Sukses

Komitmen Lifebuoy Memerdekakan Indonesia dari Kuman

Memperingati Global Handwashing Day, Lifebuoy menggalakkan gerakan “Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman” agar masyarakat mengedepankan kebiasaan cuci tangan pakai sabun.

Klikdokter.com, Jakarta Dalam rangka memperingati Global Handwashing Day 2018, PT Unilever Indonesia Tbk. melalui brand Lifebuoy menggerakkan aksi “Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman” yang bertempat di SDN Rawa Barat 05, Jakarta Selatan. Aksi ini bertujuan untuk mengajak sebanyak mungkin masyarakat Indonesia untuk mengedepankan kebiasaan sederhana cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang diketahui efektif menangkal bakteri penyebab infeksi.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen Lifebuoy untuk menjadi mitra pemerintah dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh United Nations Development Programme. Program ini membidik peningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia melalui 17 pilar utama. Pilar yang menjadi fokus Lifebuoy adalah pilar ketiga, yaitu kesehatan dan kesejahteraan, yang akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan.

“Demi membangun Indonesia yang lebih baik melalui pencapaian SDGs, Lifebuoy ingin menjadi mitra pemerintah dalam upaya menjadikan kehidupan masyarakat Indonesia lebih sehat dan sejahtera. Oleh karena itu, kami secara konsisten mendukung Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dalam menyosialisasikan program ‘Perilaku Hidup Bersih dan Sehat’ (PHBS), terutama melalui edukasi kebiasaan CTPS secara lebih luas.

Dengan kolaborasi ini, terciptalah sebuah gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perilaku hidup bersih dan sehat,” papar Arya Bahupringga selaku Head of Marketing Skin Cleansing & Baby Care PT Unilever Indonesia Tbk.

Kenapa harus cuci tangan pakai sabun?

Metode cuci tangan yang paling direkomendasikan oleh medis adalah cuci tangan pakai sabun. Kenapa?

  • Membunuh lebih banyak kuman

Daripada hanya mencuci tangan dengan air bersih, riset medis menunjukan bahwa penggunaan sabun dengan air terbukti lebih efektif dalam membasmi kuman atau bakteri berbahaya yang menempel pada kulit.

  • Membersihkan kotoran secara lebih efektif

CTPS terbukti dapat membersihkan kotoran lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan air saja atau hand sanitizer. Risiko kuman atau bakteri berbahaya masuk ke dalam tubuh pun bisa diminimalkan.

  • Melarutkan kotoran minyak

CTPS adalah cara paling efektif untuk menghilangkan sisa kotoran minyak atau lemak yang tertinggal. Dengan begitu, tangan Anda akan bersih dan terlindungi dari bakteri maupun kuman penyebab masalah kesehatan.

Faktanya, CTPS adalah kebiasaan yang mampu secara efektif memutus mata rantai penyebaran infeksi yang disebabkan oleh kuman. Bahkan, CTPS terbukti mampu menekan angka kematian yang disebabkan oleh bakteri secara signifikan.

Karena pentingnya kebiasaan CTPS, sejak tahun 2014 Lifebuoy telah memberikan edukasi berkelanjutan dan menyediakan fasilitas CTPS yang memadai melalui berbagai program.

“Di setiap kegiatan, Lifebuoy juga turut berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai mitra sekaligus agen perubahan. Hingga saat ini kami telah menjangkau lebih dari 23,8 juta anak Sekolah Dasar, 71,7 juta ibu beserta anggota keluarganya, dan 1.000 rumah sakit di seluruh Indonesia. Tahun 2020 nanti, kami memiliki target untuk mencapai 100 juta tangan sehat Indonesia, sebagai bagian dari program ‘Unilever Sustainable Living Plan’ untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan 1 miliar orang pada tahun 2020 secara global,” lanjut Arya.

Kemenkes tentunya mendukung aksi ini. ”Kami mengapresiasi komitmen jangka panjang Lifebuoy dalam mendukung program PHBS yang kami jalankan. Melalui komitmen ini, Lifebuoy tidak hanya membantu pemerintah dalam pencapaian SDGs di pilar ketiga, tapi juga pilar keempat dalam bentuk edukasi yang berkualitas, dan juga pilar keenam melalui penyediaan air dan sistem sanitasi yang bersih dan higienis. Bersama-sama, kita bergerak menuju Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera,” kata dr. Eni Gustina, MPH, selaku Direktur Kesehatan Keluarga sekaligus Plt. Direktur Promosi Kesehatan dari Kemenkes.

1 dari 2 halaman

Yuk ikut serta memerdekakan Indonesia dari kuman!

Lewat gerakan “Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman”, Lifebuoy dengan tiga pilar utamanya, yaitu sekolah, para ibu, dan rumah sakit mengajak masyakarat untuk bersama-sama menamkan dan mengedepankan kebiasaan CTPS untuk tangan sehat bebas kuman penyakit. Implementasi gerakan ini antara lain:

  • Mengajak sekolah dasar, rumah sakit, dan para ibu di seluruh Indonesia untuk berbagi cara inspiratif dalam melakukan edukasi CTPS di lingkungannya masing-masing.
  • Memperingati Global Handwashing Day 2018 dengan melaksanakan edukasi dan pembangunan sarana CTPS di 16 sekolah dasar di 16 provinsi di Indonesia.
  • Merangkul jaringan komunitas relawan Indorelawan.org untuk ikut memberikan edukasi dengan menghadirkan 20-30 relawan di sekolah.
  • Meluncurkan kemasan Lifebuoy edisi khusus selama bulan Oktober-Desember 2018 sebagai simbol gerakan “Gabung Aksi Indonesia Merdeka dari Kuman”. Sebagai informasi, untuk setiap pembelian Rp3.000 akan didonasikan untuk membantu edukasi dan perbaikan sarana CTPS di banyak sekolah dasar yang masih memiliki keterbatasan.

Dukungan pasangan Christian Sugiono dan Titi Kamal

Selaku brand ambassador Lifebuoy, pasangan Christian Sugiono dan Titi Kamal juga ingin mengajak Anda dan keluarga untuk selalu hidup sehat.

”Kita semua bisa menjadi agen perubahan untuk menyebarkan edukasi pentingnya CTPS. Sebarkan edukasi cara CTPS yang baik, serta momen-momen penting untuk CTPS ke teman, keluarga, dan lingkungan. Melalui tagar #GabungAksiCuciTangan, kami dan Lifebuoy mengajak seluruh masyarakat bergabung dalam gerakan ini untuk Indonesia yang lebih sehat, sejahtera, dan merdeka dari kuman penyebab infeksi.”

Mari jaga semangat Global Handwashing Day tetap menyala dengan tidak lagi menyepelekan aktivitas sederhana cuci tangan pakai sabun. Yuk mulai membudayakan dan menyebarkan kebiasaan sehat ini agar tubuh senantiasa sehat dan terlindungi dari berbagai kuman penyakit. Indonesia merdeka dari kuman? Bisa!

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar