Sukses

Kenali Gejala Kanker Limfoma yang Dialami Paul Allen Microsoft

Salah satu pendiri Microsoft, Paul Allen, meninggal dunia karena kanker limfoma. Mari kenali gejala kanker limfoma yang sempat dideritanya.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka datang dari dunia teknologi. Salah satu pendiri perusahaan teknologi Microsoft Corporation, Paul Allen, tutup usia  pada hari Senin (15/10), di usia 65 tahun. Allen dikabarkan meninggal akibat komplikasi kanker limfoma non-Hodgkin. Mari kenali gejala kanker limfoma yang menjadi penyebab meninggalnya salah satu pria terkaya di dunia versi Forbes ini.

Kabar duka meninggalnya Paul disampaikan oleh organisasi Vulcan Inc. selaku wakil dari keluarga Paul. Selain kiprahnya dalam perusahan software terbesar di dunia, almarhum juga dikenal sebagai filantrop dan aktif dalam kegiatan amal. Buktinya, Vulcan Inc. Merupakan organisasi amal miliknya yang fokus pada pengembangan tata kota Seattle, Amerika Serikat, tempat selama ini ia tinggal.

Awal bulan ini, Paul sempat mengungkapkan bahwa dia telah memulai pengobatan untuk penyakit limfoma non-Hodgkin, jenis kanker yang sama yang membuatnya mendapat perawatan intensif pada tahun 2009. Pada 1983, Paul meninggalkan perusahaan yang dia dirikan bersama Bill Gates ketika dia pertama kali terdiagnosis penyakit tersebut.

Kenali penyebab dan gejala kanker limfoma non-Hodgkin

Menurut dr. Atika dari KlikDokter, kanker limfoma adalah salah satu tumor ganas yang dinilai sangat agresif dan berbahaya. Jenis kanker ini juga populer dengan sebutan kanker kelenjar getah bening.

"Kanker limfoma adalah kanker dari sistem getah bening, sebagai jaringan yang berfungsi untuk memproduksi sel pertahanan tubuh yang disebut dengan limfosit. Sel limfosit ini bertugas untuk melawan aneka kuman dan mencegahnya agar tidak menginfeksi tubuh. Sebab, bila sel-sel di jaringan-jaringan ini tumbuh secara berlebihan dan tidak terkontrol, maka terjadilah kanker," dr. Atika menjelaskan.

Untuk kanker limfoma sendiri sebenarnya terdiri dari bermacam-macam jenis. Akan tetapi, dua jenis kanker limfoma yang paling sering menyerang adalah kanker limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.

Pentingnya deteksi dini

Jenis limfoma Hodgkin adalah yang terbanyak ditemukan dan memiliki angka keberhasilan terapi sangat baik. Hingga 80 persen kasus limfoma Hodgkin bisa disembuhkan bila terdeteksi secara dini. Meski angka kematian dari kanker limfoma non-Hodgkin—seperti yang dialami Paul—lebih tinggi, tapi sebetulnya jika terdeteksi dan ditangani secara dini, kualitas penderita akan membaik, bahkan bisa sembuh.

Layaknya kanker pada umumnya, sebaiknya sering-seringlah melakukan pemeriksaan atau deteksi dini, apalagi jika ada riwayat kanker di keluarga. Waspadalah jika Anda mengalami gejala yang mengindikasikan kanker limfoma non-Hodgkin di bawah ini:

  • Pembesaran kelenjar getah benih yang tidak nyeri, terutama di leher, ketiak, lipatan paham, atau di organ dalam perut
  • Demam berkepanjangan tanpa sebab yang jelas
  • Keringat berlebihan pada malam hari
  • Tubuh terasa mudah lelah
  • Berat badan turun drastis
  • Kemerahan atau gatal di kulit
  • Nyeri di dada, perut, atau tulang-tulang tanpa sebab yang jelas.

Sejauh ini, apa yang menjadi penyebab kanker limfoma bersarang di tubuh belum diketahui secara pasti. Mutasi genetik yang terjadi pada sel limfosit akan membuat sel memperbanyak diri secara tidak terkontrol. Sayangnya, sel limfosit yang bertambah ini bukanlah sel yang sehat dan tidak dapat bekerja seperti sel limfosit normal.

Kanker limfoma seperti yang pernah dialami Paul Allen sebenarnya bisa disembuhkan, asal dikenali sejak dini. Maka dari itu, sangat penting untuk paham dan peka terhadap tanda-tanda yang mungkin muncul. Menurut dr. Atika, penyakit kanker limfoma jangan dianggap remeh karena jumlah penderitanya di Indonesia ternyata tidak sedikit. Deteksi dan penanganan dini adalah kunci utama untuk untuk memeranginya. Bila muncul benjolan di tubuh, walaupun ukurannya kecil sekalipun, segera lakukan pemeriksaan ke dokter sebagai langkah deteksi dini.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar