Sukses

  • Home
  • Info Sehat
  • Mengenal Gejala Limfoma atau Kanker Kelenjar Getah Bening pada Anak

Mengenal Gejala Limfoma atau Kanker Kelenjar Getah Bening pada Anak

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening bisa terjadi pada siapa aja. Namun, kanker jenis ini lebih sering ditemukan pada anak. Waspada, kenali gejalanya!

Data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, sekitar 300.000 anak berusia 0-19 tahun di seluruh dunia terdiagnosis kanker setiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia, setiap tahunnya tercatat kira-kira 11.000 kasus baru kanker pada anak.

Salah satu jenis kanker yang paling banyak menyerang anak adalah limfoma alias kanker kelenjar getah bening. Waspada, kenali gejala kanker limfoma pada anak, agar deteksi dini bisa dilakukan. Jangan sampai kanker tersebut terjadi secara diam-diam dan mengancam masa depan buah hati Anda!

Mengenal Limfoma pada Anak

Limfoma merupakan jenis kanker yang menyerang sistem limfatik,atau getah bening. Perlu diketahui, sistem limfatik ini berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh dan bereaksi terhadap adanya infeksi yang menyerang. Kanker limfoma terdiri atas dua tipe, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Umumnya penyakit ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita.

Limfoma Hodgkin dapat dialami oleh semua usia, tetapi paling sering menyerang remaja hingga dewasa muda. Sementara itu, limfoma non-Hodgkin lebih banyak terjadi pada orang-orang di atas usia 50 tahun.      

Penyebab dari kanker limfoma pada anak belum diketahui secara pasti hingga saat ini. Namun, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya limfoma, yaitu:

  • Adanya gangguan imunitas berat, misalnya HIV/AIDS.
  • Konsumsi obat untuk melemahkan daya tahan tubuh (obat imunosupresi).
  • Pernah menjalani terapi radiasi, kemoterapi, atau transplantasi organ.

Artikel Lainnya: Waspada Limfoma, Ini yang Perlu Anda Perhatikan

1 dari 3 halaman

Gejala Limfoma pada Anak

Dibandingkan jenis lainnya, kanker kelenjar getah bening pada anak memberikan prognosis yang baik apabila ditangani sejak dini. Adapun gejala limfoma pada anak bisa muncul dan harus diwaspadai, yaitu:

  1. Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Gejala limfoma pada anak yang utama adalah ditemukannya pembesaran kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening pada limfoma bisa ditemukan di daerah leher, ketiak, di atas tulang selangka, atau selangkangan.

Anda dapat dengan mudah melihat atau merabanya, karena bentuknya seperti benjolan di bawah kulit. Pembesaran ini umumnya tidak disertai oleh rasa nyeri dan bergerombol. 

  1. Mudah Lelah

Gejala lain yang dapat terjadi akibat limfoma pada anak adalah tubuh mudah terasa lelah. Kondisi ini biasanya terjadi secara berkelanjutan atau menetap. Oleh karena itu, jika Anda menemukan adanya keluhan mudah lelah yang terjadi secara berkelanjutan pada anak, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter.

  1. Demam Berulang Tanpa Sebab yang Jelas

Salah satu gejala limfoma pada anak adalah seringnya muncul demam tanpa sebab yang jelas. Umumnya, demam terjadi saat malam hari, disertai dengan menggigil dan keringat berlebihan.

Artikel Lainnya: Limfoma, Bisakah Disembuhkan?

  1. Sesak Napas

Apabila kanker kelenjar getah bening mulai tumbuh dari daerah timus (salah satu organ di dada), gejala yang muncul adalah batuk dan sesak napas. Kondisi sesak napas pada anak harus mendapatkan perhatian yang serius. Jika mendeteksi adanya keluhan ini, jangan tunda untuk segera membawa anak berobat ke dokter.

  1. Luka yang Sulit Sembuh

Bagi anak-anak yang aktif, mereka biasanya mudah terluka saat bermain. Luka tersebut biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.

Akan tetapi, jika luka di tubuh anak tidak kunjung sembuh dalam hitungan minggu atau malah menetap dalam jangka waktu lama, sebaiknya segera periksa ke dokter. Hal ini mungkin saja terjadi akibat adanya limfoma pada anak.

  1. Berat Badan Berkurang Tanpa Sebab

Salah satu tanda adanya kanker yang berkembang di dalam tubuh adalah penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. 

Atas dasar itu, apabila berat badan si Kecil selalu berkurang padahal pola makan dan aktivitasnya sama seperti biasa, Anda perlu mencurigainya dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter. 

  1. Perut Membesar

Kelenjar getah bening ada di seluruh tubuh, tak terkecuali di daerah perut. Pembesaran kelenjar getah bening secara masif dapat menyebabkan penumpukan cairan di perut dan terasa nyeri. 

Penumpukan cairan yang berlebihan ini akan memberikan gambaran perut membesar seperti orang buncit, Sebagai akibatnya, si Kecil akan merasa mudah kenyang apabila meski hanya makan sedikit.

Artikel Lainnya: Leher Membesar? Ini Perbedaan Bengkak pada Kelenjar Getah Bening dan Tiroid

2 dari 3 halaman

Penanganan Limfoma pada Anak

Jika Anda mendapati adanya gejala limfoma pada anak, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter. Untuk mendiagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendeteksi pembesaran kelenjar getah bening dan tanda-tanda infeksi. 

Selain itu, dokter juga akan melihat riwayat medis dengan menanyakan tentang riwayat kesehatan anak, kesehatan keluarga, dan hal-hal lainnya untuk membantu menetapkan diagnosis.Apabila pembesaran kelenjar getah bening pada anak terjadi akibat infeksi, dokter akan memberikan obat antibiotik atau antivirus sesuai dengan kemungkinan penyebabnya. 

Apabila obat-obatan tersebut tidak mempan atau kelenjar getah bening tetap membesar, dokter mungkin perlu melakukan biopsi untuk memastikan ada/tidaknya sel kanker.

Limfoma pada anak bisa disembuhkan asal diagnosis dan pengobatannya tidak terlambat. Untuk itu, bila Anda menemukan salah satu atau beberapa gejala limfoma pada anak, segera lakukan pemeriksaan ke dokter sebelum keluhan terlanjur parah. 

Jika Anda ragu atau ingin tahu lebih lanjut mengenai limfoma atau kanker kelenjar getah bening pada anak, jangan sungkan untuk bertanya pada dokter menggunakan layanan LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar