Sukses

Suplemen Diet, Benarkah Aman untuk Kesehatan?

Suplemen khusus diet biasanya dikonsumsi oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Namun, apakah aman untuk kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Apakah Anda merupakan salah satu orang yang rutin mengonsumsi suplemen untuk diet? Awalnya, suplemen memang bertujuan untuk membantu memenuhi zat gizi yang tidak didapatkan dari makanan sehari-hari. Tapi belakangan, suplemen juga sering digunakan untuk membantu kelancaran diet.

Saat ini, tak sedikit suplemen yang mengklaim dapat membuat diet yang dilakukan berjalan lancar dan membuahkan hasil yang memuaskan. Lalu apa kata medis terkait ini?

Dampak suplemen diet bagi kesehatan

Dilansir dari Shape.com, mengonsumsi suplemen memang dapat memberikan manfaat tersendiri. Namun, hal ini hanya berlaku jika Anda menyiapkan semuanya dengan baik, misalnya telah berkonsultasi pada dokter dan tahu asal-muasal suplemen yang dikonsumsi.

Sayangnya, apa yang terjadi di sekarang ini adalah penyalahgunaan suplemen dan tidak mengkuti saran yang benar. Semakin marak pelaku diet, semakin banyak pula produsen obat-obatan yang berusaha memasarkan barangnya tanpa mempertimbangkan unsur kelayakan.

Oleh karena itu, berbagai macam kemungkinan dapat terjadi, apalagi jika Anda mengonsumsi suplemen yang tidak jelas. Sebuah penelitian bahkan menemukan beberapa jenis suplemen diet yang mengandung zat-zat berbahaya, seperti pestisida, logam berat, dan kandungan obat yang tidak seharusnya.

Anda tentu tak ingin mengonsumsi obat atau suplemen dengan kandungan yang tidak jelas, bukan? Akan lebih baik bila Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum benar-benar terjebak dengan iklan yang menyertai suplemen diet tertentu.

Apa solusinya?

Jika suplemen diet yang Anda konsumsi tidak membuahkan hasil, ikuti cara yang dianjurkan dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter sebagai berikut:

1. Sarapan

Pastikan Anda mengonsumsi makanan dalam waktu 45 menit setelah bangun tidur. Hal ini penting, karena ketika bangun tidur, tingkat metabolisme tubuh akan terus rendah sampai makanan masuk ke dalam tubuh Anda.

2. Makan sering

Selama Anda diet, camilan diperbolehkan namun harus yang bersifat sehat serta tinggi serat seperti buah dan sayur. Saat diet, penting bagi Anda untuk tidak merasa kelaparan, karena ketika kelaparan metabolisme tubuh Anda akan menurun.

3. Jaga porsi

Makan dalam porsi yang normal adalah kunci dalam menurunkan berat badan. Hindari makan dalam porsi yang berlebih, dan sebisa mungkin takarlah makanan Anda setiap kali makan.

4. Minum banyak air putih

Selain membuat Anda merasa kenyang, air putih juga membantu metabolisme tetap lancar. Jangan tunggu hingga merasa haus untuk minum air putih, karena rasa haus itu sendiri adalah tanda dari dehidrasi.

5. Konsumsi makanan alami

Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung minyak hidrogenasi dan gula tinggi fruktosa, seperti fast food atau makanan instan. Sedapat mungkin, konsumsilah makanan segar dan alami yang tidak melewati banyak proses pengolahan.

Setelah tahu fakta medis ini, diharapkan Anda tak terjebak begitu saja dengan beragam pilihan suplemen diet yang dijual bebas di pasaran. Anda ingin menurunkan berat badan sekaligus terhindar dari gangguan kesehatan, bukan? Oleh karenanya, lakukan kiat di atas, atau konsultasilah kepada dokter sebelum Anda melakukan diet.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar