Sukses

Lakukan 3 Hal Ini setelah Pingsan

Setelah terbangun dari pingsan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan agar kondisi tubuh cepat pulih. Berikut penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Mengalami pingsan tentunya bukan hal yang mengenakkan. Apalagi jika terbangun dari pingsan, kondisi tubuh juga terasa lemah dan tak berdaya. Karena itu, penting bagi orang-orang untuk mengetahui pertolongan pertama pada orang pingsan dan apa saja yang perlu dilakukan setelah terbangun dari pingsan agar tubuh cepat pulih.

Pingsan adalah kondisi ketika seseorang mengalami kehilangan kesadaran dan kontrol terhadap otot secara mendadak. Hal utama yang diyakini sebagai penyebab pingsan adalah berkurangnya aliran darah ke otak secara tiba-tiba dan berlangsung singkat. Selain itu, pingsan juga dapat dipicu oleh reaksi tubuh yang berlebih terhadap pemicu tertentu, misalnya stres emosional.

Adapun penyebab pingsan yang paling umum adalah:

  • Penurunan tekanan darah dan volume darah
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Gula darah rendah
  • Dehidrasi atau kekurangan cairan
  • Perubahan postur secara mendadak dan ekstrem, misalnya dari tidur langsung berdiri
  • Nyeri hebat
  • Ketakutan atau stres yang berlebihan
  • Kehamilan
  • Kelelahan

Sesaat sebelum pingsan, umumnya akan muncul beberapa gejala, seperti mual, denyut jantung melemah, berkeringat mendadak, gangguan penglihatan, merasa tiba-tiba suara sangat jauh,  kepala terasa ringan, mati rasa, dan sebagainya.

Pertolongan pertama pada orang pingsan

Jika melihat kerabat atau orang di sekitar Anda pingsan, pertolongan pertama yang dapat diberikan adalah:

  • Baringkan penderita. Jika tidak ada cedera dan pernapasan baik, sangga kakinya dengan bantal atau apa pun agar letak kaki menjadi lebih tinggi dari kepala (kira-kira 30 cm).
  • Longgarkan pakaian, ikat pinggang, dan apa saja yang ketat.
  • Cobalah untuk menyadarkan penderita, bisa dengan menepuknya lembut atau mengajaknya bicara.
  • Jika pernapasan dan denyut jantung tidak normal, segeralah lakukan Bantuan Hidup Dasar sesuai dengan kondisi penderita (misalnya resusitasi jantung paru jika denyut tidak teraba, tapi ini hanya boleh dilakukan oleh orang yang terlatih).

Jika pingsan terjadi lebih dari dua menit atau disertai tanda-tanda tidak lazim (bibir dan wajah membiru, detak jantung sangat lemah, napas sesak, sulit dibangunkan), sebaiknya penderita langsung dibawa ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Atau Anda dapat menunggu bantuan tenaga medis datang.

Apabila penderita dalam konsisi normal dan tidak ada tanda-tanda bahaya, Anda dapat melakukan hal-hal di bawah ini setelah mereka sadar:

  1. Hentikan aktivitas. Mintalah orang tersebut untuk menghentikan aktivitasnya untuk sementara. Memaksakan diri untuk tetap melanjutkan aktivitas justru dapat berbahaya.
  2. Segera duduk atau berbaring. Mintalah orang tersebut untuk duduk atau baringkan di tempat yang nyaman. Langsung berdiri setelah pingsan dapat menurunkan tekanan aliran darah di otak sehingga berisiko pingsan kembali.
  3. Berikan teh manis. Ini karena pingsan dapat dipicu oleh gula darah rendah atau dehidrasi. Segeralah berikan minuman, bisa air putih atau teh manis agar cepat pulih dari pingsan.

Kebanyakan kasus pingsan bukan merupakan masalah yang serius atau fatal. Namun jika tidak ditangani dengan benar justru dapat membahayakan nyawa. Karena itu, pahamilah penyebab pingsan serta apa saja yang harus dilakukan setelah pingsan untuk meminimalkan hal-hal yang tak diinginkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar