Sukses

Hamil Muda, Meghan Markle Singkirkan Sepatu High Heels

Meghan Markle yang biasa memakai sepatu high heels, kini nyaman mengenakan sepatu flat saat hamil muda. Simak alasan medisnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Meghan Markle alias Duchess of Sussex ini dikenal dengan penampilan sophisticated dan hampir setiap waktu mengenakan sepatu high heels atau sepatu hak tinggi jenis sky high stiletto dan pakaian model jahitan sharp tailoring. Penampilan yang terlihat sederhana tapi tetap elegan. Meski demikian, dalam tur Australia bersama sang suami, alih-alih mengenakan sepatu hak tinggi seperti biasanya, ia menukarnya dengan sepatu flat.

Media (dan publik) menduga bahwa ini berkaitan dengan dirinya yang tengah hamil. Sebetulnya, apa pengaruh sepatu high heels terhadap kehamilan?

Kaitan antara sepatu hak tinggi terhadap kehamilan

Menurut Baby Centre UK, Anda sebaiknya memang tidak mengenakan sepatu berhak tinggi saat hamil. Sebab, tubuh melepaskan hormon relaksin untuk melonggarkan jaringan agar sendi Anda tetap stabil. Hal tersebut membuat pelvis menjadi lebih lentur dan siap “digunakan” untuk melahirkan.

Di sisi lain, kelenturan persendian tersebut malah mendapat tekanan ekstra dari pemakaian sepatu berhak tinggi. Kondisi ini bisa memicu timbulnya nyeri punggung yang diakibatkan dari penekanan tumit secara tak normal oleh sepatu hak tinggi.

Tak hanya itu, sepatu high heels juga bisa mengubah postur tubuh serta memberi tekanan yang tidak nyaman pada lutut dan pergelangan kaki. Ahasil, ketiganya bisa merasakan nyeri. Padahal, saat hamil Anda butuh tubuh yang nyaman untuk “membawa” jabang bayi di dalam perut.

Sementara itu, ibu hamil mungkin akan merasa lebih mudah pusing, lelah, dan kehilangan keseimbangan saat mengandung. Pembengkakan (edema) sangat umum terjadi pada trimester tiga kehamilan, terutama di bagian kaki. Malahan, dikutip dari Mom Tricks, tak sedikit juga ibu hamil yang kakinya membesar dan tidak kembali lagi meski sudah melewati persalinan. Kondisi ini juga dibenarkan oleh American College of Foot and Ankle Surgeons, bahwa kehamilan memang bisa membawa perubahan permanen yang signifikan pada kaki Anda.

Oleh sebab itu, kurang bijak rasanya jika ibu yang tengah mengandung memaksakan diri untuk mengenakan sepatu hak tinggi karena hanya akan meningkatkan risiko terjadinya nyeri punggung, terjatuh, serta memperparah pembengkakan.

1 dari 2 halaman

Sepatu yang cocok untuk ibu hamil

Jika Anda sudah terbiasa memakai sepatu high heels dan tetap ingin memakainya meski sedang hamil, Lorraine Jones dari The Society of Chiropodists and Podiatrist member saran ini. Pakailah sepatu high heels Anda hanya untuk acara penting dan tak jangan berdiri terlalu lama. Sedangkan untuk keseharian, hindari penggunaan sepatu bertumit tinggi.

Adapun cara memilih sepatu yang tepat untuk ibu hamil antara lain:

  • Pilih sepatu yang mudah digunakan, misalnya slip-on. Pasalnya, Anda akan semakin sulit untuk membungkuk dan mengenakan sepatu yang rumit (misalnya sepatu dengan tali atau strap) saat usia kandungan lebih dari 6 bulan.
  • Pilih sepatu yang ukurannya sedikit lebih besar, dengan permukaannya lebar, dan memiliki pijakan empuk supaya bisa menopang kaki yang membengkak dengan baik.
  • Hindari sepatu berhak tinggi lebih dari 3 cm.
  • Jika ada sepatu nyaman yang memiliki tali penyangga pergelangan kaki, itu lebih baik!
  • Pilih tinggi tumit 3 cm karena bisa menggeser sedikit beban tumit ke depan kaki untuk mengurangi ketidaknyamanan.
  • Dan pastikan ada jarak 1 cm antara jari terpanjang dan ujung sepatu.

Nah, itulah ulasan bahaya memakai sepatu hak tinggi dan tips memilih sepatu yang tepat saat Anda sedang hamil. Meghan Markle tampaknya juga sudah mengetahui kondisi ini, sehingga membuatnya lebih memilih mengenakan sepatu bertumit rendah atau sepatu flat ketimbang sepatu high heels demi kenyamanan dan keamanan kehamilannya.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar