Sukses

Kenapa si Kecil Perlu Cuci Tangan?

Cuci tangan merupakan usaha sederhana namun sangat penting dilakukan agar anak tak gampang sakit.

Klikdokter.com, Jakarta Sudah beberapa hari ini si Kecil sakit. Anda sebagai orang tua pun langsung sigap melakukan penanganan, dengan menyajikan makanan sehat dan mengajak mereka melakukan aktivitas fisik. Tapi kok, tetap saja mereka tak sembuh-sembuh? Kalau begitu, mungkin ada satu upaya yang sering dilupakan anak sebelum menyantap makanan yang Anda berikan, yakni mencuci tangan.

Baik pada orang dewasa dan anak-anak, tangan ialah sarangnya berbagai kuman penyakit. Sebab, apa pun kegiatan yang dilakukan, pasti tangan tak pernah absen dalam memegang benda, baik itu benda pribadi maupun fasilitas umum. Tentu Anda tak bisa menjamin bahwa semua benda yang Anda sentuh itu higienis, bukan?

Alasan si Kecil wajib mencuci tangan

Nah, karena Anda tidak bisa menjamin bahwa benda yang dipegang si Kecil di rumah maupun di sekolah itu higienis, mulai sekarang ajarkan dia untuk rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Terutama saat ia hendak makan dan minum. Selain itu, anak-anak belum memiliki daya tahan tubuh sesempurna orang dewasa, jadi sangat penting bagi anak untuk mencuci tangan agar tak mudah terserang kuman penyakit.

Apalagi penelitian menyebutkan, mencuci tangan dengan memakai sabun dan air mengalir terbukti dapat menurunkan risiko diare hingga 50%. “Tindakan ini juga terbukti efektif dalam mengurangi tingkat penularan penyakit, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun,” kata dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter.

Mungkin pada awalnya Anda akan kesulitan mengusir rasa malas dari Si Kecil. Dan mereka pun bisa beralasan bahwa “tangannya bersih” (ya, karena mereka tidak bisa melihat adanya kotoran di tangan). Namun, jangan patah semangat!

Tetaplah sabar dalam mengajari cuci tangan dan berikan contoh konkret kepada mereka. Sebab, siapa tahu mereka malas membersihkan tangan karena Anda dan pasangan juga jarang terlihat mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktvitas. Jadi, Anda pun mesti membiasakan diri supaya anak mencontoh kebiasaan baik tersebut.

1 dari 3 halaman

Penyakit yang mengintai saat anak malas cuci tangan

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, jika Si Kecil jarang mencuci tangan, ada sejumlah penyakit yang mengintai mereka, seperti:

  • Diare. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh bakteri. Parahnya lagi, penderita diare yang tidak mencuci tangan tetapi langsung berkontak dengan tangan orang yang sehat bisa memindahkan bakteri dan menyebabkan diare pada orang tersebut.
  • Hepatitis A. Meski yang paling sering dialami adalah diare, tapi tak menutup kemungkinan bahwa si Kecil dan Anda bisa terserang hepatitis A jika tak pernah mencuci tangan. Saat virus hepatitis berhasil masuk ke dalam tubuh dan mengganggu fungsi hati, gejala yang ditimbulkan dapat berupa demam, tubuh menguning, dan sakit perut kanan atas.
  • Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tak cuma dari udara, rupanya penularan ISPA, khususnya batuk pilek, bisa melalui tangan berkuman yang sering menyentuh wajah.
  • Skabies. Penyakit ini disebabkan oleh tungau yang masuk ke dalam epidermis sehingga menyebabkan gatal. Nah, apabila si Kecil habis menyentuh hewan, misalnya anjing atau kucing yang terkena skabies, anjurkan ia untuk segera mencuci tangan sampai bersih agar tidak tertular, atau bahkan mandi sekalian.

Agar tidak terinfeksi salah satu dari penyakit yang sudah disebutkan, rajin-rajinlah mencuci tangan, ya. Kalau belum menemukan wastafel atau sumber air bersih mengalir lainnya dan sabun, gunakan dulu hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60%.

2 dari 3 halaman

Kapan harus mencuci tangan

Sudah mengetahui alasan di balik pentingnya mencuci tangan, kini saatnya mengetahui waktu yang tepat bagi si Kecil (bahkan Anda!) untuk mencuci tangan. Adapun waktunya sebagai berikut:

  1. Saat tangan terlihat kotor
  2. Sebelum menyentuh makanan (sebelum memotong dan memasak juga, ya!)
  3. Setelah menggunakan kamar mandi
  4. Setelah batuk atau bersin
  5. Setelah menyentuh hewan peliharaan dan hewan liar
  6. Setelah beraktivitas di luar rumah
  7. Sebelum dan sesudah mengunjungi kerabat yang sakit

Cara mencuci tangan yang benar

Mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan belum lengkap kalau belum memahami cara mencuci tangan dengan benar. Sebab, kalau si Kecil hanya asal-asalan saja dalam membersihkan tangannya, tentu kuman penyakit masih tertinggal di telapak mungil tersebut. Jadi, ini langkah-langkah mencuci tangan yang benar:

  1. Gunakan air dingin atau air hangat (bukan air panas karena bisa membuat kulit kering)
  2. Gunakan sabun batang atau sabun cair.
  3. Gosokkan sabun tersebut pada tangan hingga menimbulkan busa, lalu bersihkan sela-sela jari, kuku, telapak, hingga pergelangan tangan. Bagian sela jari dan kuku sangat penting untuk dibersihkan karena di situlah kuman biasa bersembunyi.
  4. Lakukan kegiatan tersebut selama 15-20 detik.
  5. Setelah itu, bilaslah dengan air mengalir. Jika Anda ingin mematikan air keran, gunakan punggung tangan supaya tangan bagian dalam tidak terkena kuman lagi.
  6. Keringkan menggunakan tisu atau handuk bersih dan selesai.

Tak sulit, bukan? Untuk itu, tak ada alasan lagi bagi Anda dan si Kecil untuk malas mencuci tangan. Karena dengan melakukan upaya simpel dan murah tersebut, anak bisa terhindar dari berbagai penyakit yang membahayakan kesehatannya. Jadi, biasakan diri untuk sering mencuci tangan, dan Selamat Hari Cuci Tangan Sedunia!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar