Sukses

Spornoseksual, Ancaman Baru dari Media Sosial

Spornoseksual perlu mendapat perhatian lebih dari orang tua sebagai ancaman baru media sosial bagi anak dan remaja.

Klikdokter.com, Jakarta Ternyata, masalah body image (citra tubuh) tidak hanya terjadi pada wanita. Sekarang ini, pria pun bisa mengalami hal yang sama. Untuk pria, ini disebut dengan spornoseksual. Ya, tren metroseksual sudah digeser menjadi spornoseksual, dan hal ini bisa sebuah ancaman baru dalam media sosial. Bahkan bisa berujung pada stres dan depresi pada anak dan remaja pria.

Spornoseksual adalah sebutan untuk pria yang sangat peduli dengan penampilan luarnya, terutama tubuh yang tinggi tegap dan atletis. Anda akan banyak menemukan mereka di media sosial seperti Instagram. Biasanya mereka hobi mengunggah foto selfie tanpa busana dan kegiatan olahraga di gym.

Hal ini kemudian membuat anak dan remaja pria menjadi terintimidasi, serta menganggap bahwa tubuh yang ideal adalah yang atletis dengan otot lengan yang kekar dan perut kotak-kotak. Mereka pun akan berusaha untuk mewujudkan itu semua. Dan tak jarang, memunculkan rasa tidak percaya diri karena merasa tidak memiliki tubuh seperti itu.

"Tren spornoseksual di media sosial mengingatkan Anda semua untuk tidak mengabaikan persoalan citra diri pada anak laki-laki. Selalu ada tekanan yang tidak realistis pada anak-anak saat mereka tumbuh dewasa,” tulis Pamela Rutledge, Ph.D., M.B.A., Direktur Pusat Penelitian Psikologi Media di Fielding Graduate University kepada Psychology Today.

Rutledge menekankan, tidak semua orang dapat memiliki tinggi 180 cm dan perut six-pack. Orang tua dapat membantu anak-anak berfokus pada kelebihan diri mereka yang lainnya, bukannya meratapi penampilan tubuh dan tren fesyen, walau jelas itu bukanlah tugas yang mudah. Sebab, tidak semua anak atau remaja memiliki gen untuk mewujudkan tubuh yang tinggi tegap serta atletis.

Mungkin hal ini terlihat sepele, tapi sebenarnya perlu mendapat perhatian khusus. Untuk usia remaja, fase pencarian jati diri membuat spornoseksual menjadi dambaan. Bahayanya adalah jika mereka gagal memiliki tubuh seperti yang diinginkan, ini sangat bisa memunculkan masalah pada kesehatan mental.

1 dari 2 halaman

Menangani anak dengan kecenderungan spornoseksual

Anak-anak atau remaja pria yang memiliki kecenderungan spornoseksual harus diingatkan sejak awal bahwa tubuh atletis tidak didapat dengan cara yang mudah. Selain itu, beberkan juga fakta bahwa membentuk tubuh atletis juga bisa gagal, terutama jika tidak diimbangi dengan diet sehat dan rutinitas hidup yang teratur.

Selain itu, beberapa cara ini mungkin bisa menolong anak atau remaja pria Anda agar tidak memiliki masalah citra tubuh terkait spornoseksual:

  • Mulailah percakapan dengan santai tapi serius. Anda bisa mengawali obrolan sambil memasak bersama atau bermain bersama. Jika orang tua memulai percakapan dengan nada menghakimi, jangan harap anak akan mau mendengarkan. 

Di tengah percakapan, sodorkan foto publik figur pria dengan tubuh atletis. Ambil contoh foto David Beckham bertelanjang dada, cari tahu bagaimana perasaan anak ketika melihat gambar semacam itu. Perhatikan, apakah anak Anda mengaguminya atau tidak. Biarkan anak Anda menyampaikan pendapatnya terlebih dahulu dan pastikan untuk mendengarkan apa yang mereka katakan, barulah Anda memberi masukan.

  • Sampaikan pendapat dan kekhawatiran Anda. Ini penting, tetapi berikan ruang bagi anak-anak untuk menjelaskan dari perspektif mereka. Jika anak tampak tidak setuju dengan Anda, minta kepadanya untuk menjelaskan tentang pendapatnya tersebut. Ingat, jangan menghakimi anak Anda.
  • Tanyakan kepada anak Anda: apakah benar penampilan luar seseorang dapat menentukan kebahagiaannya? Jika tidak, apa yang bisa membuat seseorang bahagia? Pertanyaan sederhana ini akan memantik diskusi yang lebih dalam dengan anak Anda.
  • Bangun rasa percaya diri anak Anda.  Katakan padanya bahwa penampilan fisik bukanlah segalanya. Kondisi kesehatan tubuh yang prima adalah yang utama. Selain itu, sikap dan perilaku yang baik terhadap sesama sangat menentukan kualitas seseorang

Bisa dibilang, spornoseksual adalah ancaman baru di media sosial. Buat orang tua, jika anak Anda sudah memiliki tanda-tanda itu, berikan penjelasan dengan baik agar anak memiliki citra diri yang positif. Bantulah anak untuk merasa nyaman dengan tubuhnya dan bangga terhadap kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, seperti prestasi di sekolah, kedisiplinannya, kesantunannya dan lain-lain. 

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar