Sukses

Adakah Manfaat Sehat Mendengarkan Lagu Sedih?

Sedang senang atau kecewa, lagu sedih tetap dijadikan pilihan utama untuk didengarkan. Lalu, adakah manfaat sehat dari lagu jenis ini?

Klikdokter.com, Jakarta Mendengarkan lagu dengan irama gembira sering dijadikan sebagai kegiatan untuk mengawali hari. Bagi beberapa orang, hal tersebut memang bisa mendorong munculnya semangat dan motivasi. Akan tetapi, apa jadinya bila yang diputar adalah lagu sedih?

Tidak dimungkiri, sebagian orang memilih untuk mendengarkan lagu sedih di mana pun dirinya dan apa pun kondisinya. Meski hal tersebut identik dengan penurunan mood dan membuat suasana menjadi kelabu, mereka tetap tak enggan melakukannya. Lantas, mengapa ada orang yang selalu mendengarkan lagu sedih? Dan, apakah itu merupakan tanda dari ungkapan depresi?

Alasan seseorang mendengar lagu sedih

Dilansir dari Psychology Today, benar adanya bahwa senang mendengarkan lagu sedih menandakan bahwa seseorang, secara sadar atau tidak sadar, tengah merasakan kesedihan yang mendalam. Dan, hanya dengan mendengarkan lagu sedih, ia bisa melampiaskan kesedihan tanpa menunjukkan gejala-gejala. Itu karena lagu dianggap sebagai “teman” dari rasa sedih yang dialaminya.

Bagi orang yang cenderung pendiam alias introver, menceritakan perasaannya adalah hal yang cukup sulit. Apalagi, mereka berpikir bahwa tak semua orang mau mendengar keluh kesah yang membosankan.

Dengan memahami lirik, mendengar emosi dari suara penyanyi serta instrumen lagu sedih, seorang akan merasa bahwa dirinya sedang ditemani oleh orang lain yang punya perasaan serupa. Dan terkadang, “bersama” (secara simbolis) dengan orang yang memiliki permasalahan yang mirip, jauh lebih menenangkan ketimbang memaksakan diri mendengarkan lagu gembira yang penuh semangat.

1 dari 2 halaman

Adakah manfaat lagu sedih bagi kesehatan?

Lagu sedih memainkan peranan dalam pengaturan emosi manusia. Ditemani oleh pelepasan hormon oksitosin dan prolaktin yang berkaitan dengan ikatan sosial, seseorang akan merasa puas setelah melepas tekanan emosionalnya melalui lagu sedih. Sehingga, lagu tersebut dapat memfasilitasi pemulihan suasana hati.

Di sisi lain, lagu sedih itu sendiri tak melulu bikin pendengarnya makin depresi. Dikutip dari Psychology Today, sebenarnya “efek samping” dari mendengarkan lagu sedih sangat bergantung dari pribadi masing-masing. Justru, kesedihan yang tak terluapkan dengan baik akan membuat seseorang semakin tertekan karena merasa “sendirian”.

Terdapat sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa salah satu emosi terkuat yang ditimbulkan oleh lagu-lagu sedih adalah nostalgia. Dengan adanya nostalgia, ingatan akan diri Anda sebenarnya bisa kembali terbuka. Cara Anda menghadapi masalah serupa di masa lalu juga terungkap kembali. Nostalgia sebenarnya sangat erat kaitannya dengan kesinambungan diri, dan cara sehat mengatasi stres. Sebab, kenangan indah maupun kenangan buruk sama-sama mampu mengingatkan Anda bahwa sukacita adalah hal yang bisa dicapai.

Tak sebatas itu, mendengarkan lagu sedih – yang tidak ada relevansinya sama sekali dengan kehidupan Anda -  juga bisa mengajarkan Anda tentang sudut pandang lain. Hal ini akan secara tidak langsung melatih Anda untuk memecahkan masalah.

Satu hal yang perlu Anda ingat: tak semua kesedihan itu buruk. Selama dalam batas wajar, kesedihan akan mengekang Anda dari pengambilan keputusan secara impulsif, dapat menyeimbangkan suasana hati dan menumbuhkan empati pada orang lain.

Jadi, tak selamanya mereka yang mendengarkan lagu sedih adalah orang depresi yang tak punya semangat hidup. Justru sebaliknya, mendengarkan lagu sedih dapat menjadi cara seseorang untuk “bertahan”, memahami beragam perspektif, dan mengatur emosi serta menjaga kesehatan mental. Alhasil, terciptalah perasaan tenang yang menyenangkan.  Namun demikian, jika Anda mengalami perasaan sedih yang berlarut atau melihat teman yang depresi – tanpa mendengarkan lagu sedih – segera konsultasikan ke psikolog  untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar