Sukses

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Pemanis Buatan?

Ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari ibu hamil. Apakah yang mengandung pemanis buatan adalah salah satunya?

Klikdokter.com, Jakarta Ibu hamil diharuskan untuk memperhatikan asupan makanannya, karena nantinya dapat berdampak pada kehamilannya. Kini, makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan makin banyak ditemukan. Sebagian diklaim aman dan bisa digunakan dalam jangka panjang. Namun, apakah pemanis buatan ini aman dikonsumsi untuk ibu hamil?

Pemanis buatan merupakan pengganti gula pasir (sukrosa). Jenis pemanis ini adalah pengganti gula sintetis yang berasal dari tanaman atau gula alami. Pemanis buatan dapat memiliki kalori (nutrititive sweetener) atau tak berkalori (non-nutritive sweetener).

Seperti namanya, pemanis buatan yang berkalori akan menambah jumlah total kalori dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi. Contohnya dapat Anda temukan dengan nama sukrosa, fruktosa, dekstrosa, maltosa, madu, dan gula jagung.

Apakah pemanis buatan aman dikonsumsi ibu hamil?

Selama penggunaannya wajar, jenis pemanis ini dianggap aman untuk kehamilan. Dalam arti, tidak akan menyebabkan penambahan berat badan yang berlebihan. Namun demikian, wanita yang mengalami obesitas atau diabetes sejak sebelum hamil maupun yang mengalami diabetes dalam kehamilan tetap harus membatasi konsumsinya.

Ada juga pemanis buatan yang rendah kalori, yakni yang berasal dari gula alkohol. Jenis pemanis ini kerap ditemukan dalam makanan atau minumal berlabel “bebas gula”. Contohnya adalah sorbitol, xylitol, isomaltose, manitol, dan pati terhidrogenasi. Secara teknis, pemanis jenis ini bukanlah gula dan akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.

Ada pula pemanis tak berkalori, yang sebagian besar dibuat secara kimia tapi sebetulnya ada juga yang dibuat dari bahan alami. Satu hal yang pasti, semua jenis pemanis ini derajat rasa manisnya berkali-kali lipat dari gula pasir, sehingga hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sangat sedikit untuk ditambahkan ke dalam makanan maupun minuman. Tergantung jenisnya, ada beberapa jenis pemanis buatan yang dapat digunakan untuk memasak.

1 dari 2 halaman

Pemanis buatan yang aman untuk ibu hamil

Berikut adalah daftar pemanis buatan yang dianggap aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

  1. Asesulfam kalium

Pemanis ini biasanya ditambahkan pada makanan yang dipanggang atau makanan dingin seperti es krim, gelato, puding, dan minuman. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganggap pemanis ini aman bagi ibu hamil selama dikonsumsi secara wajar.

  1. Aspartam

Pemanis ini kerap ditambahkan ke dalam minuman bersoda, puding, serealia siap jadi, minuman kemasan, permen karet, produk susu, dan obat-obatan—tetapi tidak dapat digunakan untuk memasak.

Menurut FDA, aspartam tergolong aman untuk dikonsumsi selama hamil dan menyusui, namun harus dibatasi jumlahnya. Aspartam tidak boleh digunakan untuk wanita hamil dengan penyakit fenilketonuria (PKU), gangguan hati, atau yang memiliki kadar fenilalanin tinggi di dalam darah.

  1. Sukralosa

Sukralosa merupakan turunan gula pasir yang mengalami perubahan pada rantai kimianya. Jenis pemanis ini kian populer digunakan sebagai pemanis dalam berbagai produk makanan dan juga untuk memasak. Menurut FDA, sukralosa tergolong aman untuk dikonsumsi siapa pun, termasuk ibu hamil dan menyusui.

  1. Gula alkohol

Sorbitol, manitol, dan xylitol adalah jenis-jenis gula alkohol yang dianggap aman untuk ibu hamil. Namun, konsumsinya tetap harus dibatasi karena mengandung kalori. Ada sedikit efek samping akibat konsumsinya seperti kembung, diare, dan kram perut. Meski demikian, ada pula efek positif yang bisa didapat, yakni mengurangi pembentukan karang gigi dan mencegah gigi berlubang, khususnya untuk pemanis xylitol.

Pemanis buatan yang tidak aman untuk ibu hamil

Di luar keempat jenis pemanis buatan ini, ada pemanis buatan lain seperti sakarin, stevia, siklamat, thaumatin, dan neotame. Kelima jenis pemanis ini dianggap tidak aman untuk ibu hamil. Sebagian dapat menembus plasenta dan memengaruhi janin, sedangkan sebagian lainnya belum ditemukan cukup data yang mendukung keamanan penggunaannya selama kehamilan. Oleh sebab itu, bila Anda menemukan produk-produk yang menggunakan kelima pemanis ini, sebaiknya dihindari.

Selama masa kehamilan, ibu hamil boleh tetap mengonsumsi pemanis buatan, dengan catatan yang sudah terbukti aman untuk kehamilan dan konsumsinya harus dalam batas wajar. Batas wajar yang dimaksud adalah 2-3 saset per hari agar tidak menimbulkan peningkatan berat badan  yang berlebihan serta efek samping.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar