Sukses

Ketahui Gejala Kanker Limfoma pada Anak

Kanker limfoma adalah salah satu penyakit yang mudah menyerang anak-anak. Kenali gejalanya agar dapat dideteksi secara dini!

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu jenis kanker yang paling sering dijumpai pada anak-anak adalah kanker limfoma. Limfoma merupakan kanker yang menyerang sistem limfatik, atau getah bening. Perlu diketahui bahwa sistem limfatik ini berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh dan bereaksi terhadap adanya infeksi yang menyerang.

Kanker limfoma terdiri atas dua tipe, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Umumnya penyakit ini lebih sering terjadi pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Limfoma Hodgkin dapat dialami oleh semua usia, tetapi paling sering menyerang remaja hingga dewasa muda. Sedangkan limfoma non-Hodgkin lebih banyak terjadi pada orang-orang di atas umur 50 tahun.      

Penyebab dari kanker limfoma pada anak-anak belum diketahui hingga kini. Namun, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang rentan mengalami limfoma, yaitu:

  • Anak yang mengalami gangguan imunitas berat, misalnya HIV/AIDS
  • Anak yang mengonsumsi obat untuk melemahkan daya tahan tubuh (obat imunosupresif)
  • Anak yang pernah menjalani radiasi, kemoterapi, atau transplantasi organ

Gejala-gejala kanker limfoma yang dapat muncul pada anak-anak, yaitu:

1. Pembesaran kelenjar getah bening

Membesarnya kelenjar getah bening yang timbul di daerah leher, ketiak, di atas tulang selangka, atau selangkangan merupakan gejala yang paling umum dari kanker limfoma.

Anda dapat dengan mudah melihat atau merabanya, karena bentuknya seperti benjolan di bawah kulit. Umumnya pembesaran ini tidak disertai oleh rasa nyeri.

2. Mudah lelah

Gejala lain yang dapat terjadi adalah tubuh mudah terasa lelah. Bila gejala ini terjadi pada anak Anda, segera lakukan pemeriksaan untuk memastikannya.

3. Sesak napas

Sesak napas yang terus-menerus merupakan suatu tanda adanya kanker. Kondisi sesak napas pada anak harus mendapatkan perhatian yang serius, sehingga bila ini terjadi segera lakukan penanganan ke dokter.

4. Luka yang sukar sembuh

Bagi anak-anak yang aktif, mereka biasanya mudah terluka saat bermain. Tapi Anda perlu lebih waspada jika luka si Kecil tidak kunjung sembuh atau menetap dalam jangka waktu yang lama.

5. Berat turun

Berat badan si Kecil turun drastis meski tidak sedang menjalani diet? Anda perlu mencurigainya dan melakukan pemeriksaan ke dokter.  

Jika anak Anda menunjukkan gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter. Untuk mendiagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari pembesaran kelenjar getah bening dan tanda-tanda infeksi.

Selain pemeriksaan fisik, dokter akan melihat riwayat medis dengan menanyakan tentang kesehatan masa lalu anak, kesehatan keluarganya, dan masalah lainnya.

Kadang-kadang, ketika seorang anak memiliki kelenjar getah bening yang membesar tanpa alasan yang jelas, dokter akan mengontrol untuk melihat apakah kelenjar tersebut terus tumbuh. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik jika kelenjar diduga terinfeksi oleh bakteri, atau melakukan tes darah untuk jenis infeksi tertentu.

Jika kelenjar getah bening tetap membesar, langkah selanjutnya adalah biopsi (mengeluarkan dan memeriksa jaringan, sel, atau cairan dari tubuh).

Pada beberapa kasus, kanker limfoma mudah disembuhkan asal pengobatannya tidak terlambat. Untuk itu, bila Anda menemukan gejala-gejala kanker limfoma pada anak, segera lakukan pemeriksaan ke dokter sebelum menjadi lebih parah.

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar