Sukses

Makanan Ini Efektif untuk Cegah Stroke

Pilihan makanan ini mampu menurunkan risiko serangan stroke di kemudian hari. Simak di sini selengkapnya.

Klikdokter.com, Jakarta Berdasarkan data Center of Disease Control and Prevention (CDC), stroke menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kematian di Indonesia. Penyakit ini berkontribusi atas 21 persen kematian yang terjadi setiap tahun. Ini berarti, satu daru lima orang Indonesia berpotensi terserang stroke dan meninggal akibat penyakit tersebut.

Jangan panik dulu! Meski mematikan, stroke masih bisa dicegah. Cara termudah dan paling sederhana namun mampu menurunkan risiko penyakit mematikan tersebut adalah mengonsumsi makanan yang tepat.

Apa saja makanan yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan risiko stroke?

  1. Ikan berlemak

Salmon, tuna, kembung dan sarden adalah jenis ikan berlemak sehat yang menduduki prioritas teratas sebagai makanan pencegah stroke. Ini karena ikan laut tersebut mengandung omega-3, lemak baik yang sangat berperan mencegah tumpukan kolesterol jahat tubuh.

Faktanya, omega-3 mampu mendongkrak kadar High Density Lipoprotein (HDL) atau  kolesterol baik. Semakin tinggi kadar HDL, semakin rendah pula risiko stroke yang dimiliki.

Jadi, agar tidak terkena stroke di kemudian hari, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi dua porsi ikan setiap minggu. Upayakan agar tidak mengolahnya dengan cara digoreng. Akan lebih baik bila direbus atau dikukus.

  1. Gandum utuh dan sayuran

Makanan yang tinggi kadar serat, seperti gandum utuh, beras merah, sayur serta buah merupakan pilihan yang baik untuk menjauhkan diri dari risiko stroke.

Serat yang terkandung pada ragam makanan tersebut mampu melarutkan kolesterol lebih optimal, sehingga tidak menumpuk dan membahayakan kesehatan. Selain itu, serat juga dapat menjaga agar Anda merasa kenyang lebih lama sehingga porsi makan tidak akan berlebihan.  

  1. Alpukat

Serupa dengan ikan, buah yang satu ini juga sangat besar peranannya dalam menurunkan risiko stroke. Alpukat memiliki kandungan asam lemak omega-3, yang dapat menjaga kesehatan dinding pembuluh darah. Selain itu, alpukat juga kaya akan kandungan vitamin E.

Penelitian yang dipublikasikan di American Heart Association Journals membuktikan bahwa makanan kaya vitamin E mampu menurunkan risiko gangguan pembuluh darah hingga 40 persen, termasuk serangan jantung dan stroke. Selain alpukat, vitamin E juga banyak terkandung pada minyak zaitun, kacang-kacangan dan sayuran hijau.

  1. Jambu biji

Tingginya kandungan vitamin C pada jambu biji mampu menurunkan potensi stroke. Itu karena vitamin C merupakan salah satu jenis antioksidan yang sangat diperlukan tubuh untuk menangkal radikal bebas.

Seperti yang telah diketahui, radikal bebas dalam jumlah tinggi dapat mengganggu kesehatan sel-sel sehat tubuh, termasuk dinding pembuluh darah. Bila sudah terganggu, pembuluh darah dapat dengan cepat tersumbat yang ujungnya adalah stroke dan serangan jantung.

Oleh karena itu, diet tinggi vitamin C dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah penyakit stroke. Selain jambu biji, tomat, jeruk dan pepaya adalah contoh buah-buahan lain yang juga tinggi kandungan vitamin C.

Mana yang jadi favorit Anda? Pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang dianjurkan. Di samping itu, jangan lupa untuk mengombinasikan konsumsi makanan di atas dengan berolahraga secara rutin dan teratur, cukup istirahat, serta menjauhi rokok maupun alkohol.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar