Sukses

8 Alasan Mengapa Anda Sering Bad Mood

Anda sering bad mood? Ada banyak alasan yang bisa membuat suasana hati Anda menjadi buruk.

Klikdokter.com, Jakarta Jika Anda sering tak bergairah saat menjalani hari-hari, bisa jadi Anda mengalami mood yang buruk, atau sering disebut bad mood. Ternyata di balik bad mood yang sering Anda alami, ada penjelasan medisnya.

Suasana hati yang jelek biasanya akan membuat seseorang menjadi kurang produktif, tampak lemah, dan bisa sangat sensitif dalam menanggapi suatu keadaan atau kejadian. Hal ini tentunya akan berimbas pada apa yang sedang Anda kerjakan, malah bisa terbengkalai.

Perlu diketahui bahwa suasana hati yang buruk bisa terkait dengan kondisi medis yang sedang terjadi pada diri Anda. Berikut alasan seseorang sering mengalami bad mood, menurut Reader's Digest:

  1. Tiroid Anda di luar kendali

Umum terjadi pada wanita, hipertiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar di leher Anda memompa terlalu banyak hormon tiroid dan itu membuat Anda gelisah. Ini bisa menjadi alasan Anda sering kesal kepada anak-anak dan pasangan.

Menurut Neil Gittoes, MD, seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Birmingham, hormon tiroid memengaruhi semua hal yang berkaitan dengan metabolisme Anda. "Ini juga dapat meningkatkan kegelisahan Anda, kegugupan, dan dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi," katanya.

  1. Mengidap diabetes

Tidak menerima jumlah gula darah yang cukup juga dapat meningkatkan kemarahan seseorang. Ketidakseimbangan kadar gula menyebabkan ketidakseimbangan bahan kimia di otak seperti serotonin. Ini bisa memicu kemarahan, kebingungan dan bahkan serangan panik.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

  1. PMS menyerang Anda

Ketidakseimbangan hormon, seperti estrogen dan progesteron, saat PMS membuat wanita lebih mudah tersinggung dan marah. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, suasana hati Anda dapat berubah selama dua minggu terakhir dari siklus menstruasi Anda serta dua minggu sebelum menstruasi Anda.

  1. Anda mengalami rasa sakit kronis

"Orang yang hidup dengan rasa sakit kronis sering merasa tidak nyaman sepanjang waktu," ujar Anita Gadhia-Smith, seorang psikoterapis.

Obat-obatan tertentu, termasuk obat penghilang rasa sakit, juga dapat membuat seseorang cepat marah sebagai efek samping. "Hal ini makin mengisolasi orang yang memiliki sakit kronis, dan itu sangat sulit bagi mereka," katanya.

  1. Pola hidup harian sedang terganggu

“Sedang mengalami sakit fisik atau ketidaknyamanan dapat menyebabkan seseorang lekas marah, seperti tidak cukup tidur, lapar, atau tidak makan sehat," kata Karen A. Dwyer-Tesoriero, LCSW, seorang psikoterapis yang berbasis di New York City.

Cobalah makan camilan di antara waktu makan, kurangi penggunaan gadget sebelum tidur, dan berolahragalah lebih banyak agar suasana hati lebih baik.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya (2)

  1. Anda mungkin perlu terapi

Dwyer-Tesoriero mengatakan bahwa masalah kesehatan mental atau emosional sering memainkan peranan penting dalam suasana hati. “Kecemasan, depresi, bipolar, atau gangguan stres pasca-trauma (PTSD), semuanya dapat menjadi pemantik untuk suasana hati yang buruk,” katanya.

Jika suasana hati Anda mengganggu kehidupan sehari-hari mereka, hubungan interpersonal dengan pasangan, anak-anak, teman atau rekan kerja, mungkin sudah waktunya untuk mencari terapis profesional.

  1. Kurang berolahraga

“Olahraga membantu melepaskan hormon “perasaan baik” di otak Anda yang akan membantu mengurangi kecemasan dan depresi," ujar Dwyer-Tesoriero. Aktivitas fisik yang sederhana seperti berjalan-jalan di sekitar komplek atau taman dikatakan memiliki efek positif pada suasana hati.

  1. Kurang sinar matahari

"Jika Anda selalu di dalam ruangan pada siang hari dan hanya keluar di malam hari, kemungkinan besar Anda kekurangan vitamin D. Kekurangan vitamin D terkait dengan sejumlah penyakit kronis, termasuk depresi," kata Scott Schreiber, DC, seorang ahli chiropraktik selama lebih dari 13 tahun. 

Selain itu, katanya, sering begadang larut malam dapat mengganggu ritme sirkadian Anda, yang akan menyebabkan kantuk kronis. Hal ini pada akhirnya membuat Anda menjadi penggerutu sepanjang waktu.

Itu adalah penjelasan ilmiah mengapa Anda selalu merasa bad mood. Agar tidak selalu terserang suasana hati yang buruk, cobalah melakukan aktivitas yang bervariasi sehingga tak terasa monoton dan menjenuhkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar