Sukses

Tips agar Wanita Terhindar dari Kanker Paru

Setelah dianggap sebagai ‘penyakit pria’, kanker paru tidak lagi pilih-pilih. Para wanita juga dapat menjadi sasarannya.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak yang tak menyadari bahwa kanker paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita. Ia membunuh lebih banyak wanita setiap tahunnya daripada kanker payudara, kanker rahim, dan kanker ovarium. Meski merokok adalah pemicu nomor satu, 20 persen wanita yang mengalami kanker paru-paru tidak pernah merokok seumur hidupnya, demikian dilansir Verywell Health.

Selain merokok, penyebab kanker paru lainnya adalah paparan radon di rumah, perokok pasif, eksposur dari lingkungan dan pekerjaan, atau predisposisi genetik. Studi terbaru menunjukkan infeksi human papillomavirus mungkin juga memainkan peran.

Berikut hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarkan diri dari kanker paru:

  1. Jangan merokok

Tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Bagi mereka yang telah didiagnosis dengan kanker paru, berhenti merokok bahkan dapat meningkatkan kelangsungan hidup.

Sayangnya, risiko kanker paru tidak hilang begitu saja setelah seseorang berhenti merokok. Bahkan kanker paru sekarang lebih sering terjadi pada mantan perokok daripada perokok yang masih aktif. Jika ini membuat Anda tidak nyaman, perlu diingat bahwa kini tersedia skrining kanker paru-paru untuk deteksi dini.

  1. Periksa kadar radon di rumah

Untuk non-perokok, memeriksa kadar radon rumah adalah hal nomor satu yang dapat Anda lakukan untuk pencegahan kanker paru-paru. Radon adalah penyebab utama kanker paru pada non-perokok, dan penyebab utama kedua kanker paru secara keseluruhan.

Radon merupakan gas radioaktif alami yang tidak tampak dan tidak berbau. Ia dihasilkan dari peluruhan uranium, serta dapat ditemukan di hampir semua tanah dan batu. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda berisiko adalah dengan melakukan uji radon di rumah.

  1. Berhati-hati di tempat kerja

Sebanyak lima persen kanker paru pada wanita terkait dengan paparan bahan-bahan kimia berbahaya di tempat kerja. Misalnya, pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan produksi aluminium, asbes, keramik, gasifikasi batu bara, pengecoran besi dan baja, dan sebagainya. Pastikan untuk mendiskusikan pedoman keselamatan secara saksama dengan perusahaan Anda.

  1. Hindari asap rokok

Tidak merokok bukan berarti bebas dari ancaman asap rokok. Menjadi perokok pasif meningkatkan peluang Anda terkena kanker paru-paru hingga 20–30 persen. Karena itu, hindarilah asap rokok sebisa mungkin.

  1. Olahraga

Olahraga yang dilakukan secara moderat dapat membantu mencegah kanker paru. Sebuah studi menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang sederhana seperti berkebun dua kali seminggu dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker paru.

  1. Makan sayur dan buah yang bervariasi

Diet kaya sayur dan buah dikaitkan dengan risiko terkena kanker paru yang lebih rendah. Namun, masih sulit memperkirakan berapa banyak sayur dan buah yang harus dimakan untuk mengurangi risiko.

Baru-baru ini, penelitian menunjukkan bahwa variasi dalam diet mungkin lebih penting daripada kuantitas. Jadi, konsumsilah sayur dan buah yang beragam setiap harinya.

  1. Batasi alkohol

Langkah penting lainnya dalam pencegahan kanker paru adalah membatasi asupan alkohol. Jika Anda selama ini sering minum alkohol dalam jumlah yang sembarangan, mulailah untuk lebih sadar diri, ya.  

Bagi para wanita yang merasa memiliki faktor risiko untuk kanker paru, segeralah lakukan  perubahan. Tidak pernah ada kata terlambat untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan yang baik. 

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar