Sukses

Hidup Penuh Keseimbangan dr. Hermansyur Kartowisastro

Sosok dr. Hermansyur tak lepas dari kiprahnya membesarkan RS Pondok Indah. Semuanya diraih karena fokus pada hidup penuh keseimbangan.

Klikdokter.com, Jakarta Berbicara mengenai sosok dokter yang memiliki karier dan kepemimpinan yang patut diteladani, maka berkacalah pada dr. Hermansyur Kartowisastro, Sp.B-KBD. Ahli bedah yang menganut hidup penuh keseimbangan itu merupakan pimpinan Pondok Indah Healthcare Group yang menaungi Rumah Sakit Pondok Indah dan Puri Indah. Di usianya yang menginjak 77 tahun, dr. Herman - begitu dia akrab disapa - masih antusias membagi cerita tentang hidupnya.

KlikDokter berkesempatan bertandang ke kediamannya di daerah Ragunan, Jakarta Selatan. Tidak terlalu sulit membuka obrolan dengan dr. Hermansyur. Sosoknya yang rendah hati dan sangat terbuka ini membuat obrolan menjadi cair dan hidup.

Pentingnya kaderisasi dalam kepemimpinan

Sambil duduk di kursi kesayangannya dan agak menyenderkan kepalanya ke belakang, dr. Herman pun langsung membuka pembicaraan mengenai kariernya, baik di Pondok Indah Healthcare Group atau di tempat lain. Sosok pria yang pernah masuk dalam tim dokter kepresidenan ini mengatakan, jujur dan kaderisasi adalah dua hal penting untuk mengukur kapasitas sebagai pemimpin yang baik.

"Saya orangnya tidak mau neko-neko. Bagi saya, menjadi pemimpin yang baik adalah harus jujur saat sedang memimpin apa yang dipercayakan kepadanya. Jujur itu mahal, baik bagi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya dengan santai.

Ia juga menekankan bahwa selain kejujuran, proses kaderisasi – membina orang lain untuk melanjutkan kepemimpinan – juga menjadi hal yang penting. Menurutnya, ia tidak mungkin memimpin terus, sehingga bagi dr. Herman kaderisasi harus dipersiapkan dengan matang.

"Kita harus memberi kesempatan kepada orang-orang muda untuk memimpin," kata dr. Herman. Dia mengaku selalu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda untuk belajar dari dirinya.

Bukan tanpa alasan dr. Herman banyak menyoroti mengenai kepemimpinan. Selain masih menjabat sebagai salah satu pemimpin di  Pondok Indah Healthcare Group, ia juga tercatat pernah menjadi Direktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada 1999-2001, Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis RSCM 1995-1999, dan Kepala Departemen Gawat Darurat RSCM 1986-1995.

Menganut hidup penuh keseimbangan

Bagi dr. Herman yang memiliki karier cemerlang, mempersembahkan tenaga dan pikiran bagi institusi maupun komunitas tempatnya berada adalah hal yang wajib. Meski sudah menginjak usia 77 tahun, dr. Herman masih tampak amat sehat. Dia mengaku memiliki resep yang mudah agar bisa sehat sampai sekarang.

"Saya hanya menjalani hidup. Tidak mau ngoyo setiap menjalani aktivitas. Kalau soal makan, prinsip saya seimbang, yin dan yang. Misalnya, hari ini makan daging, berarti besok saya harus makan sayur, begitu juga sebaliknya,” kata dr. Herman. Diakuinya, sejak muda ia sudah menerapkan itu, begitu pula sang istri.

Siang itu ketika menerima kunjungan KlikDokter ke rumahnya, dr. Herman menyuguhkan menu pecel sayur. Menu ini dipilihnya karena satu hari sebelumnya, dia sudah memakan empal gentong.

“Saya juga tidak suka dengan minuman lain, selain air putih," ungkapnya mengenai salah satu resep bugarnya.  Jika diperhatikan, proporsi badan dr.Herman memang cukup seimbang. Perutnya masih cenderung rata untuk orang seusianya yang biasanya sudah mulai membuncit.

1 dari 2 halaman

Pentingnya meluangkan waktu bersama keluarga

 

Tak melulu soal pekerjaan, dr. Herman juga tak lupa untuk menyeimbangkannya dengan kegiatan berkualitas bersama keluarga. Diakuinya, ia selalu menyisihkan waktu bersama keluarga.

Menurutnya waktu bersama keluarga juga sama pentingnya seperti pekerjaan. Pria yang juga pernah menempuh pendidikan di Belanda itu mengaku lebih senang berada di rumah, jika tidak sedang berlibur bersama keluarga. Bisa dibilang, itu juga salah satu caranya untuk memiliki waktu berkualitas bersama keluarga.

"Saya memang senang berada di rumah dengan keluarga. Saat ini saya hanya di rumah bersama istri, karena anak-anak sudah tidak tinggal di sini. Tapi kalau ada kesempatan saya selalu menyempatkan ngobrol dengan mereka," jelas dr. Herman.

Tetap produktif di usia lanjut

Sosok dr. Herman terlihat masih bugar dan produktif meski usianya sudah 77 tahun. Uniknya ia mengaku  tidak tergabung dalam komunitas lansia apapun karena kesibukannya.

Namun, sewaktu ditanya apa rahasianya tetap produktif di usia lanjut, dr. Herman mengaku selain menjaga pola makan dengan baik, lansia juga harus selalu mengasah otak.

Dia pun sedikit memberikan tips untuk tetap bugar meski sudah lansia: "Jaga pola makan dengan baik. Kalau bisa sejak muda sudah mengatur pola makan. Lakukan  olahraga secara teratur. Jalan kaki cukup, tidak usah yang berat-berat . Selain itu, otak juga harus terus digunakan untuk secara aktif. Jangan didiamkan saja. Semua tahu ancaman pikun saat usia masuk lansia," tegasnya.

Rasanya, apa yang dikatakan oleh dr. Hermansyur Kartowisastro, Sp.B-KBD tidak sekadar pecakapan biasa saja. Integritas dan dedikasinya yang tinggi membuatnya masih dipercaya sebagai pimpinan Pondok Indah Healthcare Group hingga saat ini. Dan ini bukan perkara mudah. Fisik yang bugar dan otak yang masih tajam juga menjadi kekuatan dr. Herman. Prinsip hidup penuh keseimbangan yang dijalaninya memang bisa menjadi inspirasi siapa saja untuk hidup lebih sehat, sekaligus lebih bermakna.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar