Sukses

Lionel Messi Patah Tulang Tangan Hingga Harus Berhenti Bertanding

Lionel Messi mengalami cedera patah tulang tangan kanan kala bertanding melawan Sevilla. Ia harus absen selama 3 minggu dari lapangan hijau.

Klikdokter.com, Jakarta Mega bintang Barcelona, Lionel Messi mengalami cedera patah tulang pada bagian tangan kanannya saat bertanding melawan Sevilla dalam lanjutan Liga Spanyol, Minggu (21/10) dini hari WIB. Kondisi yang dialaminya cukup parah, sampai-sampai pemain dengan nomor punggung sepuluh tersebut harus digantikan saat pertandingan baru berjalan 16 menit.

Pemain berusia 31 tahun itu mendarat dengan buruk setelah berduel dengan pemain Sevilla, Franco Vazquez. Messi yang menggunakan tangan kanannya sebagai tumpuan pun mengalami patah tulang yang membuatnya harus beristirahat dari pertandingan.

Tim medis Barcelona kemudian langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap sang kapten yang tengah terbaring tak berdaya di lapangan. Hasilnya, pemain asal Argentina tersebut dinyatakan harus absen selama tiga minggu karena mengalami patah tulang radial.

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan pada Lionel Messi telah mengonfirmasi bahwa dia mengalami cedera patah tulang radial di lengan kanannya. Messi akan absen sekitar tiga minggu," tulis pernyataan resmi dari klub sepak bola Barcelona.

Seputar patah tulang radial

Seperti dikutip dari Healthline, ada dua tulang utama di lengan bawah manusia, yakni ulna dan radial (jari-jari). Dalam bahasa Indonesia sehari-hari, ulna berarti tulang hasta (dari siku hingga pergelangan) dan radial berarti tulang pengumpil atau tulang lengan bawah yang menyambungkan bagian lengan dengan jari-jari.

Jika Anda sampai mengalami cedera patah tulang radial seperti yang dialami Messi, akibatnya bisa sangat fatal. Sekitar tangan akan mati rasa, kesemutan, atau muncul rasa sakit seperti terbakar. Kondisi ini dapat menyebabkan kelemahan atau kesulitan menggerakkan lengan, pergelangan tangan atau jari Anda.

1 dari 2 halaman

Cara penyembuhan patah tulang

Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, prinsip pengobatan patah tulang dipengaruhi oleh dua hal, yakni pengobatan yang diberikan dan respons dari tubuh. Jadi, meskipun jenis patah tulang dan pengobatan yang diberikan sama, tidak semua orang memiliki proses dan hasil yang sama juga.

Dijelaskan oleh dr. Mega, pada fase awal penyembuhan tulang yang patah, biasanya tulang memerlukan reposisi atau penyesuaian kedudukan agar kembali pada satu garis lurus, mengingat kelurusan tulang berperan penting dalam mengembalikan posisi tulang tersebut.

“Proses reposisi ini dapat dilakukan dengan berbagai metode, tergantung pada bentuk patahan, misalnya dengan fiksasi eksternal ataupun pemasangan pin di dalam tulang," ujarnya.

Setelah tulang kembali dalam satu garis lurus, tulang yang patah membutuhkan stabilisasi agar selama proses penyembuhan, tulang tetap pada garis lurusnya. Di sinilah penderita patah tulang memiliki peran besar untuk proses penyembuhannya sendiri. Sebab, keoptimalan penyembuhan tulang amat bergantung pada tahap ini.

Tips mempercepat proses penyembuhan patah tulang

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan patah tulang dengan hasil yang optimal. Berikut ini di antaranya:

  1. Batasi pergerakan di area patah tulang

Seperti yang telah dijelaskan oleh dr. Mega, stabilisasi diperlukan saat tulang sedang memproduksi sel-sel ketika proses penyembuhannya agar kelurusan tulang tetap terjaga. Jadi, membatasi pergerakan area yang cedera sangat diperlukan agar stabilisasi tulang dapat terjaga.

  1. Tingkatkan asupan makanan bergizi

Penyembuhan patah tulang amat dipengaruhi oleh kualitas makanan individu yang bersangkutan. Agar penyembuhan patah tulang berjalan secara optimal, tingkatkan asupan makanan yang banyak mengandung protein, kalsium, zink, dan antioksidan.

  1. Hindari minum kopi, teh dan soda

Ketiga jenis minuman ini dapat menghambat penyerapan kalsium dan menyebabkan tidak optimalnya proses penyembuhan patah tulang. Jadi, sebaiknya dihindari, ya!

Cedera patah tulang pada bagian tangan yang dialami oleh Lionel Messi memang rawan diderita oleh olahragawan atau atlet. Tapi, bukan tidak mungkin Anda pun bisa mengalaminya. Jika tidak berhati-hati, baik sedang berolahraga atau beraktivitas sehari-hari, Anda dapat mengalami hal serupa. Jadi, waspadalah dalam segala aktivitas dan tetap penuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh agar tulang kuat dan sehat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar