Sukses

Manfaat Minum Susu yang Wajib Anda Tahu

Susu telah lama dikenal sebagai asupan yang sehat, terutama untuk anak-anak. Apa sajakah manfaatnya?

Klikdokter.com, Jakarta Susu merupakan salah satu jenis asupan nutrisi yang belum menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, walaupun pentingnya konsumsi minuman ini sudah ditekankan sejak dulu kala. Memang, jika dibandingkan dengan pola makan di negara Barat, jumlah konsumsi susu di negara-negara di Asia masih minim. Padahal, banyak sekali manfaat susu bagi kesehatan. Apa sajakah itu?

  • Menunjang pertumbuhan tulang dan gigi

Manfaat pertama, dan mungkin yang paling umum dikenal, adalah manfaat bagi pertumbuhan tulang dan gigi. Hal ini berkaitan dengan kandungan zat kalsium dalam susu yang sangat baik, kurang lebih 1 gram per liter.

Bagi anak-anak, kalsium sangat baik dikonsumsi untuk menunjang pertumbuhannya. Namun, jangan salah, kalsium juga banyak manfaatnya bagi orang dewasa. Kecukupan kalsium dapat membantu Anda terhindar dari osteoporosis saat menua nantinya.

  • Mendukung proses pembekuan darah, penyembuhan luka, dan kontraksi otot

Kalsium berperan penting dalam proses pembekuan darah, penyembuhan luka, serta kontraksi otot (termasuk otot jantung).

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, sebaiknya konsumsi susu dikombinasikan dengan sumber makanan yang kaya vitamin D (sering kali vitamin D turut difortifikasi ke dalam susu) dan magnesium (seperti pada kacang-kacangan, bayam, dan susu) untuk membantu proses penyerapannya.

  • Membantu proses tidur, pergerakan otot, pembelajaran, dan memori

Selanjutnya, susu merupakan sumber kolin yang baik. Bagi kesehatan tubuh, kolin bermanfaat untuk mendukung proses tidur, pergerakan otot, pembelajaran, dan memori. Selain itu, kolin juga membantu mempertahankan struktur membran sel, membantu penyebaran dari impuls pada sel saraf, serta membantu mengatasi peradangan kronis.

  • Mencegah cacat lahir pada janin

Bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan dan hamil, mungkin sudah familier dengan suplementasi folat. Nah, susu juga merupakan sumber folat yang baik. Kandungan folat dalam susu mencapai 50 µg per liter.

Zat folat penting untuk mencegah cacat lahir pada janin. Tidak heran jika konsumsi susu secara rutin sangat disarankan bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan dan hamil.

  • Membentuk otot

Susu juga merupakan salah satu sumber protein yang baik. Protein dalam tubuh berperan penting terutama dalam pembentukan otot. Selain itu, susu juga sumber bagi asam amino esensial yang tidak dapat dibentuk secara mandiri oleh tubuh manusia.

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Menariknya, susu juga dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan selenium harian. Selenium diketahui berperan dalam sistem kekebalan tubuh, pembentukan dan perbaikan DNA, serta merupakan antioksidan. Tidak heran bila selenium diyakini memiliki sifat protektif terhadap beberapa jenis kanker atau keganasan.

Selain itu, terdapat pula kandungan asam lemak seperti omega-6 (dalam bentuk asam linoleat) dan omega-3 (dalam bentuk asam alfa linoleat) yang banyak manfaatnya bagi kesehatan. Susu juga menyimpan asam oleat yang berguna untuk membantu mencegah penyakit jantung koroner. Kandungan asam laurat dalam susu juga memiliki sifat antiviral dan antibakterial. 

Hal yang penting untuk diperhatikan, susu cenderung tinggi lemak. Tapi ini tidak perlu menjadi masalah apabila pola makan Anda seimbang. Lemak sendiri bisa menjadi sumber energi yang baik, jika tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Konsumsi susu tidak hanya terbatas pada susu putih saja. Saat ini banyak produk susu yang diberi berbagai tambahan rasa agar lebih nikmat untuk Anda minum. Susu juga dapat digunakan untuk berbagai masakan, misalnya saja kue dan puding. Tak hanya itu, banyak terdapat produk olahan susu yang dikenal dengan dairy products, seperti yoghurt.

Dalam setiap harinya, anak berusia 2-3 tahun dianjurkan mengonsumsi 2 cup susu, anak berusia 4-8 tahun 2½ cup, dan di atas usia tersebut 3 cup. Jadi, bisa disimpulkan dengan segudang manfaat dan banyaknya variasi susu dan produk olahannya, tidak ada lagi alasan untuk malas mengonsumsi asupan yang satu ini.

[RS/ RVS]

1 Komentar