Sukses

Amankah Memutihkan Gigi dengan Activated Charcoal

Kandungan activated charcoal dipercaya mampu memutihkan gigi. Namun apakah bahan ini aman?

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mendengar kata charcoal dalam komposisi suatu produk kecantikan? Ya, saat ini bahan dengan kandungan activated charcoal atau arang aktif sebagai produk kecantikan seperti masker wajah sedang digemari para wanita, khususnya remaja. Kandungan ini mampu mengangkat kotoran-kotoran serta komedo yang menempel pada wajah. Bahkan ada sebagian pendapat yang mengatakan bahwa bahan tersebut juga bisa digunakan untuk memutihkan gigi. Benarkah?

Perlu diketahui, arang aktif yang dimaksud di sini bukanlah arang hitam yang biasa digunakan untuk membuat satai atau makanan lainnya. Arang aktif ini terbuat dari batu bara, kayu, dan zat lainnya yang dipanaskan. Bahan ini mampu menyerap dan mengikat racun serta kotoran yang berguna sebagai detoksifikasi tubuh.

Pemanfaatan arang aktif untuk kesehatan

Arang aktif tersebut sebenarnya sudah lama digunakan dalam bidang kesehatan, seperti mencegah overdosis serta menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, beberapa peneliti juga mengatakan bahwa arang aktif dapat meningkatkan fungsi ginjal di dalam tubuh. Namun, belakangan ini, marak diberitakan bahwa activated charcoal ini mampu membuat gigi menjadi lebih putih. Bahan ini dapat dengan mudah didapatkan dalam bentuk scrub atau yang dicampur ke dalam pasta gigi.

Beberapa tahun belakangan ini, prosedur memutihkan gigi sangat digemari oleh banyak orang. Memutihkan gigi atau dalam istilah kedokteran disebut dengan bleaching dapat dilakukan dengan bantuan seorang dokter gigi di tempat klinik atau dikerjakan sendiri di rumah. Akan tetapi, apakah memutihkan gigi dengan menggunakan activated charcoal akan efektif dan aman bagi gigi?

Menurut Journal of American Dental Association (JADA) tahun 2017, tidak ada bukti-bukti yang dapat menunjukkan bahwa kandungan activated charcoal bersifat aman dan mampu memutihkan gigi. Activated charcoal sebenarnya tidak bisa memutihkan gigi, tapi bahan ini dapat menghilangkan noda-noda yang menempel pada gigi.

Selain itu, menggunakan pemutih gigi berbahan activated charcoal justru dapat merusak lapisan enamel pada gigi Anda. Bahan itu merupakan bahan yang bersifat abrasif. Teksturnya yang kasar dapat membuat enamel menjadi kasar sehingga dapat mempermudah noda menempel pada permukaan gigi.

Lapisan enamel sendiri merupakan lapisan paling luar pada gigi yang berfungsi untuk melindungi gigi. Jika lapisan ini rusak, maka lapisan dentin akan terekspos. Hal ini yang akan menyebabkan gigi Anda terasa lebih sensitif.

Cara yang lebih baik untuk menjaga kesehatan gigi

Menggosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung activated charcoal memang mampu mengikat noda dan kotoran yang menempel, tetapi jika tidak digunakan dengan hati-hati malah akan membuat gigi menjadi kuning. Untuk itu, hindari menggosok gigi terlalu kuat.

Cara yang alami adalah cara yang terbaik dalam memutihkan gigi Anda dengan melakukan kebiasaan yang sehat setiap hari. Misalnya, menggosok gigi dua kali sehari, gunakan pasta gigi pemutih yang sudah disetujui oleh American Dental Association (ADA), Kurangi makanan atau minuman yang dapat menodai gigi, seperti kopi dan teh. Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan rutin untuk melakukan kunjungan ke dokter gigi minimal enam bulan sekali untuk pembersihan seluruh gigi.

American Dental Association (ADA) memang tidak merekomendasikan activated charcoal sebagai pemutih gigi. Namun, bila Anda tetap ingin memutihkan gigi, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter gigi serta gunakan produk-produk yang sudah disetujui dan terbukti aman oleh American Dental Association (ADA).

[HNS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar