Sukses

6 Gejala Kanker Paru seperti Dialami Istri Indro Warkop

Kemarin, istri Indro Warkop mengembuskan napas terakhir akibat kanker paru. Kenalii tanda dan gejala penyakit mematikan tersebut.

Klikdokter.com, Jakarta Kabar duka datang dari keluarga komedian senior tanah air, Indro Warkop. Istri dari pria bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro itu - Nita Octobijanthy - meninggal dunia pada hari Selasa (9/10/2018). Istri Indro mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan penyakit kanker paru yang dideritanya.

Kanker paru merupakan salah satu tipe kanker yang terbanyak di Indonesia, bahkan di dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa penyintas kanker paru meningkat hingga 1,2 juta setiap tahun, dan setiap 30 detik terdapat satu orang yang meninggal akibat penyakit ini.

Dahulu, kanker paru identik dialami oleh laki-laki. Namun kondisi sekarang menunjukkan bahwa penyakit mematikan itu juga dapat dialami oleh kaum wanita. Faktanya, jumlah kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker paru pada wanita Indonesia meningkat sebesar 11,1%.

Penyebab kanker paru

Terdapat dua tipe kanker paru, yaitu kanker paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru bukan sel kecil (non-small lung cancer/NSCLC). Hampir 80 persen kasus kanker paru yang ditemukan termasuk tipe SCLC. Sedangkan, tipe NSCLC memang jarang terjadi, tetapi proses perjalanan penyakit kanker paru tipe ini jauh lebih cepat.

Meski berbeda, penyebab paling umum dari penyakit kanker paru adalah kebiasaan merokok. Hal ini tidak berlaku untuk perokok aktif saja, tetapi juga perokok pasif. Selain itu, mengisap ganja juga meningkatkan risiko terkena kanker paru. Faktor risiko lainnya: paparan terhadap zat beracun seperti asbes, silika, bau gas, atau bensin.

1 dari 2 halaman

Kenali gejala kanker paru

Beberapa keluhan yang diduga kuat berhubungan dengan kejadian kanker paru adalah sebagai berikut:

1. Batuk yang sulit sembuh

Batuk bisa menjadi tanda dari berbagai penyakit, seperti alergi, infeksi saluran napas, radang tenggorok hingga kanker paru.

Batuk pada kanker paru biasanya berlangsung lama dan sulit disembuhkan. Batuk pada kasus kanker juga umumnya bersifat progresif. Artinya, batuk akan bertambah berat seiring waktu dan diikuti dengan produksi dahak yang banyak. Dahak tersebut biasanya akan berwarna cokelat hingga bercampur darah.

2. Sesak napas

Tumor pada paru menyebabkan penekanan pada paru-paru, sehingga penderitanya mengalami sesak napas. Keadaan ini dirasakan semakin memberat dan bisa terjadi bahkan saat tidak melakukan aktivitas yang intens.

3. Nyeri dada

Bila kanker paru menekan selaput paru atau dinding dada, maka orang yang mengalami penyakit ini biasanya akan mengalami nyeri dada. Rasa nyeri tersebut dialami ketika menarik atau membuang napas, dan keluhan cenderung menetap.

4. Penurunan berat badan drastis

Setiap jenis kanker, termasuk kanker paru, akan menyebabkan penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas. Hal ini terjadi karena sel kanker ikut “melahap” nutrisi dari makanan yang dikonsumsi, sehingga hanya sedikit yang tersisa untuk diserap tubuh.

5. Perubahan suara

Pada tahap yang lebih lanjut, orang yang mengalami kanker paru akan menyadari bahwa suaranya menjadi serak atau parau. Selain itu, ia pun akan mengalami kesulitan menelan. Hal ini terjadi karena tumor paru menekan saraf di area pita suara dan leher.

6. Nyeri tulang

Kanker paru dapat menyebar ke organ tubuh lain (metastasis), salah satu yang tersering adalah tulang. Bila hal tersebut terjadi, maka orang yang mengalami penyakit tersebut akan mengalami nyeri tulang, sulit bergerak, dan tulang mudah patah.

Bila ada anggota keluarga atau rekan yang mengalami gejala-gejala tersebut, sarankan atau segera ajak periksa ke dokter. Kanker paru, seperti yang dialami istri Indro Warkop, dapat diatasi lebih efektif apabila dilakukan deteksi dini kanker sehingga dapat diobati lebih awal.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar