Sukses

Kenali Low Back Pain yang Dialami Ari Lasso

Penyanyi Ari Lasso sempat dilarikan ke rumah sakit akibat terserang low back pain usai konser di Yogyakarta. Ketahui penyebab penyakit ini.

Klikdokter.com, Jakarta Penyanyi Ari Lasso tengah menjalani terapi di rumah sakit di bilangan Tangerang Selatan akibat sakit low back pain atau nyeri punggung bawah yang sudah lama dideritanya. Dilansir dari Liputan6.com, ia dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (22/10) sehabis menggelar konser di Yogyakarta dan hendak kembali ke Jakarta.

Lantaran jadwal manggung yang masih padat, penyanyi kelahiran 1973 itu menunda jadwal fisioterapinya. Alhasil, penyakitnya semakin parah hingga membuatnya terjatuh. Kendati demikian, lewat media sosialnya, Ari Lasso mengungkapkan bahwa kondisinya kini semakin membaik.

Berkaca pada kasus Ari Lasso, ternyata nyeri punggung yang kerap kali diremehkan, bisa menjadi pemicu gangguan kesehatan dan terhentinya semua aktivitas. Oleh sebab itu, kenali low back pain untuk agar Anda dapat lebih waspada.

Penyebab low back pain

Dilansir dari Web MD, cepat atau lambat, hampir semua orang akan mengalami nyeri punggung bawah. Dan salah satu penyebab utamanya adalah ketegangan otot punggung. Sebab, serangkaian otot dan ligamen di punggung mampu menahan tulang-tulang belakang Anda.

Nah, apabila otot tersebut terlalu tegang, otot bisa melemah hingga tidak mampu menahan tulang belakang tubuh Anda. Ketidakstabilan ini kemudian menimbulkan efek nyeri.

Tak hanya itu, saat terjadi ketegangan otot punggung bawah, saraf-saraf merentang keluar dari sumsum tulang belakang. Maka, rasa nyeri pun bisa menyebar ke area selain punggung, misalnya saja bokong, kaki, dan paha.

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah dipengaruhi oleh faktor usia, jenis kelamin, faktor kegemukan, pekerjaan, dan aktivitas atau olahraga.” jelas dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter. Sedangkan dikutip dari WebMD, ketegangan otot punggung seperti yang dialami Ari Lasso ini bisa dipicu oleh:

  • Aktivitas fisik yang terlalu ekstrem
  • Sering membungkuk atau berjongkok dalam waktu yang lama
  • Mengangkat benda berat dalam posisi tubuh yang kurang tepat.
  • Duduk terlalu lama dalam posisi yang sama
  • Kelebihan berat badan
  • Stres

Selain itu, menurut dr. Alvin, proses degeneratif, seperti spondilosis, HNP, osteoartritis, penyakit peradangan, osteoporotik, kelainan bentuk tulang belakang (skoliosis), gangguan sirkulasi, tumor, infeksi, dan masalah psikoneurotik juga bisa menjadi penyebab terjadinya nyeri punggung bawah. 

1 dari 2 halaman

Mengatasi nyeri punggung bawah

Dilansir dari WebMD, ada beberapa cara mudah untuk mengatasi sakit punggung bawah bila belum terlalu parah, yaitu:

  • Kompres dingin bagian punggung bawah Anda selama 20-30 menit setiap 3-4 jam untuk meredakan pembengkakan. Lakukan ini selama 2-3 hari.
  • Oleskan krim penghilang rasa sakit atau pegal setelah pembengkakan mereda.
  • Jangan terlalu lama (seharian) berbaring di tempat tidur karena bisa memperburuk kondisi.
  • Sebaiknya berbaring lurus di alas tidur yang keras terlebih dahulu.

Bila cara-cara di atas telah dilakukan namun rasa nyeri tak kunjung hilang, mati rasa, dan kaki kian melemah, sebaiknya langsung saja periksakan kondisi tersebut kepada dokter. Hindari meminum obat penghilang rasa sakit tanpa resep dokter karena bisa menimbulkan efek samping.

Untuk mendiagnosis ketegangan punggung bawah, biasanya dokter akan memeriksa kondisi fisik Anda secara meluruh. Terkadang, tindakan X-ray, MRI (Magnetic Resonance Imaging), dan CT Scan juga akan dilakukan bila diperlukan.

Cegah nyeri punggung dengan cara ini

Nah, supaya tidak terkena nyeri punggung bawah yang kronis, lakukanlah beberapa upaya pencegahan yang disarankan oleh dr. Alvin sebagai berikut.

  • Jika Anda merasakan nyeri punggung bawah selama beraktivitas fisik, hentikan aktivitas tersebut.
  • Jika Anda hendak mengambil sesuatu yang berat, tekuk lutut Anda (menurunkan tubuh), bukan membungkuk.
  • Bentuk postur tubuh yang baik. Duduk lurus di kursi dan gunakan kursi yang bisa menopang punggung Anda dengan nyaman.
  • Hindari olahraga yang memberikan beban pada tulang belakang, seperti lari dan mengangkat beban.
  • Latih kekuatan otot punggung dengan latihan core, seperti plank, side plank, dan bridge.

Jika nyeri low back pain seperti yang dialami Ari Lasso tak kunjung hilang dan semakin parah, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Selanjutnya dokter akan memberikan terapi yang tepat. Sebagai upaya pencegahan, jika Anda duduk di kursi lebih dari 2 jam, jangan lupa untuk berdiri, berjalan, dan lakukan peregangan. Hal ini bertujuan supaya otot-otot di tubuh tidak tegang.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar