Sukses

5 Kiat Ampuh Atasi Nyeri Punggung

Tak perlu panik saat nyeri punggung menyerang. Lakukan beberapa cara ini untuk meredakan sakitnya. Aktivitas pun bisa kembali normal.

Klikdokter.com, Jakarta Keseringan duduk membungkuk atau salah posisi saat hendak mengangkat benda berat bisa menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada punggung, khususnya punggung bagian bawah. Ya, nyeri punggung itu juga baru-baru ini tengah dialami oleh penyanyi kenamaan Tanah Air, Ari Lasso. Pelantun lagu “Misteri Ilahi” ini pun harus terbaring di rumah sakit selama beberapa hari karena low back pain yang dideritanya.

Apabila Anda kebetulan sedang mengalami nyeri punggung, ada beberapa cara ampuh untuk mengatasi hal tersebut. Cara di bawah ini bisa Anda lakukan jika nyeri punggung yang Anda alami belum membutuhkan obat pereda rasa nyeri, terutama obat minum.

  1. Pijat dan akupunktur

Menurut dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter, pijat dan akupunktur bisa menjadi solusi untuk meredakan nyeri punggung akibat kelelahan otot. Kendati demikian, pijat dan akupunktur tidak boleh dilakukan apabila penyebab sakit punggung yang Anda derita adalah kelainan pada tulang.

  1. Melakukan yoga atau pilates

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal The Annals of Internal Medicine melaporkan, penderita nyeri punggung yang melakukan yoga seminggu sekali selama tiga bulan mengalami perbaikan fungsi dan postur tubuh. Itu karena yoga mengombinasikan teknik pengaturan pernapasan dan peregangan tubuh yang bisa menghilangkan pegal-pegal pada tubuh.

Namun, jika Anda merasa tidak mahir melakukan yoga, Anda bisa pilih olahraga pilates atau berenang. Pada awalnya mungkin Anda berpikir tidak diperbolehkan berolahraga sama sekali, tetapi olahraga bisa membantu meregangkan otot, memperbaiki metabolisme tubuh, dan melancarkan peredaran darah. Yang terpenting, perhatikan jenis olahraganya. Ketika Anda mengalami nyeri punggung, jangan lakukan olahraga angkat beban atau lari.

  1. Kompres dingin dan oleskan krim untuk nyeri otot

Dilansir dari WebMD, mengaplikasikan kompres dingin pada punggung yang cedera bisa dilakukan demi mengurangi peradangan. Menurut seorang Profesor Terapi Fisik dari University of Maryland School of Medicine, kompres hangat kerap dianggap bisa meringankan rasa sakit dan membantu merileksasi otot. Namun, rasa panas sebenarnya dapat menyerang peradangan itu sendiri.

Jadi sebaiknya, hal yang pertama kali dilakukan adalah kompres dingin. Setelah 48 jam dan pembengkakan mereda, barulah Anda bisa memberikan kompres hangat selama 20 menit atau oleskan saja krim antipegal/antinyeri otot. Nah, apabila sakit masih berlanjut, segera konsultasikan hal tersebut kepada dokter.

  1. Jangan memakan sepatu hak tinggi

Saat nyeri punggung melanda, lebih baik simpan terlebih dulu sepatu hak tinggi Anda. Gantilah dengan sepatu yang haknya kurang dari 2 cm. Sepatu hak tinggi dapat menciptakan postur yang tidak stabil dan meningkatkan tekanan pada tulang belakang bawah.

  1. Turunkan berat badan

“Kelebihan berat badan atau obesitas adalah salah satu alasan yang memperberat kondisi nyeri punggung,” ujar dr. Astrid. Nah, jika Anda memang memiliki berat badan berlebih, tak ada salahnya untuk menurunkan berat badan. Hal ini berguna agar beban tulang punggung menjadi lebih ringan dan menghasilkan postur tubuh yang lebih baik.

Kapan harus ke dokter?

Jika kelima cara di atas belum bisa juga meredakan nyeri punggung Anda dalam beberapa hari ini dan timbul tiga gejala di bawah ini, lebih baik segera periksakan kondisi tersebut ke dokter. Adapun tiga gejala yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  • Semakin sulit berjalan dan beraktivitas
  • Tubuh semakin lemah dan mati rasa
  • Kehilangan kendali atas usus dan kandung kemih.

Ketiga gejala di atas menandakan adanya masalah saraf atau kondisi medis lain yang perlu diobati sesegera mungkin.

Yang terpenting, hindari penyebab nyeri punggung, supaya cedera tidak berulang kembali. Selain itu, perhatikan terus gejala yang muncul. Apabila gejala makin memburuk serta tak kunjung sembuh, langsung periksakan ke dokter sebelum terlambat dan aktivitas Anda semakin terganggu.

[HNS/RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar