Sukses

Awas, Jangan Menyimpan 8 Makanan Ini di Dalam Freezer!

Anda menyimpan makanan di dalam freezer? Hati-hati, tidak semua jenis makanan baik disimpan dalam lemari pendingin.

Klikdokter.com, Jakarta Sehabis belanja bulanan di supermarket, biasanya Anda langsung mengeluarkan aneka kebutuhan tersebut dan memasukkannya ke dalam lemari penyimpanan ataupun freezer. Sayangnya, terkadang Anda kurang memedulikan bahan makanan mana yang boleh dan tidak boleh disimpan dalam tempat tersebut.

Padahal, ada banyak bahan makanan yang tak boleh disimpan sembarangan dalam freezer. Sebab, meletakkannya dalam lemari pembeku bisa merusak kandungan nutrisi hingga membahayakan kesehatan tubuh. Mau tahu apa saja bahan makanan sebaiknya tak disimpan dalam freezer?

  • Susu

Menaruh susu cair kemasan di dalam freezer sebenarnya tidak membahayakan kesehatan tubuh. Kendati demikian, membekukan susu bisa mengubah tekstur susu seperti terpisah-pisah saat dicairkan kembali. Konsistensi susu seperti itu tentunya tidak cukup baik untuk dituang ke dalam kopi atau sereal Anda, bukan? Lebih baik, simpan susu di lemari pendingin biasa.

  • Makanan yang digoreng

Saat makan ayam goreng tepung di pusat perbelanjaan dan masih ada sisa, biasanya Anda membawanya ke rumah supaya bisa dimakan lagi. Tapi ingat, jangan simpan makanan tersebut ke dalam freezer. Sebab, tekstur dari ayam goreng tepung akan lembek dan tak enak dimakan.

Hal ini sebenarnya berlaku untuk semua makanan yang telah digoreng. Meski Anda memutuskan untuk menggorengnya lagi sehabis didiamkan dalam freezer, tetap saja tekstur dan rasanya tidak akan sama.

  • Sayur dan buah yang mengandung banyak air

Dilansir dari Reader’s Digest, sayur atau buah yang kandungan airnya tinggi seperti seledri, mentimun, daun selada, semangka, sebaiknya jangan dimasukkan ke dalam freezer.

Pasalnya, kandungan air dalam sayur dan buah tersebut akan berubah menjadi kristal es yang pada saat dikeluarkan dari freezer justru menjadi lembek dan tak bisa dimakan. Lebih baik, simpan buah dan sayur dalam kontainer khusus yang biasanya disediakan di bagian bawah kulkas Anda.

  • Makanan pencuci mulut

Nah, ini yang mungkin sering Anda lakukan, menyimpan dessert di dalam freezer. Usai menghelat pesta di rumah, biasanya kue tart atau pie masih tersisa banyak dan freezer menjadi sasaran tempat penyimpanannya.

Kendati demikian, tekstur pie yang dikeluarkan dari dalam freezer bisa berubah menjadi basah dan lembek. Padahal, kulit pie seharusnya renyah, bukan? Begitu pula dengan kue tart. Saat dikeluarkan, teksturnya pun akan berubah. Terkecuali menu pencuci mulut Anda memang berjenis ice cream cake, tidak masalah untuk disimpan dalam freezer.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

  • Daging yang sebelumnya sudah dicairkan

Saat Anda ingin memasak daging mentah yang sebelumnya disimpan di dalam freezer, lebih baik gunakan sekaligus semuanya. Sebab, memasukkan daging sisa yang sudah digunakan untuk dibekukan kembali hanya akan menjadi sarang bakteri yang bisa mengganggu kesehatan Anda.

  • Yoghurt

Hampir sama dengan susu, memasukkan yoghurt ke dalam freezer bisa memperburuk teksturnya. Dapat dipahami bahwa mungkin maksud Anda memasukkan yoghurt ke dalam freezer untuk menjadikannya fro-yo (frozen yoghurt).

Tapi saat Anda mengeluarkannya dan bersiap untuk menyantap, pasti Anda kecewa. Sebab, yoghurt yang Anda beli akhirnya memiliki kandungan air lebih banyak ketimbang fro-yo sungguhan. Hal ini bisa terjadi karena cairan dalam yoghurt membeku dan terekstraksi dari yoghurt yang seharusnya lebih kental.

  • Bumbu dapur

Menurut National Center for Home Food Preservation, menyimpan bumbu bawang putih, bumbu paprika, bumbu kari, bubuk merica, bubuk cengkeh, serta vanilla essence bisa mengubah rasanya menjadi pahit. Padahal, Anda membutuhkan aneka bumbu tersebut untuk menyedapkan rasa masakan. Nah kalau rasanya saja sudah berubah pahit, tentu tak bisa dipergunakan lagi.

  • Aneka saus dan mayones

Saat akan memasak hidangan barbeque menggunakan saus daging buatan sendiri, sisa dari saus tersebut lebih baik jangan disimpan dalam freezer. Begitu pula dengan saus botolan lain dan mayones. Maksud hati mungkin ingin membuat bahan makanan lebih awet dan bisa digunakan lagi, tetapi yang dihasilkan malah terpisahnya air dan minyak pada saus atau mayones. Jadi, saus botolan dan mayones disimpan dalam suhu ruang saja, ya.

Itulah beberapa bahan makanan yang sebaiknya tidak Anda simpan di dalam freezer. Jika memang bisa disimpan dalam suhu ruang atau lemari pendingin, jangan berinisiatif memasukkannya ke dalam lemari pembeku. Pasalnya, bahan makanan tersebut bisa berubah tekstur dan rasanya menjadi lebih buruk, bahkan bisa mengandung bakteri berbahaya.

Mulai sekarang, cobalah untuk lebih teliti lagi dalam membaca cara penyimpanan pada kemasan serta biasakan untuk tidak menyisakan makanan agar tak perlu disimpan lebih lama lagi di dalam freezer.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar