Sukses

Mengapa Pria Malas Makan Sayuran?

Dibanding wanita, pria cenderung lebih malas makan sayuran. Kenapa, ya? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Data telah berbicara, konsumsi sayuran penduduk Indonesia tergolong kurang. Menurut pernyataan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, konsumsi sayur masyarakat Indonesia masih rendah, yaitu 33,5 gram per orang per hari (dengan konsumsi buah hanya 57,1 gram per orang per hari). Tak hanya itu, Riskedas tahun 2013 menyebut, 93,5 persen penduduk Indonesia di atas 10 tahun mengonsumsi sayur dan buah di bawah anjuran. Nah, pada populasi malas makan sayur ini, katanya pria lebih malas untuk makan sayuran. Apa benar?

Lewat sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas Negeri Kent, Amerika Serikat, terdapat bukti bahwa pria lebih malas makan buah dan sayuran dibandingkan wanita. Selain itu, pria juga dikatakan memiliki kontrol yang lebih sedikit terhadap asupan buah dan sayuran.

"Hasil studi menunjukkan bahwa pria tidak memiliki kepercayaan sebesar wanita terhadap sayur dan buah demi kesehatannya. Pria pun juga merasa tak bisa selalu mengonsumsi sayuran, terutama jika sedang di tempat kerja atau saat menonton TV,” kata John A Updegraff, profesor psikologi sosial dan kesehatan dari Universitas Negeri Kent.

Kata John lagi, temuan ini menunjukkan bahwa pesan atau anjuran untuk memperbanyak konsumsi sayur lebih berhasil pada wanita, tidak pada pria. “Sangat penting bagi pria untuk mengerti pentingnya pola makan sehat serta mengembangkan kepercayaan diri mereka untuk membuat pilihan yang sehat, baik di tempat kerja maupun di rumah.”

Buah, sayuran, dan keyakinan

Dalam studi tersebut, tim peneliti menggunakan teori perilaku sederhana. Mereka berupaya menjelaskan apa yang telah ditunjukkan oleh banyak penelitian, bahwa pria jauh lebih malas daripada wanita untuk memenuhi rekomendasi harian sayur dan buah.

Teori yang digunakan ini mencoba melihat hubungan antara keyakinan seseorang dan perilaku mereka. Peneliti juga memperhatikan tiga keyakinan yang dapat memotivasi seseorang dalam mengonsumsi makanan bernutrisi lengkap dan seimbang:

  • Perilakunya terhadap sayur dan buah
  • Pengendalian pola makan
  • Kesadaran bahwa orang-orang di sekitarnya menginginkan ia untuk memperbaiki pola makannya.

Untuk studi ini, peneliti menggunakan data dari survei National Cancer Institute’s Food Attitudes and Behavior tahun 2007, dengan jumlah partisipan hingga 3.400 orang dengan rentang usia 35-43 tahun.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa wanita memiliki sikap yang lebih baik terhadap makan buah dan sayuran. Katakanlah wanita cenderung lebih setuju bahwa jika mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, maka kesehatan akan lebih baik.

Selain itu, para peneliti juga menemukan fakta wanita lebih yakin bahwa mereka bisa makan buah dan sayuran sebagai camilan. Bahkan ketika mereka sedang lelah, lapar, atau berada di tengah-tengah teman atau keluarga yang sedang makan junk food.

1 dari 2 halaman

Lantas, bagaimana agar pria lebih doyan makan sayur?

Tentu saja tim peneliti coba mencari cara agar pria mau memakan buah dan sayuran lebih sering. Salah satu idenya adalah dengan mendorong orang yang suka terhadap sayur dan buah untuk memberi contoh atau motivasi kepada pria yang tidak suka dengan dua jenis makanan tersebut.

Namun, cara itu tetap tidak berhasil untuk membuat pria makan sayur lebih banyak dari sebelumnya. Tidak ada alasan yang mendasari untuk hal ini.

"Apa yang mungkin bekerja paling baik adalah mengajari orang-orang cara untuk mengendalikan konsumsi buah dan sayuran mereka. Misalnya, pria dapat ditunjukkan pilihan untuk mengonsumsi makanan sehat saat bekerja, atau ngemil buah dan sayuran saat di depan TV," ungkap John.

Namun, ternyata cara ini bukan motivator yang kuat, baik untuk pria atau wanita. Dalam studi tersebut, pria melaporkan bahwa ketika diberi contoh mereka merasa tertekan. Mereka memang mulai terdorong untuk makan buah dan sayuran, tetapi jumlah konsumsinya masih sedikit.

Jika Anda pria yang malas makan sayuran dan buah, bisa jadi hasil studi di atas bisa sedikit menjelaskan. Jangan hanya mengangguk-angguk dan menyetujui hasil penelitian tersebut. Hal terpenting adalah tanamkan tekad kuat untuk hidup lebih sehat, yang salah satunya dengan memperbaiki pola makan dengan perbanyak konsumsi sayuran. Sayuran kaya akan vitamin, mineral, serat, serta rendah karbiohidrat yang dibutuhkan tubuh demi menunjang kesehatan yang lebih baik.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar