Sukses

Cara Sederhana Cegah DVT Saat Naik Pesawat

Anda sering melakukan perjalanan panjang dengan naik pesawat? Hati-hati, Anda berisiko terkena deep vein thrombosis (DVT).

Klikdokter.com, Jakarta Kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang pada Senin (29/10) lalu masih menyisakan duka. Meski demikian, bagi Anda yang hendak bepergian dengan pesawat tidak perlu merasa fobia. Ada satu gangguan kesehatan yang terjadi saat naik pesawat, yang perlu Anda waspadai, yaitu DVT atau  deep vein thrombosis (DVT).

DVT adalah terbentuknya bekuan darah di vena dalam, biasanya berasal dari tungkai bawah tetapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada daerah lain. Kondisi ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan emboli paru dan meningkatkan risiko kematian.

Beberapa faktor risiko penyebab terjadinya DVT adalah terlalu lama dalam posisi stasis. Misalnya: duduk terlalu lama terutama saat perjalanan jauh, terlalu lama berbaring (bisa terjadi pada pasien pasca operasi gangguan faktor pembekuan darah, terapi hormonal, hingga kanker.

Tanda dan gejala seseorang mengalami DVT adalah nyeri pada betis jika disentuh, bengkak pada tungkai bawah, terkadang disertai dengan kemerahan. Jika bekuan darah tersebut terlepas dan berjalan menyumbat organ paru, maka akan disertai dengan sesak napas dan nyeri dada secara tiba-tiba. Apabila tidak segera di tangani, bisa menyebabkan kematian.

Tips cegah DVT

Untuk menghindari terjadinya DVT, terutama bagi Anda yang sering bepergian jauh lebih dari 8 jam baik menggunakan pesawat atau transportasi lainnya, ada beberapa tips mudah yang dapat Anda lakukan seperti:

  1. Saat Anda duduk di kursi penumpang, usahakan untuk selalu mengubah posisi kaki secara teratur saat duduk. Jangan biarkan kaki Anda dalam posisi diam terlalu lama.
  2. Cobalah berjalan di sepanjang lorong atau pergi ke toilet. Dengan bergerak atau berjalan, aliran darah tidak akan statis di tungkai bawah.
  3. Gunakan pakaian yang nyaman dan cukup longgar. Jika perlu gunakan stocking pada kaki. Tujuan penggunaan stocking pada kaki ini adalah membantu melancarkan sirkulasi darah, sehingga darah tidak ada yang stasis.
  4. Jaga hidrasi tubuh dengan cukup mengonsumsi air putih atau jus. Hindari alkohol maupun kafein selama perjalanan.

Selain melakukan tips tersebut, Anda bisa melakukan gerakan sederhana di kursi pesawat. Jika Anda mengamati dengan saksama, terkadang pihak maskapai sudah menyediakan panduan gerakan sederhana yang dapat dilakukan secara singkat di kantong kursi penumpang. Berikut langkah-langkah gerakan sederhana yang dapat Anda lakukan:

  1. Atur posisi duduk Anda senyaman mungkin.
  2. Mulailah dengan menapakkan kaki di lantai pesawat, kemudian lakukan gerakan seperti jinjit dan tahan beberapa detik.
  3. Setelah itu, istirahatkan kedua kaki Anda di lantai. Gerakkan kedua telapak kaki Anda dengan bantuan pergelangan kaki, putar dari arah dalam dan keluar. Ulangi beberapa kali.
  4. Anda juga bisa melakukan peregangan jari-jari kaki dengan gerakan menaikkan dan menurunkan jari-jari kaki. Ulangi beberapa kali hingga terasa nyaman.
  5. Condongkan tubuh ke depan dan dekatkan salah satu lutut ke dada Anda. Genggam dengan erat dan tahan untuk beberapa waktu dan kemudian lepaskan. Lakukan hal ini pada kaki yang berlawanan.
  6. Angkat salah satu kaki Anda dan luruskan sebisanya. Saat Anda meluruskan kaki, jagalah agar pergelangan kaki tetap lurus dan jari-jari kaki menghadap ke atas. Ulangi beberapa kali dan lakukan hal tersebut pada kaki yang berlawanan. 

Demikian hal-hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya deep vein thrombosis (DVT). Jika Anda merasakan nyeri atau kesemutan pada kaki sebelum atau sesudah terbang, jangan segan untuk berkonsultasi kepada dokter. Semoga bermanfaat!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar