Sukses

Aktor George Taka Meninggal Dunia Akibat Penyakit Jantung

Aktor laga George Taka meninggal dunia akibat penyakit jantung. Dunia hiburan tanah air pun kembali berduka.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan Indonesia. Aktor George Taka meninggal dunia pada Kamis (1/11) sore, pada usia 51 tahun. George Taka meninggal dunia di RSIA Karunia Kasih, Jatiwaringin, Pondok Gede, Jakarta Timur. Aktor yang terkenal lewat serial Misteri Gunung Berapi yang hits pada awal 2000-an ini dikabarkan meninggal dunia karena penyakit jantung.

Dilansir dari berbagai sumber, George Taka ternyata sudah setahun belakangan mengalami sakit jantung. Bahkan, aktor yang pernah menyabet predikat Pemeran Pria Terpuji Bidang Film Televisi Festival Film Bandung 2015 itu sudah pasang ring di jantungnya.

Menyoal jantung dan ring jantung

Pemasangan ring jantung yang pernah dilakukan oleh almarhum George Taka disebabkan sakit jantung koroner yang diderita. Penyakit ini bisa terjadi karena adanya plak yang menyumbat pembuluh darah arteri koroner di jantung.

Seperti dijelaskan dr. Dina Kusumawardhani dari KlikDokter, arteri koroner itu berfungsi menyuplai darah ke otot-otot jantung agar jantung dapat bekerja dengan baik. Plak akibat penimbunan lemak dapat menyebabkan gangguan suplai darah atau oksigen ke jantung dan memicu serangan jantung. Nantinya, inilah yang akan berujung pada sakit jantung koroner.

Salah satu pengobatan jantung koroner yang sangat terkenal adalah pemasangan ring pada jantung. Dalam hal ini, ring adalah salah satu terapi untuk menghilangkan sumbatan dan menjaga agar pembuluh darah arteri koroner tetap terbuka. Ring untuk jantung berbentuk tabung tipis yang fleksibel dan dimasukkan ke dalam arteri koroner melalui arteri di pangkal paha atau pergelangan tangan.

Ring ini merupakan tabung kecil yang terbuat dari logam dengan diameter 2-4 mm. Menurut dr. Dina, ukuran ring ditentukan oleh dokter berdasarkan diameter pembuluh darah dan penyempitannya. Sementara itu, prosedur pemasangan ring biasanya berlangsung sekitar 30 menit sampai 2 jam, tergantung dari kondisi pasien.

Bagi pasien yang didiagnosis mengalami sindrom jantung koroner akut atau serangan jantung, pemasangan ring merupakan pilihan pengobatan utama. Pasien yang memiliki penyakit jantung koroner yang stabil juga dapat melakukan operasi pemasangan ring jika sumbatannya besar dan sering menimbulkan keluhan nyeri dada.

Meski sudah melakukan pemasangan ring, penderita penyakit jantung belum tentu aman. Ini karena masih ada risiko sumbatan lain terjadi di arteri. Oleh karena itu, setelah pemasangan ring, pasien jantung harus mengonsumsi obat yang telah diberikan dokter dan menjalankan pola hidup sehat.

Berpulangnya George Taka ke pangkuan Yang Maha Kuasa membuat semua orang -baik yang mengenalnya atau yang menikmati aktingnya - berduka. Di sisi lain, penyakit jantung yang dideritanya bisa menjadi pelajaran bagi semua untuk menjaga kesehatan organ paling vital di tubuh ini.

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar