Sukses

Ini Cara Cuci Tangan yang Dianjurkan WHO

Ingin bebas kuman? Rutinlah mencuci tangan Anda dengan benar sesuai cara yang dianjurkan WHO.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda yang sering cuci tangan dengan ala kadarnya alias hanya dalam sepersekian detik, cobalah untuk mengubah kebiasaan itu. Faktanya, cuci tangan yang dilakukan dengan benar dapat melindungi Anda dari serangan berbagai penyakit. Sebagai pedoman, Anda dapat menggunakan langkah cuci tangan yang dianjurkan oleh World Health Organization (WHO).

Higienitas tangan menjadi salah satu langkah terpenting untuk terhindar dari penyakit atau menularkan penyakit kepada orang lain. Jenis penyakit yang disebarkan lewat kontak atau sentuhan sangat banyak, terutama penyakit saluran pernapasan, penyakit mata, penyakit saluran cerna, dan penyakit kulit.

Infeksi saluran napas seperti selesma adalah salah satu penyakit yang mudah ditularkan lewat sentuhan. Kuman infeksi saluran napas dapat berpindah dari tangan penderita akibat menutup bersin atau batuk menggunakan tangan. Dari sebuah penelitian didapatkan bahwa mencuci tangan dapat menurunkan risiko infeksi pernapasan antara 6% hingga 44%.

Dari sana terlihat bahwa penyakit dapat dicegah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih yang mengalir. Apabila tidak tersedia air, bisa juga dengan memakai hand sanitizer yang mengandung sekurang-kurangnya 60% alkohol.

Sayangnya, pembersih tangan seperti ini tidak dianjurkan bila kadar pencemaran tangan berlebihan (maksudnya, tangan terlihat sangat kotor atau terkontaminasi dengan darah, feses, atau urine). Selain itu, penggunaan alkohol secara rutin untuk membersihkan tangan dapat memicu iritasi pada kulit yang sensitif.

Langkah-langkah mencuci tangan

Dengan mencuci tangan, Anda tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri tetapi juga keluarga dan orang-orang di sekitar. Tunggu apalagi, jadikan mencuci tangan dengan sabun sebagai kebiasaan rutin. Lakukan cuci tangan terutama pada momen-momen berikut:

  • Sebelum, selama, dan setelah mengolah makanan
  • Sebelum makan
  • Sebelum dan sesudah menjaga orang sakit
  • Sebelum dan sesudah merawat luka
  • Setelah menggunakan toilet
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak yang selesai dari toilet
  • Setelah membuang ingus, batuk, atau pilek
  • Setelah menyentuh binatang, makanan binatang, atau kotoran binatang
  • Setelah menyentuh sampah

Selain mengetahui momen cuci tangan yang tepat, yang tidak kalah penting adalah caranya. Langkah cuci tangan yang dianjurkan WHO adalah sebagai berikut:

  1. Basahi kedua tangan dengan air, kemudian ambil sabun secukupnya.
  2. Gosokkan kedua telapak tangan bersama-sama.
  3. Gosok tiap punggung tangan menggunakan telapak tangan sebelahnya, jangan lupa gosok bagian sela-sela jari.
  4. Tangkupkan kembali kedua tangan dan gosok pinggir jari-jari.
  5. Bersihkan jari dan buku-buku jari dengan menyatukan kedua tangan.
  6. Bersihkan sela jempol dan telunjuk dengan cara jempol digenggam oleh tangan sebelahnya.
  7. Bersihkan ujung-ujung jari dengan menggosokkannya ke telapak tangan sebelahnya.
  8. Bersihkan sabun di bawah air mengalir, keringkan dengan sempurna, bila perlu matikan keran dengan menggunakan tisu sekali pakai agar tidak perlu disentuh tangan. Tangan pun bersih sempurna.

Menurut WHO, lama mencuci tangan akan menentukan kadar kebersihan tangan. Bila dilakukan terlalu cepat, dikhawatirkan ada bagian yang tidak bersih sempurna. Untuk mengetahui apakah durasi cuci tangan yang Anda lakukan sudah benar, pastikan lama waktunya setara dengan menyanyikan lagu “Happy Birthday” sebanyak dua kali. Bila langkah cuci tangan sudah benar, maka banyak penyakit pun dapat dicegah!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar