Sukses

Olahraga Berlebihan, Apa Bahayanya?

Olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan, tapi menjadi masalah jika dilakukan secara berlebihan. Kenali bahaya olahraga berlebihan di sini!

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga adalah suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Kebiasaan berolahraga secara rutin sangat baik dilakukan untuk kesehatan tubuh Anda.

Namun demikian, ada beberapa kondisi yang menunjukkan bahwa Anda mulai ketagihan olahraga. Kondisi tersebut misalnya olahraga menjadi hal terpenting dalam hidup anda, merasa bersalah (bahkan stress) jika melewatkan satu sesi latihan hingga merasa tetap harus berolahraga bahkan saat sedang sakit.

Meski penting bagi kesehatan fisik dan mental, olahraga yang berlebihan (excessive exercise) bukanlah pertanda baik. Memiliki keinginan atau dorongan yang sangat kuat untuk berolahraga (compulsive exercise) dapat berarti bahwa hal tersebut sedang mengambil kendali hidup Anda. Pada akhirnya, olahraga bukan lagi menjadi sesuatu yang sehat, menyenangkan, dan mendukung kehidupan Anda.

Satu pertanyaan penting yang dapat Anda tanyakan kepada diri sendiri adalah: “Kenapa saya berolahraga?” Apakah Anda melakukannya untuk tetap sehat dan merupakan sesuatu yang Anda sukai? Jika ya, hal tersebut sangatlah menguntungkan! Namun, jika Anda berolahraga karena merasa bersalah kalau tidak melakukannya, ini dapat menjadi tanda sesuatu yang lebih serius.

Apakah yang dinamakan compulsive exercise?

Jika Anda berpikir banyak mengenai berolahraga, terutama saat melakukan hal lain, atau Anda memiliki keinginan yang kuat dan sering akan olahraga, mungkin Anda memiliki exercise compulsion. Compulsive exercise dapat berhubungan dengan penyakit psikologis, seperti kelainan makan atau kelainan obsesif-kompulsif.

Contohnya, merasa tertarik melakukan olahraga karena kekhawatiran ekstrem mengenai berat badan atau bentuk tubuh Anda. Ini dapat menjadi tanda adanya kelainan makan seperti anorexia nervosa atau bulimia nervosa. Atau, Anda berolahraga karena takut akan ada sesuatu yang buruk terjadi pada Anda atau keluarga. Ada juga pemikiran jika Anda tidak berolahraga, orang yang Anda sayangi akan tertabrak mobil atau meninggal. Ini dapat menjadi sinyal bahwa Anda memiliki kelainan obsesif-kompulsif.

1 dari 2 halaman

Perilaku terlalu banyak berolahraga

Ada beberapa perbedaan mendasar yang dapat dijadikan acuan terkait olahraga yang sehat dengan olahraga yang cenderung berlebihan. Ciri olahraga yang sehat, antara lain sebagai berikut.

  • Olahraga merupakan bagian dari rutinitas mingguan Anda.
  • Olahraga Anda membantu meringankan stres.
  • Anda merasa sedikit kesal jika tidak jadi olahraga akibat hal lain.
  • Anda dapat menerima bahwa istirahat dan time out dari olahraga terkadang dibutuhkan.

Sementara itu, ciri-ciri olahraga yang berlebihan alias exercise compulsion antara lain sebagai berikut.

  • Anda memprioritaskan olahraga lebih dari hal yang lebih penting, seperti pekerjaan, keluarga, teman, dan bahkan waktu tidur sendiri.
  • Olahraga Anda dipicu oleh stress.
  • Anda merasakan kecemasan dan perasaan bersalah dengan hanya berpikir bahwa Anda melewatkan latihan.
  • Anda merasakan kebutuhan berolahraga ketika sedang sakit maupun cedera.

Jika Anda mengalami gejala kecanduan olahraga seperti di atas, jangan biarkan berlarut-larut. Beberapa hal paling sederhana yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Berbicaralah kepada orang yang dapat dipercaya mengenai seberapa banyak Anda berolahraga.
  • Cobalah latihan untuk merawat diri sendiri dan temukan sesuatu yang Anda suka lakukan, yang tidak melibatkan olahraga.
  • Aktivitas fisik derajat sedang 30 menit per hari cukup untuk mencegah diabetes, kadar kolesterol tinggi, serta tekanan darah tinggi. Beberapa orang dengan adiksi olahraga berpikir bahwa lari selama 2 jam membuat mereka 4 kali lipat lebih sehat, tapi hal tersebut tidak benar adanya.
  • Terlalu banyak olahraga dapat memicu cedera, kelelahan berlebih, depresi, hingga bunuh diri. Dapat pula menyebabkan kerusakan fisik secara jangka panjang.

Tentunya setelah memahami hal di atas, Anda telah mengenali karakteristik dan bahaya olahraga berlebihan. Jangan biarkan kondisi ini berlangsung terus-menerus. Berkonsultasilah kepada dokter jika Anda merasa terganggu maupun jika sudah mendapat keluhan dari orang lain.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar