteurisasi dianjurkan untuk disimpan di kulkas di bawah suhu 70C. Untuk itu suhu kulkas dianjurkan untuk diatur antara 30 – 40C. The Dairy Council of California di Amerika Serikat juga menganjurkan agar susu pasteurisasi disimpan di bagian kulkas yang paling dingin (bisa di bagian bawah kulkas atau di bagian belakang).

Susu pasteurisasi juga menjalani proses pemanasan untuk membunuh bakteri yang mungkin terdapat pada susu. Berbeda dengan susu UHT, pemanasan pada susu pasteurisasi dilakukan pada suhu 720 C selama kurang lebih 15 detik. Meski kemasannya belum dibuka, susu pasteurisasi tetap perlu disimpan di dalam pendingin. Dengan penyimpanan yang sesuai, susu ini dapat bertahan kurang lebih 12-21 hari setelah pemrosesan.

Mengapa proses penyimpanan susu harus diperhatikan?

Jika susu dibiarkan di luar kulkas dalam periode yang lama, maka dapat membuat susu berisiko terkontaminasi bakteri. Kontaminasi bakteri tersebut dapat membuat Anda berisiko mengalami infeksi atau gangguan saluran cerna.

Oleh karena itu, the US Food and Drug Administration menganjurkan seluruh makanan dan minuman (termasuk susu) yang harus disimpan di dalam kulkas, sebaiknya tidak berada di suhu ruangan lebih dari 2 jam. Bahkan jika suhu ruangan lebih dari 320 C, daya simpan di suhu ruangan hanya 1 jam saja.

Hal penting lainnya yang harus Anda lakukan adalah, setelah berbelanja di pasar atau swalayan, segeralah pulang untuk menyimpan susu yang Anda beli. Saat di rumah, masukkan susu (serta makanan lainnya yang harus disimpan dalam keadaan dingin) ke dalam kulkas.

Setiap jenis susu memang memiliki daya simpan yang berbeda-beda di suhu ruangan. Jadi ada beragam faktor pula yang bisa merusak ketahanan produk susu yang Anda beli. Oleh karena itu, jika Anda mencium aroma yang tidak sedap, susu berubah warna atau tekstur, jangan ragu untuk segera membuang susu tersebut.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar